<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kesehatan &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/tag/kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Oct 2025 06:48:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>Kesehatan &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PMKRI Ende Sindir Bupati Benediktus: Tak Paham Fiskal, Asal Bicara Soal Dana Pendidikan dan Kesehatan!</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/pmkri-ende-sindir-bupati-benediktus-tak-paham-fiskal-asal-bicara-soal-dana-pendidikan-dan-kesehatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 06:44:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Benediktus Tote Badeoda]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[PMKRI Cabang Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=7296</guid>

					<description><![CDATA[<p>ENDE, NTTNEWS.NET &#8211; Pernyataan Bupati Ende, Benediktus Tote Badeoda, yang sempat viral beberapa waktu lalu...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/pmkri-ende-sindir-bupati-benediktus-tak-paham-fiskal-asal-bicara-soal-dana-pendidikan-dan-kesehatan/">PMKRI Ende Sindir Bupati Benediktus: Tak Paham Fiskal, Asal Bicara Soal Dana Pendidikan dan Kesehatan!</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ENDE, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Pernyataan Bupati Ende, Benediktus Tote Badeoda, yang sempat viral beberapa waktu lalu karena menyebut dana pendidikan dan kesehatan tak perlu bergantung pada pemerintah pusat, menuai kritik tajam dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ende.</p>
<p>Ketua PMKRI Cabang Ende, Daniel Sakut Turot, menilai pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Bupati Benediktus tidak memiliki karakter wawasan governmental atau govermentif yang semestinya dimiliki oleh seorang kepala daerah.</p>
<p>“Pemimpin yang memiliki karakter wawasan govermentif mestinya memahami kondisi fiskal Pemerintah Daerah Kabupaten Ende,” tegas Daniel dalam siaran pers yang diterima redaksi pada Kamis, 23 Oktober 2025.</p>
<p>Menurutnya, ketergantungan fiskal Kabupaten Ende terhadap pemerintah pusat sangat tinggi. Sumber pendapatan utama daerah sebagian besar berasal dari Dana Perimbangan (DP) yang mencakup Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH). Ketiganya merupakan transfer dari pemerintah pusat.</p>
<p>“Kalau Bupati Ende Benediktus Tote Badeoda memahami alur fiskal keuangan daerah, maka tidak perlu melontarkan pernyataan prematur macam itu. Karena dua aspek yakni pendidikan dan kesehatan justru menjadi fokus misi program pemerintah pusat era Prabowo–Gibran,” ujar Daniel menegaskan.</p>
<p>Ia menilai, pernyataan Bupati bahwa Kabupaten Ende tidak membutuhkan dana dari pemerintah pusat di sektor pendidikan dan kesehatan adalah bentuk ketidakpahaman terhadap sistem keuangan daerah.</p>
<p>“Pernyataan itu justru membuktikan bahwa Bupati Ende tidak sanggup memahami mekanisme alur keuangan daerah dan lemahnya akses politik beliau dengan pemerintah pusat,” ungkap Daniel.</p>
<p>Lebih lanjut, Daniel menduga pernyataan tersebut menunjukkan ketidakmampuan Bupati Ende dalam menjemput program nasional seperti Krisna—khususnya yang berkaitan dengan bidang pendidikan dan kesehatan—untuk dibawa ke daerah.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/pmkri-ende-sindir-bupati-benediktus-tak-paham-fiskal-asal-bicara-soal-dana-pendidikan-dan-kesehatan/">PMKRI Ende Sindir Bupati Benediktus: Tak Paham Fiskal, Asal Bicara Soal Dana Pendidikan dan Kesehatan!</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kodim 0410/KBL Gelar Baksos Kesehatan dan Bagi Sembako untuk Rakyat</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/kodim-0410-kbl-gelar-baksos-kesehatan-dan-bagi-sembako-untuk-rakyat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Sep 2025 15:34:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bakti Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Bandar Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Dandim]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kodim 0410/KBL]]></category>
		<category><![CDATA[Roni Hermawan]]></category>
		<category><![CDATA[Sembako]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=7112</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDAR LAMPUNG, NTTNEWS.NET &#8211; Semangat Sapta Marga dan Radin Inten yang gigih kembali terasa di...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/kodim-0410-kbl-gelar-baksos-kesehatan-dan-bagi-sembako-untuk-rakyat/">Kodim 0410/KBL Gelar Baksos Kesehatan dan Bagi Sembako untuk Rakyat</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDAR LAMPUNG, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Semangat Sapta Marga dan Radin Inten yang gigih kembali terasa di jantung Kota Bandar Lampung. Tidak dengan senjata, tetapi dengan stetoskop, kantong darah, dan paket sembako.</p>
<p>Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/KBL menggelar bakti sosial (baksos) kesehatan berskala besar pada Minggu (21/9/2025) di halaman Markas Kodim 0410/KBL, Jalan Imam Bonjol, Bandar Lampung.</p>
<p>Acara ini menjadi wujud nyata peringatan HUT ke-80 TNI yang menekankan kedekatan dengan rakyat. Ratusan warga dari berbagai kelurahan tampak antusias memadati lokasi, memanfaatkan berbagai layanan gratis yang disiapkan Kodim.</p>
<p>Kodim 0410/KBL tidak berjalan sendiri. Mereka menggandeng jajaran Polresta Bandar Lampung, Lanal Lampung, RSUD, Puskesmas, PMI, serta berbagai organisasi kemasyarakatan. Kolaborasi ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong di tengah masyarakat Lampung.</p>
<p>Dandim 0410/KBL, Letnan Kolonel Arm Roni Hermawan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial TNI.</p>
<p>“Tugas TNI tidak hanya di medan perang atau menjaga kedaulatan negara. Di masa damai, kami hadir untuk meringankan beban saudara-saudara kami, warga masyarakat. Ini adalah implementasi dari jiwa kesatria dan pengabdian tanpa batas,” ujarnya saat membuka acara.</p>
<p>Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut mendukung kegiatan tersebut.</p>
<p>“Kami bangga karena acara ini bisa terlaksana berkat sinergi bersama. Gotong royong adalah kunci membangun bangsa. TNI dan rakyat adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan,” tambahnya.</p>
<p>Adapun pos layanan yang disiapkan Kodim 0410/KBL antara lain:</p>
<p>1. Pos Donor Darah – Mengumpulkan 145 kantong darah hasil partisipasi warga bekerja sama dengan PMI dan RSUD.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/kodim-0410-kbl-gelar-baksos-kesehatan-dan-bagi-sembako-untuk-rakyat/">Kodim 0410/KBL Gelar Baksos Kesehatan dan Bagi Sembako untuk Rakyat</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPRD Golkar Desak Pemda Matim Perbaiki Layanan Kesehatan, Soroti Kasus Pasien Ibu Hamil</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/dprd-golkar-desak-pemda-matim-perbaiki-layanan-kesehatan-soroti-kasus-pasien-ibu-hamil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2025 14:30:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[Rikard Persly]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Lehong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=7000</guid>

					<description><![CDATA[<p>BORONG, NTTNEWS.NET &#8211; Beredar video di media sosial facebook pada saat Rikard Persly, Anggota DPRD...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/dprd-golkar-desak-pemda-matim-perbaiki-layanan-kesehatan-soroti-kasus-pasien-ibu-hamil/">DPRD Golkar Desak Pemda Matim Perbaiki Layanan Kesehatan, Soroti Kasus Pasien Ibu Hamil</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BORONG, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Beredar video di media sosial facebook pada saat Rikard Persly, Anggota DPRD Manggarai Timur dari Fraksi Golkar, mendesak pemerintah daerah agar lebih serius membenahi layanan kesehatan di Kabupaten Manggarai Timur.</p>
<p>Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi C DPRD Matim bersama Dinas Kesehatan dan pihak RSUD Lehong.</p>
<p>Rikard menuturkan, ada kasus pasien rujukan yang menunjukkan lemahnya koordinasi dan etika pelayanan rumah sakit.</p>
<p>“Terima kasih kepada para pimpinan DPRD yang sementara bersama kami, teman-teman Komisi C, koordinator, para pimpinan OPD, dan seluruh staf yang hadir. Saya mau fokus pada sektor pelayanan. Kemarin ada kasus pasien rujukan dari Puskesmas Mombok atas nama Marwah, seorang ibu hamil yang menggunakan BPJS. Pasien ini dirujuk ke RSUD Lehong dan sempat menginap tiga malam di rumah tunggu. Setelah itu, keluarlah surat rujukan ke RS Sanglah Denpasar,” jelas Rikar.</p>
<p>Namun, kata Rikard, proses rujukan itu tidak sesuai standar operasional. Pasien seharusnya mendapat pendampingan medis dan transportasi yang layak, tetapi justru mengalami hambatan serius.</p>
<p>“Aneh sekali, laporan dari keluarga pasien menyebut kendaraan ambulans dari Puskesmas Mombok yang dipakai ke Labuan Bajo sempat kehabisan bahan bakar di Ruteng. Kepala Puskesmas kemudian mengambil inisiatif memindahkan pasien ke mobil travel, dan biaya travel itu ditanggung Kapus tersebut. Sampai di Labuan Bajo, pasien ini justru mendapat pertolongan dari Ketua DPC PDIP Manggarai Barat, bahkan istrinya yang seorang tenaga medis mengarahkan pasien ke dokter spesialis di RSUD Komodo. Akhirnya pasien dioperasi di sana. Pertanyaan saya, klaim BPJS ini larinya ke mana? Ke Puskesmas Mombok atau ke RSUD Lehong?” tegas Rikard.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/dprd-golkar-desak-pemda-matim-perbaiki-layanan-kesehatan-soroti-kasus-pasien-ibu-hamil/">DPRD Golkar Desak Pemda Matim Perbaiki Layanan Kesehatan, Soroti Kasus Pasien Ibu Hamil</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kampanye Zero HPV Gaungkan Harapan Baru di Manggarai Barat</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/kampanye-zero-hpv-gaungkan-harapan-baru-di-manggarai-barat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 12:22:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=6130</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Sinar matahari cerah menyambut pagi yang sibuk di Labuan Bajo. Di...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/kampanye-zero-hpv-gaungkan-harapan-baru-di-manggarai-barat/">Kampanye Zero HPV Gaungkan Harapan Baru di Manggarai Barat</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; </strong>Sinar matahari cerah menyambut pagi yang sibuk di Labuan Bajo. Di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat, para Aparatur Sipil Negara (ASN) tampak sibuk menata meja dan kursi, dilapisi taplak berwarna putih dan biru, bersiap menyambut agenda penting bertajuk Road to Zero HPV: Langkah Berkelanjutan dalam Pencegahan Kanker Leher Rahim untuk Perempuan Indonesia.</p>
<p dir="ltr">Saya turut hadir dalam acara tersebut atas undangan Chatarina Sigit, pemilik PT CML Citra Medika—distributor resmi dari PT Bio Farma—yang bersama timnya menggagas seminar ini pada pekan ketiga Mei 2025.</p>
<p dir="ltr">Dalam suasana yang hangat dan antusias, perwakilan PT CML Citra Medika dan PT Bio Farma tampil memberikan paparan edukatif mengenai pentingnya vaksinasi dalam pencegahan berbagai penyakit, khususnya kanker serviks. Chatarina Sigit, yang telah menetap di Labuan Bajo sejak 2023, menegaskan bahwa ketersediaan vaksin bukan lagi kendala.</p>
<p dir="ltr">“PT Bio Farma adalah BUMN yang bergerak di bidang produksi vaksin. Kami siap membantu jika ke depan ada kebutuhan mendesak terkait vaksinasi, baik itu vaksin kanker serviks, hepatitis, demam berdarah, influenza, rabies, bahkan vaksin sabu yang kini tengah langka,” ujar perempuan kelahiran Adonara itu, Jumat (23/05/2025).</p>
<p dir="ltr">Chatarina menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yang telah memberikan ruang untuk menyuarakan pentingnya vaksinasi, terutama di kawasan destinasi super prioritas seperti Labuan Bajo.</p>
<p dir="ltr">Ia juga menuturkan, program serupa telah dilakukan secara intensif sejak 2015 di seluruh kabupaten di Bali, termasuk vaksinasi bagi lansia dan perempuan dewasa.</p>
<p dir="ltr">Lebih lanjut, ia menyinggung tantangan di Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana kasus kanker serviks dan kanker payudara masih cukup tinggi, sementara akses terhadap vaksinasi masih terbatas.</p>
<p dir="ltr">“Karena itu, minggu lalu saya sudah menghadap Pak Gubernur NTT, Bapak Melky Laka Lena, untuk memohon izin mengadakan seminar kesehatan di seluruh kabupaten di NTT,” ungkapnya.</p>
<p dir="ltr">Setelah sukses di Kabupaten Ngada dan Manggarai Timur, kegiatan serupa kini digelar di Labuan Bajo dan akan dilanjutkan ke Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Lembata, serta Flores Timur.</p>
<p dir="ltr">“Labuan Bajo menjadi lokasi ketiga, namun paling istimewa bagi saya, karena saat ini saya sudah resmi menjadi warga Manggarai Barat,” ujarnya penuh haru.</p>
<p dir="ltr">Dalam kesempatan itu, Chatarina juga mengedukasi peserta mengenai pentingnya informasi dan kewaspadaan terhadap virus HPV. Menurutnya, meskipun kanker serviks umumnya menyerang perempuan, HPV juga dapat menginfeksi laki-laki.</p>
<p dir="ltr">Menanggapi inisiatif tersebut, Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, M.Kes., menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah untuk memerangi HPV dan kanker serviks melalui gerakan yang masif dan menyeluruh.</p>
<p dir="ltr">“Berdasarkan data Globocan 2023, kanker serviks masih menjadi penyebab kematian kedua bagi perempuan Indonesia, dengan <a href="tel:36000">36.000</a> kasus baru dan <a href="tel:21000">21.000</a> kematian setiap tahun. Padahal ini penyakit yang dapat dicegah,” tegasnya.</p>
<p dir="ltr">Wabup Weng juga menyoroti rendahnya akses layanan kesehatan reproduksi serta minimnya kesadaran akan pentingnya deteksi dini di wilayah tersebut. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memperluas cakupan vaksinasi HPV bagi remaja putri serta pemeriksaan IVA bagi perempuan dewasa.</p>
<p dir="ltr">“Kami akan menggandeng seluruh elemen—Forkopimda, tokoh agama, guru melalui PGRI, pelajar, hingga dunia usaha. Kolaborasi adalah kunci,” imbuhnya.</p>
<p dir="ltr">Ia pun mengapresiasi sinergi antara PT Bio Farma, PT CML Citra Medika, Kementerian Kesehatan, serta Pemprov NTT, yang bersama-sama mendorong gerakan vaksinasi sebagai bagian dari gotong royong nasional.</p>
<p dir="ltr">“Ini adalah bukti nyata komitmen kita menyelamatkan generasi perempuan dari ancaman penyakit yang sebetulnya bisa dicegah,” pungkasnya. **</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/kampanye-zero-hpv-gaungkan-harapan-baru-di-manggarai-barat/">Kampanye Zero HPV Gaungkan Harapan Baru di Manggarai Barat</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alat Steril Pustu Nagerawe Nyaris Rongsok, Nakes Harap Perhatian Pemda Nagekeo</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/alat-steril-pustu-nagerawe-nyaris-rongsok-nakes-harap-perhatian-pemda-nagekeo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2025 16:35:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Postu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=5615</guid>

					<description><![CDATA[<p>NAGEKEO, NTTNEWS.NET &#8211; Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Nagerawe memiliki peran krusial dalam memberikan layanan kesehatan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/alat-steril-pustu-nagerawe-nyaris-rongsok-nakes-harap-perhatian-pemda-nagekeo/">Alat Steril Pustu Nagerawe Nyaris Rongsok, Nakes Harap Perhatian Pemda Nagekeo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NAGEKEO, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Nagerawe memiliki peran krusial dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat sekitar. Namun, hingga kini, fasilitas dan sarana di Pustu tersebut masih sangat terbatas, menghadirkan tantangan besar bagi tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas mereka.</p>
<p>Kondisi ini menjadi perhatian serius, terutama bagi tenaga kesehatan yang melayani masyarakat di Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo.</p>
<p>Penanggung jawab Pustu Nagerawe, Salwan Asia Supa, mengungkapkan bahwa keterbatasan peralatan medis sangat mempengaruhi pelayanan kesehatan, terutama bagi ibu hamil yang akan melahirkan.</p>
<p>Hingga kini, mereka masih menggunakan alat steril yang sudah berkarat, yang disterilkan dengan cara membakar menggunakan alkohol.</p>
<p><em>&#8220;Ini sebenarnya langkah yang tidak seharusnya kami lakukan. Kami hanya bisa berdoa agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan pada pasien ibu hamil,&#8221;</em> ujar Salwan dengan nada prihatin.</p>
<p>Ia juga menyampaikan bahwa permintaan untuk pengadaan alat medis telah berulang kali disampaikan kepada pemerintah desa. Namun, keterbatasan Anggaran Dana Desa (ADD) membuat pengadaan peralatan medis tidak dapat dilakukan secara optimal.</p>
<p><em>&#8220;Sebagian besar Pustu memang bergantung pada ADD, tetapi dana ini sering kali tidak cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan operasional dan pengadaan alat kesehatan. Akibatnya, hingga saat ini kami masih menggunakan alat steril yang tidak memenuhi standar,&#8221;</em> jelasnya.</p>
<p>Salwan menambahkan bahwa alat steril yang digunakan saat ini merupakan pengadaan sejak tahun 1990-an dan belum pernah diperbarui. Padahal, seharusnya alat ini diganti setiap tahun untuk menjamin keamanan dan kebersihan dalam prosedur medis.</p>
<p><em>&#8220;Namun, apa daya, kebutuhan dasar tenaga kesehatan seperti ini tampaknya belum menjadi prioritas bagi dinas terkait,&#8221;</em> tuturnya.</p>
<p>Selain alat steril, peralatan lainnya seperti timbangan juga sudah rusak dan tidak memenuhi standar. Bahkan, untuk menangani pasien ibu hamil, tenaga kesehatan terkadang harus meminjam alat dari desa tetangga.</p>
<p><em>&#8220;Ini sangat menyulitkan kami. Bagaimana kami bisa memberikan pelayanan yang baik jika peralatan dasar saja tidak tersedia?&#8221;</em> ungkapnya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/alat-steril-pustu-nagerawe-nyaris-rongsok-nakes-harap-perhatian-pemda-nagekeo/">Alat Steril Pustu Nagerawe Nyaris Rongsok, Nakes Harap Perhatian Pemda Nagekeo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BRI Unit Slamet Riyadi Ruteng Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/bri-unit-slamet-riyadi-ruteng-gelar-pemeriksaan-kesehatan-gratis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Feb 2025 06:56:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bank BRI]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Pemeriksaan]]></category>
		<category><![CDATA[Ruteng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=5157</guid>

					<description><![CDATA[<p>RUTENG, NTTNEWS.NET &#8211; BRI Unit Slamet Riyadi Kantor Cabang Ruteng bersama lima BRI unit lainnya menggelar...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/bri-unit-slamet-riyadi-ruteng-gelar-pemeriksaan-kesehatan-gratis/">BRI Unit Slamet Riyadi Ruteng Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RUTENG, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> BRI Unit Slamet Riyadi Kantor Cabang Ruteng bersama lima BRI unit lainnya menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi nasabah pensiunan BRI. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 4 Februari 2025, sebagai bagian dari komitmen BRI dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para nasabah pensiunan.</p>
<p>Pjs. Kepala Unit Slamet Riyadi Ruteng, Jefrianus Renta, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari Program Istimewa untuk Pensiunan (PRIMA), yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan para nasabah pensiunan BRI.</p>
<p>&#8220;Pemeriksaan kesehatan sangat dibutuhkan oleh para pensiunan. Oleh karena itu, sebagai bentuk kontribusi nyata BRI, kami mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis yang mencakup pengecekan tensi darah, kolesterol, asam urat, kadar gula, serta konsultasi dengan tenaga medis,&#8221; ujar Jefrianus Renta.</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pensiunan dalam menjaga kesehatan mereka.</p>
<p>&#8220;Kami berharap dengan adanya pemeriksaan ini, para nasabah pensiunan dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Semoga kegiatan ini bisa membantu mereka dalam mencegah berbagai penyakit sejak dini,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/bri-unit-slamet-riyadi-ruteng-gelar-pemeriksaan-kesehatan-gratis/">BRI Unit Slamet Riyadi Ruteng Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
