<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Meninggal &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/tag/meninggal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 May 2026 12:32:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>Meninggal &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jembatan Gantung Ambruk Telan Nyawa WNA Austria, Penyidik Periksa Kades Cunca Wulang</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/jembatan-gantung-ambruk-telan-nyawa-wna-austria-penyidik-periksa-kades-cunca-wulang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 12:32:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Air Terjun]]></category>
		<category><![CDATA[Austria]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Cunca Wulang]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Gantung]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Telan Korban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=8738</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Tragedi maut di destinasi wisata Air Terjun Cunca Wulang, Kecamatan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/jembatan-gantung-ambruk-telan-nyawa-wna-austria-penyidik-periksa-kades-cunca-wulang/">Jembatan Gantung Ambruk Telan Nyawa WNA Austria, Penyidik Periksa Kades Cunca Wulang</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET &#8211; </strong>Tragedi maut di destinasi wisata Air Terjun Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, mulai membuka tabir kelalaian serius dalam pengelolaan keselamatan wisata. Dua wisatawan asal Austria tewas mengenaskan setelah jembatan gantung rapuh yang mereka lintasi ambruk pada Minggu (24/5/2026).</p>
<p>Kini, Polres Manggarai Barat tak hanya menyelidiki penyebab kecelakaan, tetapi juga membidik dugaan kelalaian pidana terkait buruknya tata kelola infrastruktur dan pengawasan keselamatan di objek wisata unggulan tersebut.</p>
<p>Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., menegaskan pihaknya bergerak cepat sejak menerima laporan insiden maut tersebut. Tim Inafis Satreskrim langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti.</p>
<p>“Begitu menerima laporan, personel piket fungsi bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Manggarai Barat langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan area, memasang garis polisi, serta mengevakuasi korban ke RSUD Komodo guna pemeriksaan visum. Sejajar dengan itu, penyelidikan intensif langsung kami lakukan guna mengungkap penyebab pasti runtuhnya infrastruktur jembatan tersebut,” tegas AKBP Christian Kadang, Senin (25/5/2026).</p>
<p>Korban diketahui merupakan pasangan suami istri asal Austria berinisial J (54) dan A (56) yang tengah berlibur menikmati panorama alam Cunca Wulang. Namun liburan itu berubah menjadi petaka ketika keduanya melintasi jembatan gantung setinggi sekitar 10 meter.</p>
<p>Menurut hasil olah TKP sementara, papan pijakan jembatan tiba-tiba jebol saat diinjak korban. Keduanya terjatuh bebas dan menghantam bebatuan sungai di dasar jurang. Polisi menemukan lubang menganga sepanjang sekitar 1,20 meter di lantai jembatan yang patah.</p>
<p>Fakta di lapangan memperlihatkan kondisi jembatan yang sangat memprihatinkan dan diduga sudah lama tidak layak digunakan. Polisi menemukan jaringan pengaman di sisi kiri dan kanan jembatan rusak parah bahkan hilang hingga 90 persen.</p>
<p>Tak hanya itu, kayu penyangga utama jembatan ditemukan lapuk dimakan usia. Sejumlah papan pijakan disebut sudah goyang, terangkat, bahkan sebagian terlepas dari rangkanya.</p>
<p>“Hasil pemeriksaan sementara mengungkap adanya kondisi jembatan yang sebagian papan sudah goyang dan terangkat. Selain itu, tidak terdapat SOP tertulis terkait pengecekan rutin jembatan maupun sistem keselamatan wisata yang memadai,” ungkap Christian.</p>
<p>Ironisnya, objek wisata yang setiap hari memungut retribusi dari wisatawan itu justru diduga mengabaikan aspek keselamatan dasar pengunjung.</p>
<p>Dari hasil penyelidikan awal, polisi menemukan adanya pungutan resmi tiket masuk yang aliran dananya masuk ke kas Dinas Pariwisata Manggarai Barat dan Pemerintah Desa Cunca Wulang. Namun fasilitas keselamatan di lokasi justru nyaris tidak tersedia.</p>
<p>Tidak ditemukan rambu-rambu bahaya di titik rawan, tidak ada standar evakuasi darurat, bahkan wisatawan disebut tidak mendapat perlindungan asuransi kecelakaan.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/jembatan-gantung-ambruk-telan-nyawa-wna-austria-penyidik-periksa-kades-cunca-wulang/">Jembatan Gantung Ambruk Telan Nyawa WNA Austria, Penyidik Periksa Kades Cunca Wulang</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Turis Austria Tewas di Cunca Wulang, DPRD Perindo Soroti “Kegagalan” Infrastruktur Wisata Labuan Bajo</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/dua-turis-austria-tewas-di-cunca-wulang-dprd-perindo-soroti-kegagalan-infrastruktur-wisata-labuan-bajo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 11:29:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Austria]]></category>
		<category><![CDATA[Cunca Wulang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Cunca Wulang]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Hasanudin]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Perindo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=8734</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Tragedi maut yang merenggut nyawa dua wisatawan asal Austria di...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/dua-turis-austria-tewas-di-cunca-wulang-dprd-perindo-soroti-kegagalan-infrastruktur-wisata-labuan-bajo/">Dua Turis Austria Tewas di Cunca Wulang, DPRD Perindo Soroti “Kegagalan” Infrastruktur Wisata Labuan Bajo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Tragedi maut yang merenggut nyawa dua wisatawan asal Austria di objek wisata Air Terjun Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Minggu (24/5/2026), memicu sorotan keras dari anggota DPRD Manggarai Barat sekaligus Ketua DPD Partai Perindo, Hasanudin, S.Hut.</p>
<p>Ia menilai insiden tersebut bukan sekadar kecelakaan wisata biasa, melainkan bukti lemahnya perhatian terhadap keselamatan dan infrastruktur pariwisata di Labuan Bajo.</p>
<p>Dua wisatawan asing, Jurgen (54) dan Astrid (56), dilaporkan tewas setelah terjatuh dari jembatan gantung berbahan papan kayu ke dasar sungai sedalam kurang lebih 10 meter.</p>
<p>Peristiwa tragis itu terjadi di tengah ramainya kunjungan wisatawan ke kawasan wisata alam unggulan tersebut.</p>
<p>Hasanudin menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya kedua turis asal Austria itu.</p>
<p>Namun, ia menegaskan pemerintah daerah tidak boleh hanya berhenti pada ucapan belasungkawa tanpa langkah konkret untuk membenahi persoalan mendasar di destinasi wisata.</p>
<p>“Kejadian ini satu sisi memang kecelakaan, tetapi di sisi lain saya melihat adanya kegagalan perbaikan terhadap kondisi infrastruktur pariwisata di Labuan Bajo,” tegas Hasanudin kepada wartawan, Senin (25/5/2026).</p>
<p>Menurutnya, tragedi tersebut menjadi tamparan serius bagi wajah pariwisata Labuan Bajo yang selama ini dipromosikan sebagai destinasi wisata premium kelas dunia.</p>
<p>Ia khawatir insiden maut itu akan mencoreng citra pariwisata Manggarai Barat di mata internasional.</p>
<p>“Saya sangat mengkhawatirkan citra pariwisata Labuan Bajo. Saat ini Labuan Bajo sudah menjadi wisata premium, sehingga kejadian seperti ini tentu menjadi citra buruk bagi pariwisata kita,” ujarnya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/dua-turis-austria-tewas-di-cunca-wulang-dprd-perindo-soroti-kegagalan-infrastruktur-wisata-labuan-bajo/">Dua Turis Austria Tewas di Cunca Wulang, DPRD Perindo Soroti “Kegagalan” Infrastruktur Wisata Labuan Bajo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pariwisata Labuan Bajo Dipermalukan Tragedi Cunca Wulang, DPRD Desak Audit Total</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/pariwisata-labuan-bajo-dipermalukan-tragedi-cunca-wulang-dprd-desak-audit-total/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 08:15:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Austria]]></category>
		<category><![CDATA[Cunca Wulang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Cunca Wulang]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Gantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=8730</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Tragedi maut yang menewaskan dua wisatawan asal Austria akibat terjatuh...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/pariwisata-labuan-bajo-dipermalukan-tragedi-cunca-wulang-dprd-desak-audit-total/">Pariwisata Labuan Bajo Dipermalukan Tragedi Cunca Wulang, DPRD Desak Audit Total</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Tragedi maut yang menewaskan dua wisatawan asal Austria akibat terjatuh dari jembatan gantung di kawasan wisata Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), menuai sorotan keras dari pimpinan DPRD Manggarai Barat.</p>
<p>Mewakili 30 anggota DPRD Manggarai Barat, Ketua DPRD Manggarai Barat, Benediktus Nurdin, menyampaikan duka cita mendalam atas insiden tragis yang terjadi pada Minggu (24/5/2026) tersebut.</p>
<p>“Kami, segenap pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat, menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah meninggalnya dua wisatawan akibat jatuh dari jembatan gantung di kawasan wisata Cunca Wulang,” tegas Benediktus Nurdin dalam pernyataan resminya, pada Senin (25/5/2026).</p>
<p>Menurutnya, musibah tersebut bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi pukulan berat bagi masyarakat Manggarai Barat, khususnya sektor pariwisata yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah.</p>
<p>“Ini adalah kehilangan yang tidak hanya dirasakan oleh keluarga korban, tetapi juga oleh seluruh masyarakat Manggarai Barat, khususnya para pelaku pariwisata. Kami turut berduka dan mendoakan agar kedua korban diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” ujarnya.</p>
<p>Namun di balik belasungkawa itu, DPRD Manggarai Barat juga melontarkan kritik keras terhadap lemahnya pengawasan dan standar keselamatan di sejumlah destinasi wisata ekstrem di daerah super prioritas tersebut.</p>
<p>“Tragedi ini telah mencoreng wajah pariwisata kita. Ini tamparan keras bagi semua pihak. Karena itu kami meminta Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat segera melakukan evaluasi total terhadap seluruh sarana dan prasarana wisata ekstrem, tidak hanya di Cunca Wulang, tetapi juga seluruh spot wisata berisiko tinggi, termasuk jalur menuju Gua Rangko dan destinasi bahari lainnya,” kata Benediktus.</p>
<p>Ia mengingatkan bahwa status Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata kelas dunia tidak boleh hanya menjadi slogan tanpa jaminan keamanan bagi wisatawan.</p>
<p>“Labuan Bajo adalah pintu gerbang pariwisata kelas dunia. Dunia sedang menonton kita. Setiap insiden seperti ini akan menjadi pemberitaan global yang merusak citra destinasi super prioritas yang telah dibangun dengan biaya besar dan kerja keras banyak pihak,” ujarnya lagi.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/pariwisata-labuan-bajo-dipermalukan-tragedi-cunca-wulang-dprd-desak-audit-total/">Pariwisata Labuan Bajo Dipermalukan Tragedi Cunca Wulang, DPRD Desak Audit Total</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Turis Austria Tewas di Cunca Wulang, Jembatan Gantung Ambruk Saat Rekam Video Romantis</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/dua-turis-austria-tewas-di-cunca-wulang-jembatan-gantung-ambruk-saat-rekam-video-romantis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 12:38:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Air Terjun]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Cunca Wulang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Cunca Wulang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Warsawe]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Mbeliling]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Alam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=8724</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Tragedi memilukan mengguncang destinasi wisata alam Air Terjun Cunca Wulang,...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/dua-turis-austria-tewas-di-cunca-wulang-jembatan-gantung-ambruk-saat-rekam-video-romantis/">Dua Turis Austria Tewas di Cunca Wulang, Jembatan Gantung Ambruk Saat Rekam Video Romantis</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Tragedi memilukan mengguncang destinasi wisata alam Air Terjun Cunca Wulang, Kampung Warsawe, Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu pagi (24/5/2026).</p>
<p>Sebuah jembatan gantung kayu yang menjadi akses utama menuju kawasan air terjun mendadak ambruk saat dilintasi dua wisatawan asal Austria.</p>
<p>Insiden maut itu merenggut nyawa sepasang turis mancanegara yang diketahui tengah merekam momen romantis mereka di atas jembatan sebelum akhirnya jatuh ke jurang sedalam sekitar 10 meter.</p>
<p>Korban diketahui bernama Jurgen (54) dan Astrid (56), pasangan wisatawan asal Austria yang sedang berlibur di Labuan Bajo. Keduanya tewas seketika setelah tubuh mereka menghantam bebatuan besar di dasar sungai.</p>
<p>Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 10.00 Wita dan langsung mengundang kepanikan para pengunjung serta warga sekitar.</p>
<p>Menurut keterangan pemandu wisata lokal, Muhamad Muhardin (30), kedua korban baru tiba di lokasi wisata sekitar pukul 09.20 Wita bersama sopir pribadi mereka, Julius Mam (45). Setelah melakukan registrasi di pintu masuk, mereka memulai perjalanan trekking menuju Air Terjun Cunca Wulang.</p>
<p>Saat tiba di jembatan gantung kayu yang membentang di atas jurang sungai berbatu, pasangan itu meminta Muhardin merekam video perjalanan mereka menggunakan telepon genggam pribadi.</p>
<p>“Mereka berjalan sambil tersenyum ke arah kamera. Mereka bilang kepada saya, ‘Tolong ambil video kami dari belakang saat menyeberang jembatan ini,’” ujar Muhardin dengan nada bergetar saat dimintai keterangan aparat kepolisian.</p>
<p>Namun suasana bahagia itu berubah menjadi petaka hanya dalam hitungan detik.</p>
<p>“Baru beberapa langkah mereka berjalan, tiba-tiba terdengar suara kayu patah sangat keras. Jembatan langsung ambruk total dan mereka jatuh ke bawah menghantam batu-batu besar di sungai,” ungkapnya.</p>
<p>Muhardin mengaku syok melihat kejadian tersebut dan langsung berlari menuju pos tiket untuk meminta pertolongan warga dan petugas.</p>
<p>Menerima laporan darurat, personel Polsek Sano Nggoang bersama Tim SAR Gabungan bergerak cepat menuju lokasi kejadian.</p>
<p>Proses evakuasi berlangsung dramatis karena medan di kawasan sungai sangat curam, sempit, serta dipenuhi batu licin.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/dua-turis-austria-tewas-di-cunca-wulang-jembatan-gantung-ambruk-saat-rekam-video-romantis/">Dua Turis Austria Tewas di Cunca Wulang, Jembatan Gantung Ambruk Saat Rekam Video Romantis</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kematian LC di Labuan Bajo Picu Polemik, Manajemen Le Dupar Klarifikasi Kronologi</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/kematian-lc-di-labuan-bajo-picu-polemik-manajemen-le-dupar-klarifikasi-kronologi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2026 05:33:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[LC]]></category>
		<category><![CDATA[Le Dupar]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Hiburan Malam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=8608</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Seorang perempuan berinisial A, asal Karawang, Jawa Barat, yang bekerja...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/kematian-lc-di-labuan-bajo-picu-polemik-manajemen-le-dupar-klarifikasi-kronologi/">Kematian LC di Labuan Bajo Picu Polemik, Manajemen Le Dupar Klarifikasi Kronologi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Seorang perempuan berinisial A, asal Karawang, Jawa Barat, yang bekerja sebagai Lady Companion (LC) di salah satu tempat hiburan malam (THM) di kawasan Gorontalo, Labuan Bajo, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (3/5/2026).</p>
<p>Korban diketahui berprofesi sebagai LC atau pemandu lagu yang bertugas mendampingi tamu di tempat hiburan malam. Dalam praktiknya, LC umumnya menemani tamu bernyanyi, mengobrol, serta menciptakan suasana hiburan, termasuk mendampingi konsumsi minuman beralkohol.</p>
<p>Informasi awal mengenai peristiwa ini sempat beredar secara terbatas di kalangan internal sebelum akhirnya diketahui publik. Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya mengaku menerima kabar tersebut sejak malam kejadian.</p>
<p>“Sudah dengar info kah ada LC di Pub HK meninggal tadi malam di room? Kok belum ada berita naik ya?” ujarnya kepada NTTNews.net, Senin siang (4/5/2026).</p>
<p>Narasumber itu juga menyebut adanya dugaan awal terkait penyebab kematian korban.</p>
<p>“Informasi yang saya dapat itu diduga pakai obat, sehingga menyebabkan serangan jantung tadi malam,” ungkapnya.</p>
<p>Namun demikian, pihak manajemen Le Dupar Labuan Bajo memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat.</p>
<p>Dalam pernyataan tertulis yang disampaikan oleh Immanuel Zefanya pada Selasa (5/5/2026), manajemen menegaskan bahwa sejumlah informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta.</p>
<p>“Kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya almarhumah, yang merupakan bagian dari keluarga besar Le Dupar. Kepergian almarhumah menjadi duka bagi kami semua,” ujarnya.</p>
<p>Manajemen kemudian menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan catatan internal. Pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 17.00 WITA, rekan sekamar korban melaporkan bahwa korban mengalami sesak napas di tempat tinggalnya.</p>
<p>“Menindaklanjuti hal tersebut, kami segera melakukan pengecekan dan memberikan pertolongan awal. Kondisi almarhumah sempat menunjukkan perubahan,” jelasnya.</p>
<p>Namun pada pukul 21.30 WITA, kondisi korban kembali memburuk dengan gejala serupa. Pihak manajemen kemudian mengambil langkah cepat dengan membawa korban ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo untuk mendapatkan penanganan medis.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/kematian-lc-di-labuan-bajo-picu-polemik-manajemen-le-dupar-klarifikasi-kronologi/">Kematian LC di Labuan Bajo Picu Polemik, Manajemen Le Dupar Klarifikasi Kronologi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LC Asal Karawang Meninggal di THM Labuan Bajo, “LE DUPAR” Tanpa Tanda Kedukaan</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/lc-asal-karawang-meninggal-di-thm-labuan-bajo-le-dupar-tanpa-tanda-kedukaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 08:06:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lanuan Bajo]]></category>
		<category><![CDATA[LC]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Hiburan Malam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=8595</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Seorang perempuan asal Karawang, Jawa Barat, yang bekerja sebagai Lady...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/lc-asal-karawang-meninggal-di-thm-labuan-bajo-le-dupar-tanpa-tanda-kedukaan/">LC Asal Karawang Meninggal di THM Labuan Bajo, “LE DUPAR” Tanpa Tanda Kedukaan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Seorang perempuan asal Karawang, Jawa Barat, yang bekerja sebagai Lady Companion (LC) di salah satu tempat hiburan malam (THM) di kawasan Gorontalo, Labuan Bajo, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan meninggal dunia pada Minggu malam (3/5/2026).</p>
<p>Korban diketahui berprofesi sebagai LC atau pemandu lagu yang bertugas mendampingi tamu di tempat hiburan malam. Dalam praktiknya, LC umumnya menemani tamu bernyanyi, mengobrol, serta menciptakan suasana hiburan, termasuk mendampingi konsumsi minuman beralkohol.</p>
<p>Informasi awal terkait peristiwa ini diperoleh dari narasumber terpercaya yang enggan disebutkan identitasnya. Ia menyebutkan bahwa kabar meninggalnya korban sempat beredar di kalangan internal, namun belum banyak diketahui publik secara luas.</p>
<p>“Sudah dengar info kah ada LC di Pub HK meninggal tadi malam di room, kok belum ada berita naik yah?” ujarnya kepada NTTNews.net, Senin siang (4/5/2026).</p>
<p>Lebih lanjut, narasumber tersebut mengungkapkan dugaan sementara terkait penyebab kematian korban. Berdasarkan informasi yang diterimanya, korban diduga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi obat-obatan tertentu.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/lc-asal-karawang-meninggal-di-thm-labuan-bajo-le-dupar-tanpa-tanda-kedukaan/">LC Asal Karawang Meninggal di THM Labuan Bajo, “LE DUPAR” Tanpa Tanda Kedukaan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelajar Asal Ngada Tewas Terjepit Truk Fuso di Manggarai Barat, Ini Penjelasan Polisi</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/pelajar-asal-ngada-tewas-terjepit-truk-fuso-di-manggarai-barat-ini-penjelasan-polisi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 13:03:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bajawa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Ngada]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Fuso]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=8283</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Kesunyian malam di Kampung Rangga Watu, Desa Golo Ndesat, Kecamatan Mbeliling,...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/pelajar-asal-ngada-tewas-terjepit-truk-fuso-di-manggarai-barat-ini-penjelasan-polisi/">Pelajar Asal Ngada Tewas Terjepit Truk Fuso di Manggarai Barat, Ini Penjelasan Polisi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, <a href="http://NTTNEWS.NET" target="_blank" rel="noopener">NTTNEWS.NET</a> &#8211;</strong> Kesunyian malam di Kampung Rangga Watu, Desa Golo Ndesat, Kecamatan Mbeliling, seketika pecah oleh dentuman keras sebuah truk besar yang hilang kendali. Kecelakaan tunggal yang melibatkan truk Hino Fuso bermuatan seng dan triplek pada Kamis malam (26/2/2026) menelan satu <a href="http://korban">korban</a> jiwa.</p>
<p>Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 Wita di tengah cuaca hujan berkabut yang menyelimuti wilayah Kabupaten Manggarai Barat. Truk bernomor polisi L 8996 UCD yang dikemudikan (Sopir) oleh Adrianus Dala (29) melaju dari arah Labuan Bajo menuju Ruteng. Di dalam kabin, Adrianus ditemani oleh dua penumpang, Yakobus Nay (22) dan Yoseph Rojerius Noa (19).</p>
<p>&#8220;Truk nahas tersebut diketahui melaju dari arah Labuan Bajo menuju Ruteng, dengan tujuan akhir di <a href="http://Bajawa">Bajawa,</a> Kabupaten Ngada. Truk itu mengangkut tiga orang di dalam kabin, termasuk pengemudi,&#8221; kata Kanit Gakkum Lantas Polres Mabar, IPDA Bayu Wicahya Soekarno, S.H., Jumat (27/2) siang.</p>
<p>Kanit Gakkum menjelaskan suasana berubah mencekam saat truk memasuki jalan lurus yang sedikit menurun di Rangga Watu. Tiba-tiba, sistem mekanis kendaraan mengalami kegagalan fungsi total.</p>
<p>&#8220;Kopling truk tiba-tiba blong dan persneling serta rem tidak bisa difungsikan sama sekali. Mobil langsung hilang kendali dan meluncur keluar jalur,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dalam situasi panik tersebut, Adrianus sang sopir sempat berteriak memberikan peringatan kepada kedua rekannya untuk tetap berada di dalam kabin demi keselamatan.</p>
<p>&#8220;Tetap di dalam! Jangan keluar!&#8221; teriak sang pengemudi untuk menenangkan penumpang saat truk mulai tergelincir ke arah kiri jalan,&#8221; ujar IPDA Bayu saat menceritakan kembali kesaksian sopir tersebut.</p>
<p>Nahas, Yoseph Rojerius Noa, seorang pelajar berusia 19 tahun asal Desa Bela, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, diduga diliputi kepanikan luar biasa. Saat truk miring dan hendak masuk ke dalam parit (got), Yoseph mencoba menyelamatkan diri dengan melompat keluar melalui pintu sebelah kiri.</p>
<p>Keputusan itu justru menjadi petaka. Tubuhnya terjepit di antara pintu mobil dan gundukan tanah keras saat truk akhirnya terhenti di dalam got. Sementara itu, Adrianus dan Yakobus yang tetap bertahan di dalam kabin berhasil selamat meski mengalami trauma berat.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/pelajar-asal-ngada-tewas-terjepit-truk-fuso-di-manggarai-barat-ini-penjelasan-polisi/">Pelajar Asal Ngada Tewas Terjepit Truk Fuso di Manggarai Barat, Ini Penjelasan Polisi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Affan Tewas Dilindas Rantis, Ayahnya Teriakkan Keadilan, 7 Brimob Diseret Propam</title>
		<link>https://nttnews.net/hukum-kriminal/affan-tewas-dilindas-rantis-ayahnya-teriakkan-keadilan-7-brimob-diseret-propam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 14:12:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Brimob]]></category>
		<category><![CDATA[Dilindas]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Ojol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=6963</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, NTTNEWS.NET &#8211; Zulkifli, ayah dari pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan yang tewas usai...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/hukum-kriminal/affan-tewas-dilindas-rantis-ayahnya-teriakkan-keadilan-7-brimob-diseret-propam/">Affan Tewas Dilindas Rantis, Ayahnya Teriakkan Keadilan, 7 Brimob Diseret Propam</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Zulkifli, ayah dari pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan yang tewas usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, meminta agar hukum ditegakkan seadil-adilnya. Ia berharap pelaku bertanggung jawab dan diproses sesuai aturan.</p>
<p>“Betul (tidak mengajukan gugatan hukum), cuma kami meminta rasa keadilan aja, yang berbuat aja. Tidak semua polisi harus jadi korbannya,” kata Zulkifli kepada wartawan, Jumat (29/8/2025).</p>
<p>Sehari sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui langsung pihak keluarga Affan untuk menyampaikan duka cita sekaligus mendengar aspirasi keluarga. Zulkifli mengungkapkan isi percakapan dengan Kapolri saat itu.</p>
<p>“Kalau masalah pesan itu ada. Cuma dia (Kapolri) bilang, ‘Ya bapak pikir-pikir dulu mau yang mana, jalur hukum kita tuntaskan semuanya.’ Itu aja dibilang,” jelas Zulkifli.</p>
<p>Lebih lanjut, Zulkifli menyebut Kapolri berjanji akan menuntaskan kasus ini.</p>
<p>“Janji akan mengusut, seperti itu,” tegasnya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/hukum-kriminal/affan-tewas-dilindas-rantis-ayahnya-teriakkan-keadilan-7-brimob-diseret-propam/">Affan Tewas Dilindas Rantis, Ayahnya Teriakkan Keadilan, 7 Brimob Diseret Propam</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tragedi Rantis Brimob di Jakarta, Ojol Tewas Terlindas: Polri Minta Maaf dan Amankan 7 Anggota</title>
		<link>https://nttnews.net/hukum-kriminal/tragedi-rantis-brimob-di-jakarta-ojol-tewas-terlindas-polri-minta-maaf-dan-amankan-7-anggota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 09:32:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Demo]]></category>
		<category><![CDATA[Brimob]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Ojol]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Terlindas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=6957</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, NTTNEWS.NET &#8211; Sebuah insiden tragis melibatkan kendaraan taktis (rantis) Brimob dengan seorang pengemudi ojek...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/hukum-kriminal/tragedi-rantis-brimob-di-jakarta-ojol-tewas-terlindas-polri-minta-maaf-dan-amankan-7-anggota/">Tragedi Rantis Brimob di Jakarta, Ojol Tewas Terlindas: Polri Minta Maaf dan Amankan 7 Anggota</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Sebuah insiden tragis melibatkan kendaraan taktis (rantis) Brimob dengan seorang pengemudi ojek online (ojol) terjadi di Jakarta pada Kamis (28/8/2025) malam sekitar pukul 18.30 WIB. Peristiwa itu berakhir duka setelah sang pengemudi ojol, Moh. Umar Amarudin, dipastikan meninggal dunia.</p>
<p>Kabar memilukan ini sontak menyebar luas setelah video amatir detik-detik insiden tersebut viral di media sosial pada Jumat (29/8/2025) dini hari. Dalam rekaman yang diambil dari ketinggian, terlihat jelas rantis Brimob melaju di tengah kerumunan dan melindas korban. Teriakan histeris dari saksi mata terdengar mengiringi detik-detik tragis itu.</p>
<p>Video lain menunjukkan suasana tegang sebelum dan sesudah kejadian, termasuk aksi kejar-kejaran antara massa ojol dengan rantis di jalan layang serta kemarahan massa sesaat setelah korban terlindas. Lokasi kericuhan diketahui berada di sekitar kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat.</p>
<p>Pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bergerak cepat merespons insiden ini. Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, mengonfirmasi bahwa korban telah meninggal dunia akibat terlindas rantis.</p>
<p>“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya saudara Moh. Umar Amarudin. Atas nama institusi, kami meminta maaf kepada keluarga korban dan masyarakat Indonesia,” ujar Irjen Asep dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (29/8/2025).</p>
<p>Sebagai bentuk tanggung jawab, tujuh anggota Brimob yang terlibat dalam peristiwa tersebut langsung diamankan.</p>
<p>Kasus ini kini ditangani Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri. Kadiv Propam, Irjen Pol Abdul Karim, menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara serius, transparan, dan di bawah kendali langsung Mabes Polri.</p>
<p>“Para pelaku sudah kita amankan dan saat ini dalam proses pemeriksaan. Penanganan ini dilakukan oleh tim gabungan dari Divpropam Mabes Polri dan Propam Korbrimob. Semua berjalan di bawah pengawasan saya,” tegas Irjen Karim.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/hukum-kriminal/tragedi-rantis-brimob-di-jakarta-ojol-tewas-terlindas-polri-minta-maaf-dan-amankan-7-anggota/">Tragedi Rantis Brimob di Jakarta, Ojol Tewas Terlindas: Polri Minta Maaf dan Amankan 7 Anggota</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Belu Diduga Tertembak di Perbatasan, Polda NTT Imbau Warga Tetap Tenang</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/warga-belu-diduga-tertembak-di-perbatasan-polda-ntt-imbau-warga-tetap-tenang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2025 04:21:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Belu]]></category>
		<category><![CDATA[Tertembak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=6826</guid>

					<description><![CDATA[<p>BELU, NTTNEWS.NET &#8211; Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Dusun Lamasi A, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/warga-belu-diduga-tertembak-di-perbatasan-polda-ntt-imbau-warga-tetap-tenang/">Warga Belu Diduga Tertembak di Perbatasan, Polda NTT Imbau Warga Tetap Tenang</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BELU, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Dusun Lamasi A, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Seorang warganya, ATB (33), meninggal dunia diduga akibat tertembak di wilayah Fatumea, Distrik Suai/Kobalima, Timor Leste, pada Minggu malam (17/8/2025).</p>
<p>Peristiwa tragis ini bermula ketika korban bersama sekitar 20 rekannya masuk ke wilayah Timor Leste melalui jalur perbatasan untuk berburu hewan liar. Sekitar pukul 23.00 Wita, saksi mendengar suara tembakan hingga enam kali, disertai teriakan menggunakan bahasa lokal.</p>
<p>Rekan-rekan korban sempat melarikan diri menyelamatkan diri, namun korban tidak kembali. Keesokan harinya, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.</p>
<p>Kepolisian Daerah (Polda) NTT melalui Kabidhumas Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa ini.</p>
<p>“Atas nama Polda NTT, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Kami memahami duka ini, dan kami pastikan Polres Belu menangani situasi ini secara profesional, humanis, serta penuh koordinasi dengan pihak terkait,” ujar Kombes Henry di Mapolda NTT, Selasa (19/8/2025).</p>
<p>Henry menegaskan, Polres Belu bersama Polsek Tasifeto Timur telah bergerak cepat untuk menghalau warga agar tidak kembali masuk ke wilayah Timor Leste.</p>
<p>Polisi juga berkoordinasi dengan Satgas Pamtas Yonif 741/GN serta melakukan pendekatan dengan tokoh masyarakat guna mencegah gejolak dan menjaga situasi tetap kondusif.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/warga-belu-diduga-tertembak-di-perbatasan-polda-ntt-imbau-warga-tetap-tenang/">Warga Belu Diduga Tertembak di Perbatasan, Polda NTT Imbau Warga Tetap Tenang</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
