<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bhayangkari &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/tag/bhayangkari/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Jul 2025 17:01:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>Bhayangkari &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dituding Menggelapkan Arisan Online, KD Membantah! Simak Penjelasannya</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/dituding-menggelapkan-arisan-online-kd-membantah-simak-penjelasannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 17:01:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Arisan online]]></category>
		<category><![CDATA[Bhayangkari]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Penggelapan]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Manggarai Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=6429</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Seorang ibu Bhayangkari berinisial KD dilaporkan ke Polres Manggarai Barat oleh...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/dituding-menggelapkan-arisan-online-kd-membantah-simak-penjelasannya/">Dituding Menggelapkan Arisan Online, KD Membantah! Simak Penjelasannya</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Seorang ibu Bhayangkari berinisial KD dilaporkan ke Polres Manggarai Barat oleh Martha Asrianti Abu (29), warga Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, terkait dugaan penggelapan dana arisan online senilai Rp30 juta.</p>
<p>Dalam laporannya, Martha menuding KD telah menyalahi aturan arisan yang disepakati bersama dan tidak mengembalikan dana yang sudah disetorkan. Kasus ini menyita perhatian publik karena melibatkan sosok ibu Bhayangkari yang seharusnya menjadi panutan.</p>
<p>Namun, KD membantah keras tuduhan tersebut. Menurutnya, semua tindakan yang ia ambil sudah sesuai dengan aturan main arisan yang telah disepakati sejak awal.</p>
<p>&#8220;Aturan kami jelas, siapa yang telat bayar iuran tiga kali, uangnya dianggap hangus. Itu sudah jadi kesepakatan bersama,&#8221; ujar KD saat dikonfirmasi awak media, Kamis malam (3/7/2025).</p>
<p>Ia mengklaim bahwa Martha atau yang akrab disapa Acin telah tujuh kali melanggar aturan tersebut, dengan keterlambatan pembayaran mencapai tiga hingga empat hari setiap kali jatuh tempo. Hal itu, kata KD, mengganggu kelancaran pencairan dana kepada anggota lain.</p>
<p>&#8220;Saya punya bukti semua keterlambatan itu. Kalau satu orang telat, semua pencairan bisa kacau. Saya harus jaga kepercayaan anggota lain,&#8221; tegasnya.</p>
<p>KD menambahkan, dirinya telah berulang kali memberikan peringatan kepada Acin sebelum akhirnya mengeluarkannya dari grup arisan.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/dituding-menggelapkan-arisan-online-kd-membantah-simak-penjelasannya/">Dituding Menggelapkan Arisan Online, KD Membantah! Simak Penjelasannya</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Gelapkan Arisan Puluhan Juta, Ibu Bhayangkari Dilaporkan ke Polres Mabar</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/diduga-gelapkan-arisan-puluhan-juta-ibu-bhayangkari-dilaporkan-ke-polres-mabar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 12:28:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Arisan online]]></category>
		<category><![CDATA[Bhayangkari]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Penggelapan]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Manggarai Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=6425</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Martha Asrianti Abu (29), seorang ibu rumah tangga asal Roe, Desa...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/diduga-gelapkan-arisan-puluhan-juta-ibu-bhayangkari-dilaporkan-ke-polres-mabar/">Diduga Gelapkan Arisan Puluhan Juta, Ibu Bhayangkari Dilaporkan ke Polres Mabar</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Martha Asrianti Abu (29), seorang ibu rumah tangga asal Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), melaporkan KD—yang diketahui merupakan seorang ibu Bhayangkari—ke Polres Manggarai Barat atas dugaan penggelapan uang arisan online senilai Rp30 juta.</p>
<p>Acin, sapaan akrab Martha Asrianti, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Manggarai Barat pada Kamis (3/7/2025), didampingi oleh salah satu anggota keluarganya bernama Egi.</p>
<p>Ia menyampaikan bahwa uang arisan yang seharusnya ia terima pada 21 Juni 2025 justru tidak diserahkan oleh KD selaku admin arisan.</p>
<p>“Saya datang ke Polres ini untuk membuat laporan bahwa telah terjadi penggelapan dana arisan oleh saudari KD sebesar Rp30 juta,” ungkap Acin kepada wartawan usai membuat laporan di SPKT.</p>
<p>Menurut Acin, sebelumnya ia sempat mendatangi ruang Propam Polres Manggarai Barat untuk mengadukan kasus tersebut secara internal, mengingat KD merupakan istri dari anggota polisi yang bertugas di wilayah itu. Namun, saat dipanggil oleh anggota Provos, KD justru menolak bertanggung jawab.</p>
<p>“Ketika ditanya oleh anggota Provos, dia tetap bersikeras uang itu hangus. Padahal saya tetap membayar iuran arisan sampai selesai, termasuk membayar denda yang ditentukan. Bahkan nomor rekening tujuan transfer uang arisan itu adalah atas nama KD sendiri,”jelas Acin.</p>
<p>Ia menambahkan, sikap KD saat berada di ruang Propam juga dinilai tidak kooperatif.</p>
<p>“Dia langsung keluar dari ruangan tanpa pamit, tanpa menghormati anggota Provos yang ada di situ. Setelah itu saya putuskan untuk buat laporan resmi di SPKT,” tutur Acin.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/diduga-gelapkan-arisan-puluhan-juta-ibu-bhayangkari-dilaporkan-ke-polres-mabar/">Diduga Gelapkan Arisan Puluhan Juta, Ibu Bhayangkari Dilaporkan ke Polres Mabar</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
