<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kasus Pembunuhan &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/tag/kasus-pembunuhan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 May 2026 12:24:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>Kasus Pembunuhan &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Istri Korban Pembunuhan oleh Oknum Kopassus Tolak Maaf Terdakwa: “Luka Kami Tidak Akan Pernah Sembuh”</title>
		<link>https://nttnews.net/hukum-kriminal/istri-korban-pembunuhan-oleh-oknum-kopassus-tolak-maaf-terdakwa-luka-kami-tidak-akan-pernah-sembuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2026 12:24:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Keadilan]]></category>
		<category><![CDATA[Kopassus]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan Militer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=8692</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Suasana haru dan penuh emosi menyelimuti ruang sidang Pengadilan Militer II-08...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/hukum-kriminal/istri-korban-pembunuhan-oleh-oknum-kopassus-tolak-maaf-terdakwa-luka-kami-tidak-akan-pernah-sembuh/">Istri Korban Pembunuhan oleh Oknum Kopassus Tolak Maaf Terdakwa: “Luka Kami Tidak Akan Pernah Sembuh”</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Suasana haru dan penuh emosi menyelimuti ruang sidang Pengadilan Militer II-08 Jakarta di Cakung, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026), saat istri mendiang kepala cabang (Kacab) bank di Jakarta berinisial MIP, yakni Puspita Aulia (37), secara tegas menolak permintaan maaf dari tiga oknum anggota Kopassus yang menjadi terdakwa dalam kasus penculikan dan pembunuhan suaminya.</p>
<p>Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Puspita menyampaikan bahwa dirinya belum mampu memaafkan perbuatan para terdakwa yang telah merenggut nyawa suaminya secara tragis dan meninggalkan luka mendalam bagi keluarganya.</p>
<p>“Saya tidak bisa memaafkan. Jangan paksa saya untuk memaafkan orang yang sudah menghancurkan hidup saya dan anak-anak saya,” ujar Puspita di hadapan majelis hakim dengan nada tegas.</p>
<p>Persidangan tersebut menghadirkan tiga prajurit TNI AD, yakni Serka MN, Kopda FH, dan Serka FY, yang didakwa terlibat dalam aksi penculikan, penganiayaan berat, hingga pembunuhan berencana terhadap MIP.</p>
<p>Kasus ini menjadi sorotan publik lantaran para pelaku merupakan aparat aktif yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat.</p>
<p>Dalam sidang, penasihat hukum para terdakwa sempat menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada keluarga korban.</p>
<p>Mereka berharap keluarga dapat membuka pintu maaf demi ketenangan arwah almarhum serta memberikan kesempatan bagi para terdakwa untuk memperbaiki diri.</p>
<p>Namun, permintaan tersebut langsung ditolak oleh Puspita. Ia menilai tindakan para terdakwa terlalu kejam untuk dimaafkan begitu saja.</p>
<p>“Suami saya diperlakukan seperti bukan manusia. Anak-anak saya kehilangan ayahnya untuk selamanya. Bagaimana saya bisa melupakan semua itu?” katanya sambil menahan tangis.</p>
<p>Puspita juga mengungkapkan penderitaan berat yang kini harus ia jalani seorang diri setelah kepergian suaminya.</p>
<p>Selain mengalami trauma psikologis, ia juga harus memikul beban ekonomi keluarga demi membesarkan anak-anak mereka yang masih kecil.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/hukum-kriminal/istri-korban-pembunuhan-oleh-oknum-kopassus-tolak-maaf-terdakwa-luka-kami-tidak-akan-pernah-sembuh/">Istri Korban Pembunuhan oleh Oknum Kopassus Tolak Maaf Terdakwa: “Luka Kami Tidak Akan Pernah Sembuh”</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
