<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Keluarkan Lava Panas &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/tag/keluarkan-lava-panas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Feb 2024 11:52:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>Keluarkan Lava Panas &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gunung Api Lewotolok Di Lembata NTT Kembali Erupsi dan Keluarkan Lava Panas</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/gunung-api-lewotolok-di-lembata-ntt-kembali-erupsi-dan-keluarkan-lava-panas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Feb 2024 11:52:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[di Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Api]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarkan Lava Panas]]></category>
		<category><![CDATA[Kembali Erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Lewotolok]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=1378</guid>

					<description><![CDATA[<p>LEMBATA, NTTNEWS.NET &#8211; Gunung Api Lewotolok yang berada di Kabupaten Lembata, Pulau Lomblen, Nusa Tenggara Timur...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/gunung-api-lewotolok-di-lembata-ntt-kembali-erupsi-dan-keluarkan-lava-panas/">Gunung Api Lewotolok Di Lembata NTT Kembali Erupsi dan Keluarkan Lava Panas</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LEMBATA, NTTNEWS.NET &#8211; </strong>Gunung Api Lewotolok yang berada di Kabupaten Lembata, Pulau Lomblen, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang saat ini berada di level II atau berstatus waspada mengalami tiga kali erupsi dan mengeluarkan lava panas pada Kamis, (22/02/2024) sore.</p>
<p>Dilangsir dari magma.esdm.go.id, berdasarkan pengamatan kegempaan, Gunung Api Lewotolok mengalami 3 kali gempa guguran dengan amplitudo 1.8-3.3 mm, 325 kali gempa hembusan, 22 kali Tremor Non-Harmonik, 12 kali gempa Hybrid/Fase Banyak, 1 kali gempa Vulkanik dan 1 kali gempa Vulkanik dalam.</p>
<p>Pusat Vukanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan kepada masyarakat yang bermukim di sekitar Gunung Lewotolok maupun wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat erupsi.</p>
<p>&#8220;Masyarakat Desa Lamawolo, Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran atau longsoran lava dan awan panas dari bagian timur puncak atau kawah Gunung Ile Lewotolok,&#8221; tulis PVMBG didalam website resminnya tersebut.</p>
<p>Selain itu untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik maka masyarakat yang berada di sekitar Gunung Api Lewotolok dapat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/gunung-api-lewotolok-di-lembata-ntt-kembali-erupsi-dan-keluarkan-lava-panas/">Gunung Api Lewotolok Di Lembata NTT Kembali Erupsi dan Keluarkan Lava Panas</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
