<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Erles Rareral &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/tag/erles-rareral/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Nov 2025 10:30:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>Erles Rareral &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PH NTTNews.net Sesalkan Intimidasi Oknum Yang Mengaku Wartawan TV One Terhadap Pemred</title>
		<link>https://nttnews.net/nasional/ph-nttnews-net-sesalkan-intimidasi-oknum-yang-mengaku-wartawan-tv-one-terhadap-pemred/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 10:30:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Erles Rareral]]></category>
		<category><![CDATA[Intimidasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Penasehat Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[TV One]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=7453</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, NTTNEWS.NET &#8211; Erles Rareral, S.H., M.H., salah satu Penasehat Hukum (PH) media NTTNews.net yang...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/nasional/ph-nttnews-net-sesalkan-intimidasi-oknum-yang-mengaku-wartawan-tv-one-terhadap-pemred/">PH NTTNews.net Sesalkan Intimidasi Oknum Yang Mengaku Wartawan TV One Terhadap Pemred</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Erles Rareral, S.H., M.H., salah satu Penasehat Hukum (PH) media NTTNews.net yang dikenal luas di Jakarta dan Nusa Tenggara Timur (NTT), sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum wartawan asal Ende bernama Sylvester Keda, yang mengaku bekerja di salah satu media nasional di Jakarta, yakni TV One.</p>
<p>Sylvester diduga telah melakukan tindakan intimidatif terhadap Pemimpin Redaksi (Pemred) NTTNews.net, Alfonsius Andy, pada Jumat sore (7/11/2025) sekitar pukul 15.40 WITA.</p>
<p>Erles menilai, tindakan semacam itu sangat tidak pantas dilakukan, apalagi antara sesama jurnalis yang seharusnya saling menghormati dan menjaga solidaritas profesi.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa profesi wartawan adalah profesi mulia yang berlandaskan etika, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap kebebasan pers.</p>
<p>“Nggak usah saling ancam. Kalian ini kan adik-adik kita dan juga rekan-rekan sesama profesi, juga sesama anak-anak NTT yang lagi meliput El Tari Cup. Ngapain saling ancam-ancam? Lagian kalian ini sesama profesi sebagai wartawan,” tegas Erles kepada NTTNews.net di Jakarta, Jumat malam (7/11/2025).</p>
<p>Ia juga berharap agar kedua belah pihak bisa segera menempuh jalan damai dengan komunikasi yang baik tanpa perlu memperkeruh suasana.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/nasional/ph-nttnews-net-sesalkan-intimidasi-oknum-yang-mengaku-wartawan-tv-one-terhadap-pemred/">PH NTTNews.net Sesalkan Intimidasi Oknum Yang Mengaku Wartawan TV One Terhadap Pemred</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Direktur Hukum CIC Apresiasi Langkah Kejagung Tindak Korupsi Tata Niaga Minyak</title>
		<link>https://nttnews.net/nasional/direktur-hukum-cic-apresiasi-langkah-kejagung-tindak-korupsi-tata-niaga-minyak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Feb 2025 12:26:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur Hukum CIC]]></category>
		<category><![CDATA[Erles Rareral]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Kejagung RI]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Niaga Minyak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=5331</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, NTTNEWS.NET &#8211; Direktur Hukum DPP CIC, Erles Rareral, S.H., M.H., yang juga seorang Pengacara Internasional,...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/nasional/direktur-hukum-cic-apresiasi-langkah-kejagung-tindak-korupsi-tata-niaga-minyak/">Direktur Hukum CIC Apresiasi Langkah Kejagung Tindak Korupsi Tata Niaga Minyak</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Direktur Hukum DPP CIC, Erles Rareral, S.H., M.H., yang juga seorang Pengacara Internasional, mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) yang telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata niaga minyak. Para tersangka saat ini telah resmi ditahan.</p>
<p>&#8220;Kami mengapresiasi langkah tegas Kejaksaan Agung dalam mengungkap kasus ini. Ini menunjukkan komitmen nyata dalam pemberantasan korupsi, terutama dalam sektor minyak dan gas yang sangat strategis bagi negara,&#8221; ujar Erles dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Rabu (26/2/2025).</p>
<p>Menurut Erles, Kejagung telah melakukan penyelidikan mendalam terhadap dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina beserta sub-holding dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) pada periode 2018–2023. Penyidikan ini telah melibatkan pemeriksaan terhadap sedikitnya 96 saksi dan dua ahli.</p>
<p>Lebih lanjut, Erles menyebutkan nama-nama tujuh tersangka yang telah ditetapkan oleh Kejagung:</p>
<blockquote><p>1. RS – Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga</p>
<p>2. SDS – Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional</p>
<p>3. YF – Direktur Utama PT Pertamina International Shipping</p>
<p>4. AP – VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional</p>
<p>5. MKAN – Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa</p>
<p>6. DW – Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/nasional/direktur-hukum-cic-apresiasi-langkah-kejagung-tindak-korupsi-tata-niaga-minyak/">Direktur Hukum CIC Apresiasi Langkah Kejagung Tindak Korupsi Tata Niaga Minyak</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Erles Rareral, Mendukung Hukuman Mati untuk Menyelamatkan Generasi dari Ancaman Narkoba</title>
		<link>https://nttnews.net/hukum-kriminal/erles-rareral-mendukung-hukuman-mati-untuk-menyelamatkan-generasi-dari-ancaman-narkoba/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Feb 2024 11:24:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dari Ancaman]]></category>
		<category><![CDATA[Erles Rareral]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukuman Mati]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Mendukung]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Untuk Menyelamatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=1286</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, NTTNEWS.NET &#8211; Keputusan hukuman mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo terhadap Aryo Anggowo (31), Muhammad...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/hukum-kriminal/erles-rareral-mendukung-hukuman-mati-untuk-menyelamatkan-generasi-dari-ancaman-narkoba/">Erles Rareral, Mendukung Hukuman Mati untuk Menyelamatkan Generasi dari Ancaman Narkoba</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, NTTNEWS.NET &#8211; </strong>Keputusan hukuman mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo terhadap Aryo Anggowo (31), Muhammad Nafik Supriyanto (41), dan Hendrik Anggun Setiawan (33) dalam kasus peredaran sabu narkoba di Pulau Jawa mendapatkan apresiasi tinggi dari pengacara terkemuka, Erles Rareral, S.H, M.H.</p>
<p>Dalam keterangannya pada Senin,(19/02/2024), Erles tidak hanya memberikan dukungan penuh terhadap keputusan tersebut, tetapi juga menyoroti urgensi perlunya menangani serius permasalahan narkoba.</p>
<p>Menurutnya, narkoba bukan sekedar ancaman bagi individu, melainkan juga mengancam keberlangsungan generasi bangsa.</p>
<p>“Keputusan ini sangat tepat karena Narkoba merusak anak-anak bangsa, generasi bangsa hancur,” tegas Erles, menunjukkan kesadaran akan dampak sosial yang ditimbulkan oleh keberadaan narkoba.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/hukum-kriminal/erles-rareral-mendukung-hukuman-mati-untuk-menyelamatkan-generasi-dari-ancaman-narkoba/">Erles Rareral, Mendukung Hukuman Mati untuk Menyelamatkan Generasi dari Ancaman Narkoba</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
