<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>oleh Kuasa Hukum &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/tag/oleh-kuasa-hukum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Apr 2024 05:22:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>oleh Kuasa Hukum &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Aktivis Yang Melaporkan Tambang Ilegal di Labuan Bajo Dipolisikan Oleh Kuasa Hukum Pengusaha Tambang</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/aktivis-yang-melaporkan-tambang-ilegal-di-labuan-bajo-dipolisikan-oleh-kuasa-hukum-pengusaha-tambang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Apr 2024 05:22:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Aktivis]]></category>
		<category><![CDATA[di Labuan Bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Dipolisikan]]></category>
		<category><![CDATA[oleh Kuasa Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha Tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Yang Melaporkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=1954</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Kuasa Hukum Wemi Sutanto, pemilik ANK Group yang bergerak di sektor pertambangan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/aktivis-yang-melaporkan-tambang-ilegal-di-labuan-bajo-dipolisikan-oleh-kuasa-hukum-pengusaha-tambang/">Aktivis Yang Melaporkan Tambang Ilegal di Labuan Bajo Dipolisikan Oleh Kuasa Hukum Pengusaha Tambang</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; </strong>Kuasa Hukum Wemi Sutanto, pemilik ANK Group yang bergerak di sektor pertambangan dan jasa konstruksi, kembali melaporkan aktivis dan Ketua LSM Pemantau Keuangan Negara Daerah Manggarai Barat, Lorensius Logam, yang sebelumnya telah melaporkan kasus tambang ilegal.</p>
<p>Sebelumnya, Dr. Edi Hardum, S.H., M.H., dan kolega-koleganya dari FAMARA (Forum Advokat Manggarai Raya) telah melaporkan Lorensius Logam atas dugaan penggunaan gelar akademik palsu.</p>
<p>Logam dilaporkan atas dugaan penghinaan melalui komunikasi di grup WhatsApp.</p>
<p>Lorensius Logam terlihat berada di kantor Polisi Resort Manggarai Barat pada pukul 09.00 Wita untuk memberikan keterangan.</p>
<p>Aktivis yang terkenal dengan keberaniannya dalam memantau penggunaan keuangan negara dan kerap mengungkapkan kebocoran uang negara ini terlihat di depan kantor Polres Mabar membawa sejumlah berkas yang ditenteng dalam sebuah map serta buku hitam.</p>
<p>Logam tampak santai saat dihampiri oleh rekan media. Dia membenarkan bahwa dirinya datang ke kantor Polisi untuk memberikan keterangan.</p>
<p>&#8220;Terimakasih teman-teman, betul saya datang kesini dalam rangka memberi keterangan. Sifatnya masih klarifikasi atas laporan oleh kuasa hukumnya WS. Materi pemeriksaannya terkait penghinaan yang ditujukan kepada saudara Edi Hardum,&#8221; jelas Logam, Jumat (5/4/2024) pagi.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/aktivis-yang-melaporkan-tambang-ilegal-di-labuan-bajo-dipolisikan-oleh-kuasa-hukum-pengusaha-tambang/">Aktivis Yang Melaporkan Tambang Ilegal di Labuan Bajo Dipolisikan Oleh Kuasa Hukum Pengusaha Tambang</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berawal dari Group WhatsApp, Aktivis Lorens Logam Dilaporkan ke Polisi oleh Kuasa Hukum Bos ANK Group</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/berawal-dari-group-whatsapp-aktivis-lorens-logam-dilaporkan-ke-polisi-oleh-kuasa-hukum-bos-ank-group/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Apr 2024 02:58:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Aktivis]]></category>
		<category><![CDATA[Bos ANK Group]]></category>
		<category><![CDATA[di Labuan Bajo]]></category>
		<category><![CDATA[di Polres Mabar]]></category>
		<category><![CDATA[Dilaporkan ke Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Group WhatsApp]]></category>
		<category><![CDATA[Lorens Logam]]></category>
		<category><![CDATA[oleh Kuasa Hukum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=1950</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Kasus laporan terbaru menyeruak di tengah gemuruh aktivitas hukum di Labuan Bajo,...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/berawal-dari-group-whatsapp-aktivis-lorens-logam-dilaporkan-ke-polisi-oleh-kuasa-hukum-bos-ank-group/">Berawal dari Group WhatsApp, Aktivis Lorens Logam Dilaporkan ke Polisi oleh Kuasa Hukum Bos ANK Group</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; </strong>Kasus laporan terbaru menyeruak di tengah gemuruh aktivitas hukum di Labuan Bajo, di mana Kuasa Hukum Wemi Sutanto dari ANK Group, perusahaan yang bergerak di industri pertambangan dan jasa konstruksi, mengambil langkah hukum terhadap Aktivis dan Ketua LSM Pemantau Keuangan Negara Daerah Manggarai Barat, Lorensius Logam.</p>
<p>Kasus ini memantik perhatian publik setelah Dr. Edi Hardum, S.H, M.H bersama rekan-rekannya di Forum Advokat Manggarai Raya (FAMARA) melaporkan Lorens Logam atas dugaan penggunaan gelar akademik palsu.</p>
<p>Namun, tidak hanya itu, Logam juga dilaporkan atas dugaan penghinaan melalui komunikasi di grup WhatsApp.</p>
<p>Logam sendiri memberikan respons yang tenang dan transparan terhadap laporan ini.</p>
<p>Saat ditemui di kantor Polisi Resort Manggarai Barat, dia menyatakan, &#8220;Terimakasih teman-teman, betul saya datang kesini dalam rangka memberi keterangan. Sifatnya masih klarifikasi atas laporan oleh kuasa hukumnya WS. Materi pemeriksaannya terkait penghinaan yang ditujukan kepada Sdra Edi Hardum.&#8221;</p>
<p>Namun, Logam tidak merinci kasus penghinaan tersebut, tetapi dia menjelaskan bahwa dia akan mengikuti proses hukum yang ada.</p>
<p>Dia juga menambahkan, &#8220;Sebagai warga negara yang baik, saya akan mengikuti mekanisme yang ada. Inikan masih tahap awal, jadi saya belum tau persis penghinaan seperti apa yang dimaksud.&#8221;</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/berawal-dari-group-whatsapp-aktivis-lorens-logam-dilaporkan-ke-polisi-oleh-kuasa-hukum-bos-ank-group/">Berawal dari Group WhatsApp, Aktivis Lorens Logam Dilaporkan ke Polisi oleh Kuasa Hukum Bos ANK Group</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
