<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pendidikan &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/tag/pendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 May 2026 14:23:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>Pendidikan &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Manggarai Barat Ukir Prestasi Nasional, Disdikpora Raih Peringkat Tiga Terbaik Pengelola Program Indonesia Pintar 2025</title>
		<link>https://nttnews.net/pendidikan/manggarai-barat-ukir-prestasi-nasional-disdikpora-raih-peringkat-tiga-terbaik-pengelola-program-indonesia-pintar-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 14:23:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Agustinus Gias]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikpora]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Dasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=8742</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat di tingkat nasional....</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/pendidikan/manggarai-barat-ukir-prestasi-nasional-disdikpora-raih-peringkat-tiga-terbaik-pengelola-program-indonesia-pintar-2025/">Manggarai Barat Ukir Prestasi Nasional, Disdikpora Raih Peringkat Tiga Terbaik Pengelola Program Indonesia Pintar 2025</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat di tingkat nasional. Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Manggarai Barat berhasil meraih penghargaan peringkat terbaik ketiga nasional dalam pengelolaan Program Indonesia Pintar (PIP) Pendidikan Dasar Tahun 2025 yang diberikan langsung oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI).</p>
<p>Penghargaan bergengsi tersebut diumumkan dalam acara Malam Tasyakuran Hari Pendidikan Nasional 2026 yang digelar di Aula Kemendikdasmen RI, Jakarta, Senin malam (25/5/2026).</p>
<p>Dalam ajang nasional itu, Kabupaten Bantul berhasil meraih peringkat pertama, disusul Kabupaten Takalar di posisi kedua, sementara Kabupaten Manggarai Barat menempati posisi ketiga terbaik nasional.</p>
<p>Momentum penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa tata kelola pendidikan di Manggarai Barat terus mengalami kemajuan, khususnya dalam memastikan Program Indonesia Pintar berjalan tepat sasaran, transparan, dan menyentuh kebutuhan peserta didik dari keluarga kurang mampu.</p>
<p>Tema Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 yakni “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” dinilai selaras dengan semangat pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan dasar di wilayah Manggarai Barat.</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Gias, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas penghargaan nasional tersebut.</p>
<p>“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah pusat atas kerja keras seluruh jajaran Dinas Pendidikan, para kepala sekolah, operator sekolah, guru, dan semua pihak yang selama ini bekerja memastikan Program Indonesia Pintar berjalan baik dan tepat sasaran di Manggarai Barat,” ujar Agustinus Gias kepada NTTNEWS.NET usai menerima penghargaan di Jakarta.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diserahkan langsung pada malam tasyakuran Hari Pendidikan Nasional 2026 di Aula Kemendikdasmen RI.</p>
<p>“Malam ini kami menerima penghargaan sebagai peringkat tiga terbaik nasional pengelola Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar Tahun 2025. Ini tentu menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Manggarai Barat,” katanya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/pendidikan/manggarai-barat-ukir-prestasi-nasional-disdikpora-raih-peringkat-tiga-terbaik-pengelola-program-indonesia-pintar-2025/">Manggarai Barat Ukir Prestasi Nasional, Disdikpora Raih Peringkat Tiga Terbaik Pengelola Program Indonesia Pintar 2025</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SDK Beanio Tiga Kali Ajukan Revitalisasi, Tapi Tetap Diabaikan: Siswa Terpaksa Ujian di Kantor Desa</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/sdk-beanio-tiga-kali-ajukan-revitalisasi-tapi-tetap-diabaikan-siswa-terpaksa-ujian-di-kantor-desa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 05:28:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Manggarai]]></category>
		<category><![CDATA[SDK Beanio]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Dasar Katolik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=8703</guid>

					<description><![CDATA[<p>RUTENG &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Kondisi bangunan SDK Beanio hingga saat ini masih memprihatinkan dan belum...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/sdk-beanio-tiga-kali-ajukan-revitalisasi-tapi-tetap-diabaikan-siswa-terpaksa-ujian-di-kantor-desa/">SDK Beanio Tiga Kali Ajukan Revitalisasi, Tapi Tetap Diabaikan: Siswa Terpaksa Ujian di Kantor Desa</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RUTENG | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Kondisi bangunan SDK Beanio hingga saat ini masih memprihatinkan dan belum mendapat perhatian serius dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai. Padahal, pihak sekolah mengaku telah berulang kali mengajukan proposal permohonan revitalisasi pembangunan sekolah, namun hingga kini belum juga mendapat tindak lanjut yang jelas dari pemerintah daerah.</p>
<p>Kepala Sekolah SDK Beanio, Maria Santiana Sipa, S.Pd., Gr., mengungkapkan bahwa pihak sekolah sudah tiga kali mengajukan proposal pembangunan, yakni pada tahun 2018, 2023, dan 2025. Proposal tersebut diajukan sebagai bentuk upaya agar kondisi fasilitas sekolah yang semakin rusak dan tidak layak segera mendapat perhatian.</p>
<p>“Kami sudah berulang kali mengajukan proposal revitalisasi sekolah. Tahun 2018, 2023, dan terakhir tahun 2025. Semua itu kami lakukan karena kondisi bangunan sekolah memang sudah sangat membutuhkan penanganan segera,” ujar Maria Santiana Sipa kepada media ini, Jumat (15/5/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, pada tahun 2025 sekolahnya bahkan sempat masuk sebagai calon penerima program revitalisasi. Pihak sekolah juga telah melengkapi seluruh dokumen dan data yang diminta oleh Dinas PPO melalui Bidang SD. Namun, saat daftar sekolah penerima revitalisasi diumumkan, nama SDK Beanio justru tidak tercantum.</p>
<p>“Padahal tahun 2025 kemarin sekolah kami sudah masuk calon penerima revitalisasi. Semua data dan persyaratan sudah kami kirim sesuai permintaan dari Dinas PPO melalui Bidang SD dan diterima oleh bagian terkait. Tetapi ketika nama-nama sekolah penerima revitalisasi diumumkan, SDK Beanio tidak ada. Kami sangat kecewa sekali,” ungkapnya.</p>
<p>Selain persoalan bangunan sekolah, pihak sekolah juga menghadapi keterbatasan sarana belajar, terutama fasilitas teknologi yang kini menjadi kebutuhan penting dalam dunia pendidikan.</p>
<p>Saat pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), pihak sekolah bahkan harus meminjam perangkat Chromebook dari SDK Gapong karena sekolah tidak memiliki perangkat yang memadai untuk menunjang pelaksanaan ujian berbasis digital.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/sdk-beanio-tiga-kali-ajukan-revitalisasi-tapi-tetap-diabaikan-siswa-terpaksa-ujian-di-kantor-desa/">SDK Beanio Tiga Kali Ajukan Revitalisasi, Tapi Tetap Diabaikan: Siswa Terpaksa Ujian di Kantor Desa</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hardiknas Jadi Alarm Pendidikan Mabar, Ketua DPRD Serukan Literasi, Karakter, dan Kolaborasi Tiga Pilar</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/hardiknas-jadi-alarm-pendidikan-mabar-ketua-dprd-serukan-literasi-karakter-dan-kolaborasi-tiga-pilar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 06:34:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Benediktus Nurdin]]></category>
		<category><![CDATA[Hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=8580</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat,...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/hardiknas-jadi-alarm-pendidikan-mabar-ketua-dprd-serukan-literasi-karakter-dan-kolaborasi-tiga-pilar/">Hardiknas Jadi Alarm Pendidikan Mabar, Ketua DPRD Serukan Literasi, Karakter, dan Kolaborasi Tiga Pilar</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Benediktus Nurdin, S.T., menyampaikan pesan reflektif sekaligus ajakan konkret kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat kualitas pendidikan di daerah tersebut.</p>
<p>Menurutnya, Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sejauh mana dunia pendidikan telah memberikan dampak nyata bagi generasi muda, khususnya di Manggarai Barat yang kini berkembang sebagai daerah strategis dan destinasi super prioritas.</p>
<p>“Hari Pendidikan Nasional menjadi momentum penting bagi kita semua di Kabupaten Manggarai Barat untuk merefleksikan kembali sejauh mana pendidikan telah membawa perubahan nyata bagi generasi muda kita. Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat, saya ingin menyampaikan tiga hal mendesak yang harus menjadi perhatian bersama,” ungkap Benediktus.</p>
<p>Ia menegaskan, tantangan pendidikan saat ini tidak hanya berkaitan dengan akses, tetapi juga kualitas, terutama dalam menghadapi perubahan zaman yang begitu cepat.</p>
<p>Dalam poin pertamanya, Benediktus menyoroti pentingnya membangun kembali budaya membaca di kalangan anak-anak.</p>
<p>Ia melihat adanya kecenderungan menurunnya minat baca akibat dominasi teknologi digital dan penggunaan gawai yang tidak terkontrol.</p>
<p>“Pertama, kita harus membudayakan kembali kebiasaan membaca buku literasi bagi anak-anak. Di era digital ini, minat baca anak-anak kita cenderung menurun. Padahal, membaca adalah jendela dunia,” tegasnya.</p>
<p>Ia mengajak semua pihak, mulai dari sekolah, pemerintah desa, hingga orang tua, untuk mengambil peran aktif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya minat baca.</p>
<p>“Saya mengajak seluruh sekolah, perpustakaan desa, dan orang tua untuk menyediakan buku-buku menarik serta menciptakan sudut baca yang nyaman. Mari jadikan membaca sebagai kebutuhan, bukan sekadar tugas sekolah,” lanjutnya.</p>
<p>Menurutnya, budaya literasi yang kuat akan melahirkan generasi yang kritis, kreatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.</p>
<p>Selain literasi, Benediktus juga menekankan pentingnya pendidikan karakter. Ia mengingatkan bahwa sistem pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada capaian akademik semata, tetapi juga harus membentuk kepribadian yang utuh.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/hardiknas-jadi-alarm-pendidikan-mabar-ketua-dprd-serukan-literasi-karakter-dan-kolaborasi-tiga-pilar/">Hardiknas Jadi Alarm Pendidikan Mabar, Ketua DPRD Serukan Literasi, Karakter, dan Kolaborasi Tiga Pilar</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Martinus Mitar Ingatkan Pendidikan Bukan Seremoni, Tapi Penentu Masa Depan</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/martinus-mitar-ingatkan-pendidikan-bukan-seremoni-tapi-penentu-masa-depan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 06:08:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Martinus Mitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=8576</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026 menjadi momentum...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/martinus-mitar-ingatkan-pendidikan-bukan-seremoni-tapi-penentu-masa-depan/">Martinus Mitar Ingatkan Pendidikan Bukan Seremoni, Tapi Penentu Masa Depan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026 menjadi momentum reflektif bagi berbagai pihak, termasuk kalangan legislatif di daerah. Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Martinus Mitar, memanfaatkan momen tersebut untuk menegaskan kembali pentingnya pemerataan akses pendidikan serta penguatan karakter generasi muda, khususnya di wilayah destinasi super prioritas Labuan Bajo.</p>
<p>Dalam keterangannya kepada awak media, politisi yang akrab disapa Martin itu menilai bahwa pembangunan sektor pendidikan tidak boleh hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok desa, termasuk daerah pesisir dan pegunungan yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan.</p>
<p>Ia menekankan bahwa semangat Hardiknas harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan, melainkan sebagai panggilan moral untuk seluruh elemen bangsa agar terus memperjuangkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas.</p>
<p>&#8220;Hardiknas bukan sekadar upacara. Ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa pendidikan adalah kunci membuka masa depan. Saya mengajak seluruh pelajar dan tenaga pendidik di Manggarai Barat untuk tidak pernah putus asa, meskipun tantangannya berat,&#8221; ujar Martinus Mitar di sela-sela kegiatan reses di Kecamatan Komodo.</p>
<p>Menurut Martinus, masih terdapat sejumlah persoalan mendasar yang menjadi pekerjaan rumah bersama dalam sektor pendidikan di Manggarai Barat.</p>
<p>Ia menyebutkan, kekurangan tenaga guru di daerah terpencil, terbatasnya akses internet untuk menunjang pembelajaran digital, serta minimnya sarana dan prasarana seperti ruang kelas yang layak, menjadi tantangan nyata yang harus segera diatasi.</p>
<p>Ia juga menyoroti kesenjangan kualitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan yang dinilai masih cukup tinggi. Kondisi ini, kata dia, berpotensi memperlebar ketimpangan sosial jika tidak ditangani secara serius dan berkelanjutan.</p>
<p>Sebagai wakil rakyat, Martinus menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada sektor pendidikan.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa DPRD memiliki peran strategis dalam memastikan alokasi anggaran pendidikan benar-benar tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kami di DPRD akan terus mendorong agar anggaran pendidikan lebih berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah terpencil. Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/martinus-mitar-ingatkan-pendidikan-bukan-seremoni-tapi-penentu-masa-depan/">Martinus Mitar Ingatkan Pendidikan Bukan Seremoni, Tapi Penentu Masa Depan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gebrakan Literasi! Ketua DPRD Manggarai Barat Bagikan 1.000 Buku di SDK Wae Medu</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/gebrakan-literasi-ketua-dprd-manggarai-barat-bagikan-1-000-buku-di-sdk-wae-medu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2026 02:14:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Benediktus Nurdin]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[SDK Wae Medu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=8360</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Ketua DPRD Manggarai Barat, Benediktus Nurdin, ST bersama istri melaksanakan kegiatan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/gebrakan-literasi-ketua-dprd-manggarai-barat-bagikan-1-000-buku-di-sdk-wae-medu/">Gebrakan Literasi! Ketua DPRD Manggarai Barat Bagikan 1.000 Buku di SDK Wae Medu</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, <a href="http://NTTNEWS.NET" target="_blank" rel="noopener">NTTNEWS.NET</a> &#8211;</strong> Ketua DPRD Manggarai Barat, Benediktus Nurdin, ST bersama istri melaksanakan kegiatan pembagian buku literasi di Sekolah Dasar Katolik (SDK) Wae Medu, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, <a href="http://NTT">NTT,</a> pada Selasa pagi (24/3/2026).</p>
<p>Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya penguatan budaya <a href="http://literasi">literasi</a> di tingkat sekolah dasar.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, total buku yang dibagikan mencapai kurang lebih 1.000 eksemplar. Buku-buku tersebut terdiri dari bahan bacaan untuk siswa serta buku panduan mengajar bagi guru, yang diharapkan dapat menunjang proses pembelajaran sekaligus meningkatkan minat baca peserta didik.</p>
<p>Dalam pernyataannya, Benediktus Nurdin menegaskan bahwa program pembagian buku ini merupakan bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan di Manggarai Barat, terutama dalam menghadapi tantangan rendahnya minat baca di kalangan siswa.</p>
<p>“Hari ini saya bersama istri membagi buku literasi bacaan dan panduan mengajar buat guru di SDK Wae Medu berjumlah kurang lebih 1000 buku. Kami melihat bahwa kebutuhan akan buku bacaan yang berkualitas masih sangat tinggi di sekolah-sekolah, khususnya di tingkat dasar. Karena itu, kami berinisiatif untuk turut membantu memenuhi kebutuhan tersebut,” ujarnya.</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di masa depan.</p>
<p>“Kami percaya bahwa peningkatan literasi adalah kunci utama dalam menciptakan generasi yang cerdas, kritis, dan mampu bersaing. Anak-anak harus dibiasakan membaca sejak dini, dan guru juga perlu didukung dengan bahan ajar yang memadai. Ini bukan hanya soal membagi buku, tetapi bagaimana kita membangun kebiasaan membaca yang berkelanjutan di lingkungan sekolah,” lanjutnya.</p>
<p>Selain itu, Benediktus Nurdin menegaskan komitmennya untuk terus mendorong program serupa agar dapat menjangkau lebih banyak sekolah di Manggarai Barat.</p>
<p>“Ke depan, kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini saja. Kami ingin menjangkau lebih banyak sekolah, terutama yang masih kekurangan fasilitas literasi. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar program peningkatan literasi ini bisa berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan,” tambahnya.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyempatkan diri berdialog dengan para guru serta meninjau kondisi sarana dan prasarana sekolah guna mengetahui secara langsung kebutuhan yang masih perlu mendapat perhatian.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Sekolah SDK Wae Medu, Erwin Pani Yordan, S.Pd menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Ketua DPRD Manggarai Barat beserta istri.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/gebrakan-literasi-ketua-dprd-manggarai-barat-bagikan-1-000-buku-di-sdk-wae-medu/">Gebrakan Literasi! Ketua DPRD Manggarai Barat Bagikan 1.000 Buku di SDK Wae Medu</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inovasi Karya Anak Daerah, SMAN 3 Kupang Integrasikan AI untuk Tingkatkan Mutu Guru</title>
		<link>https://nttnews.net/pendidikan/inovasi-karya-anak-daerah-sman-3-kupang-integrasikan-ai-untuk-tingkatkan-mutu-guru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 04:55:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[SEKOLAH MENENGAH ATAS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=7804</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, NTTNEWS.NET &#8211; SMA Negeri 3 Kupang semakin memantapkan langkahnya dalam transformasi digital pendidikan dengan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/pendidikan/inovasi-karya-anak-daerah-sman-3-kupang-integrasikan-ai-untuk-tingkatkan-mutu-guru/">Inovasi Karya Anak Daerah, SMAN 3 Kupang Integrasikan AI untuk Tingkatkan Mutu Guru</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, <a href="http://NTTNEWS.NET" target="_blank" rel="noopener">NTTNEWS.NET</a> &#8211;</strong> SMA Negeri 3 Kupang semakin memantapkan langkahnya dalam transformasi digital pendidikan dengan menjalin kolaborasi strategis bersama startup teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) lokal asal Nusa Tenggara Timur, PT AITI Global Nexus.</p>
<p>Kolaborasi ini diarahkan untuk mengintegrasikan teknologi AI ke dalam sistem pembelajaran sekolah guna memperkuat penerapan pembelajaran mendalam (deep learning), khususnya dalam mendukung kinerja dan kreativitas para guru.</p>
<p>Inisiatif inovatif tersebut menjadi poin utama dalam kegiatan In House Training (IHT) bertajuk “Refleksi Pembelajaran Mendalam Semester Ganjil dan Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester Genap” yang digelar di SMA Negeri 3 Kupang, Kamis (18/12/2025). Pada sesi utama, para peserta difokuskan pada tema “Optimalisasi Penggunaan AI dalam Mendukung Pembelajaran Mendalam”.</p>
<p>Kepala SMA Negeri 3 Kupang, Ishak D. E. Balbesi, S.Pd., menegaskan bahwa pemanfaatan AI merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan pendidikan di era digital yang semakin kompleks.</p>
<p>Menurutnya, teknologi tidak boleh dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai alat bantu yang memudahkan guru menjalankan tugas utama sebagai pendidik.</p>
<p>“Semangat kami adalah membantu guru-guru agar tidak lagi terbebani oleh urusan administratif yang menyita waktu dan energi. Dengan integrasi AI dalam sistem pembelajaran di SMAN 3 Kupang, guru dapat lebih fokus pada esensi mendidik, yakni mendampingi tumbuh kembang nalar, kreativitas, dan karakter siswa secara lebih personal,” ujar Ishak.</p>
<p>Ia menambahkan, pemanfaatan AI juga sejalan dengan visi sekolah untuk menciptakan pembelajaran yang adaptif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di NTT.</p>
<p>Hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut, Direktur PT AITI Global Nexus, Albert Gideon Sinlae, didampingi anggota timnya, Olif Dian Putra Lalus dan Fransisko Andre Djemalu.</p>
<p>Sebagai startup teknologi berbasis AI yang lahir dari NTT, AITI Global Nexus membawa misi besar untuk membuktikan bahwa inovasi teknologi mutakhir juga dapat tumbuh dan berkembang dari daerah.</p>
<p>Albert menjelaskan bahwa sistem AI yang dikembangkan perusahaannya dirancang sebagai asisten cerdas bagi guru, mulai dari perencanaan pembelajaran, analisis kebutuhan siswa, hingga penyusunan perangkat ajar yang sesuai dengan prinsip pembelajaran mendalam.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/pendidikan/inovasi-karya-anak-daerah-sman-3-kupang-integrasikan-ai-untuk-tingkatkan-mutu-guru/">Inovasi Karya Anak Daerah, SMAN 3 Kupang Integrasikan AI untuk Tingkatkan Mutu Guru</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PMKRI Ende Sindir Bupati Benediktus: Tak Paham Fiskal, Asal Bicara Soal Dana Pendidikan dan Kesehatan!</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/pmkri-ende-sindir-bupati-benediktus-tak-paham-fiskal-asal-bicara-soal-dana-pendidikan-dan-kesehatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 06:44:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Benediktus Tote Badeoda]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[PMKRI Cabang Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=7296</guid>

					<description><![CDATA[<p>ENDE, NTTNEWS.NET &#8211; Pernyataan Bupati Ende, Benediktus Tote Badeoda, yang sempat viral beberapa waktu lalu...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/pmkri-ende-sindir-bupati-benediktus-tak-paham-fiskal-asal-bicara-soal-dana-pendidikan-dan-kesehatan/">PMKRI Ende Sindir Bupati Benediktus: Tak Paham Fiskal, Asal Bicara Soal Dana Pendidikan dan Kesehatan!</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ENDE, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Pernyataan Bupati Ende, Benediktus Tote Badeoda, yang sempat viral beberapa waktu lalu karena menyebut dana pendidikan dan kesehatan tak perlu bergantung pada pemerintah pusat, menuai kritik tajam dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ende.</p>
<p>Ketua PMKRI Cabang Ende, Daniel Sakut Turot, menilai pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Bupati Benediktus tidak memiliki karakter wawasan governmental atau govermentif yang semestinya dimiliki oleh seorang kepala daerah.</p>
<p>“Pemimpin yang memiliki karakter wawasan govermentif mestinya memahami kondisi fiskal Pemerintah Daerah Kabupaten Ende,” tegas Daniel dalam siaran pers yang diterima redaksi pada Kamis, 23 Oktober 2025.</p>
<p>Menurutnya, ketergantungan fiskal Kabupaten Ende terhadap pemerintah pusat sangat tinggi. Sumber pendapatan utama daerah sebagian besar berasal dari Dana Perimbangan (DP) yang mencakup Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH). Ketiganya merupakan transfer dari pemerintah pusat.</p>
<p>“Kalau Bupati Ende Benediktus Tote Badeoda memahami alur fiskal keuangan daerah, maka tidak perlu melontarkan pernyataan prematur macam itu. Karena dua aspek yakni pendidikan dan kesehatan justru menjadi fokus misi program pemerintah pusat era Prabowo–Gibran,” ujar Daniel menegaskan.</p>
<p>Ia menilai, pernyataan Bupati bahwa Kabupaten Ende tidak membutuhkan dana dari pemerintah pusat di sektor pendidikan dan kesehatan adalah bentuk ketidakpahaman terhadap sistem keuangan daerah.</p>
<p>“Pernyataan itu justru membuktikan bahwa Bupati Ende tidak sanggup memahami mekanisme alur keuangan daerah dan lemahnya akses politik beliau dengan pemerintah pusat,” ungkap Daniel.</p>
<p>Lebih lanjut, Daniel menduga pernyataan tersebut menunjukkan ketidakmampuan Bupati Ende dalam menjemput program nasional seperti Krisna—khususnya yang berkaitan dengan bidang pendidikan dan kesehatan—untuk dibawa ke daerah.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/pmkri-ende-sindir-bupati-benediktus-tak-paham-fiskal-asal-bicara-soal-dana-pendidikan-dan-kesehatan/">PMKRI Ende Sindir Bupati Benediktus: Tak Paham Fiskal, Asal Bicara Soal Dana Pendidikan dan Kesehatan!</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FGD Disdikpora Manggarai Barat Gagas Transformasi Pendidikan Dua Dekade ke Depan</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/fgd-disdikpora-manggarai-barat-gagas-transformasi-pendidikan-dua-dekade-ke-depan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Oct 2025 12:51:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Marianus Mantovanny Tapung]]></category>
		<category><![CDATA[Pemateri]]></category>
		<category><![CDATA[Unika St. Paulus Ruteng]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanes Hani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=7245</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Manggarai Barat menggelar kegiatan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/fgd-disdikpora-manggarai-barat-gagas-transformasi-pendidikan-dua-dekade-ke-depan/">FGD Disdikpora Manggarai Barat Gagas Transformasi Pendidikan Dua Dekade ke Depan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Manggarai Barat menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan Peta Jalan Pendidikan Manggarai Barat 2025–2045, Jumat (10/10/2025), bertempat di Aula Kantor Disdikpora Manggarai Barat.</p>
<p>Kegiatan dimulai pukul 09.00 WITA dan dihadiri para guru, kepala sekolah, akademisi, pemerhati pendidikan, serta perwakilan Universitas Katolik Indonesia (UNIKA) Santu Paulus Ruteng.</p>
<p>FGD ini merupakan bagian dari upaya strategis dan visioner Disdikpora Manggarai Barat di bawah kepemimpinan Drs. Yohanes Hani, M.Pd., untuk menyiapkan arah pembangunan pendidikan yang adaptif terhadap tantangan masa depan, terutama dalam konteks kawasan wisata super prioritas Labuan Bajo.</p>
<p>“Penyusunan peta jalan ini adalah langkah penting untuk memastikan pendidikan di Manggarai Barat tumbuh sesuai kebutuhan pembangunan daerah dan tantangan global. Kami ingin generasi muda kita memiliki kompetensi unggul namun tetap berakar pada budaya lokal,” ujar Drs. Yohanes Hani, M.Pd.</p>
<p>Langkah penyusunan peta jalan ini dilakukan melalui kerja sama dengan UNIKA Santu Paulus Ruteng, yang berperan dalam kajian akademik dan penyusunan materi kebijakan.</p>
<p>Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan pada 18 Juli 2025 sebagai tahap awal penjaringan gagasan.</p>
<p>Salah satu pemateri utama, Dr. Marianus Mantovanny Tapung, S.Fil., M.Pd., dalam paparannya menjelaskan bahwa peta jalan ini disusun berdasarkan kajian ilmiah, data empiris, dan kebutuhan faktual di lapangan.</p>
<p>Ia menegaskan pentingnya visi bersama yang kuat untuk menjadikan pendidikan Manggarai Barat lebih bermutu dan berdaya saing global.</p>
<p>“Kita diajak berpikir bersama: bagaimana cara kita mencapai mimpi pendidikan Manggarai Barat yang bermutu? Semua rencana aksi yang disusun di sini haruslah konkret, bisa dijalankan, dan menjawab masalah yang nyata,” tegas Dr. Marianus di hadapan para peserta FGD.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Dr. Marianus memaparkan bahwa visi pembangunan pendidikan Manggarai Barat 2025–2045 adalah “Transformasi pendidikan untuk generasi Manggarai Barat yang berakar pada budaya dan unggul dalam kompetensi global.”</p>
<p>Visi tersebut lahir dari proses analisis mendalam terhadap kondisi pendidikan daerah, tantangan lokal, serta tuntutan dunia kerja masa depan.</p>
<p>Ada empat misi utama yang menjadi dasar transformasi pendidikan Manggarai Barat:</p>
<p>1. Memastikan akses dan pemerataan pendidikan berkualitas bagi seluruh anak.</p>
<p>2. Meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran secara fundamental dan berkelanjutan.</p>
<p>3. Menyelaraskan sistem pendidikan dengan kebutuhan pembangunan daerah serta tuntutan dunia kerja global.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/fgd-disdikpora-manggarai-barat-gagas-transformasi-pendidikan-dua-dekade-ke-depan/">FGD Disdikpora Manggarai Barat Gagas Transformasi Pendidikan Dua Dekade ke Depan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Deli Indonesia Salurkan Bantuan CSR ke 14 Sekolah di Pulau Komodo</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/deli-indonesia-salurkan-bantuan-csr-ke-14-sekolah-di-pulau-komodo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2025 05:36:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Deli Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pembagian Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Komodo]]></category>
		<category><![CDATA[Salurkan Bantuan CSR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=7090</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Pulau Komodo dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia. Namun, di balik...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/deli-indonesia-salurkan-bantuan-csr-ke-14-sekolah-di-pulau-komodo/">Deli Indonesia Salurkan Bantuan CSR ke 14 Sekolah di Pulau Komodo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; </strong>Pulau Komodo dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia. Namun, di balik keindahannya, masih terdapat tantangan besar dalam sektor pendidikan. Akses menuju sekolah sering kali terhambat oleh keterbatasan transportasi dan infrastruktur.</p>
<p>Beberapa sekolah bahkan beroperasi dengan fasilitas seadanya, mulai dari ruang kelas yang minim peralatan hingga terbatasnya ketersediaan alat tulis. Kondisi ini membuat anak-anak di daerah tersebut kerap kesulitan mendapatkan sarana belajar yang memadai.</p>
<p>“Banyak siswa kami harus berjalan jauh setiap hari untuk sampai ke sekolah, melewati jalur yang sulit. Kondisi ini jelas menjadi tantangan bagi kelancaran proses belajar-mengajar. Karena itu, dukungan dari pihak swasta sangat berarti bagi anak-anak di sini,” ujar salah satu guru di Pulau Komodo pada Rabu, 17 September 2025.</p>
<p>Melihat situasi tersebut, Deli Indonesia memilih Pulau Komodo sebagai lokasi penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR). Program ini bertujuan memperluas jangkauan manfaat hingga ke daerah terpencil, sekaligus memberikan dorongan semangat kepada siswa agar tidak putus asa dalam menempuh pendidikan.</p>
<p>Sebagai wujud nyata komitmen, Deli Indonesia menyalurkan bantuan berupa alat tulis kepada 14 sekolah di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut mencakup kurang lebih 6.000 paket donasi dengan total nilai mencapai Rp1,2 miliar yang disalurkan langsung kepada siswa-siswi penerima manfaat.</p>
<p>“Pendidikan adalah fondasi penting untuk masa depan anak-anak Indonesia. Kami percaya bahwa setiap anak, di mana pun mereka berada, berhak mendapatkan dukungan untuk belajar dengan baik. Melalui program CSR ini, kami ingin memastikan semangat belajar anak-anak di Pulau Komodo tetap terjaga, meskipun mereka berada jauh dari pusat kota,” kata Ronny Rachmadani, Brand Manager Deli Indonesia, saat penyerahan bantuan.</p>
<p>Distribusi bantuan dilakukan sepanjang September 2025 secara bertahap. Tim Deli Indonesia turun langsung ke sekolah-sekolah penerima manfaat untuk memastikan penyaluran berjalan dengan baik. Selain menyerahkan paket, tim juga berinteraksi dengan siswa dan guru, menumbuhkan motivasi serta semangat baru bagi anak-anak agar terus mengejar cita-cita.</p>
<p>“Program CSR ini merupakan bagian dari komitmen Deli Indonesia untuk mendukung pendidikan anak-anak Indonesia. Langkah sederhana seperti menyediakan alat tulis dapat memberikan dampak besar dalam meningkatkan semangat belajar, khususnya bagi anak-anak di daerah terpencil. Harapan kami, program ini menjadi penyemangat agar mereka tidak berhenti bermimpi,” tambah Ronny.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/deli-indonesia-salurkan-bantuan-csr-ke-14-sekolah-di-pulau-komodo/">Deli Indonesia Salurkan Bantuan CSR ke 14 Sekolah di Pulau Komodo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Demi Sekolah, Siswa di Manggarai Timur Tantang Derasnya Arus Sungai</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/demi-sekolah-siswa-di-manggarai-timur-tantang-derasnya-arus-sungai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2025 04:04:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Dasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=6728</guid>

					<description><![CDATA[<p>BORONG, NTTNEWS.NET &#8211; Setiap pagi, belasan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satap Benteng Sipi asal...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/demi-sekolah-siswa-di-manggarai-timur-tantang-derasnya-arus-sungai/">Demi Sekolah, Siswa di Manggarai Timur Tantang Derasnya Arus Sungai</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BORONG, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Setiap pagi, belasan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satap Benteng Sipi asal Dusun Baja, Desa Benteng Pau, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus mempertaruhkan keselamatan demi menuntut ilmu.</p>
<p>Sekolah mereka terletak di Kampung Nio, Desa Golo Wuas, sekitar empat kilometer dari rumah. Perjalanan menuju sekolah bukan sekadar melelahkan, tetapi juga berbahaya. Mereka harus menyeberangi Sungai Wae Pekas, yang menjadi satu-satunya jalur penghubung, dengan ketinggian air rata-rata 30 sentimeter.</p>
<p>Bila musim hujan tiba, situasi menjadi jauh lebih mengkhawatirkan. Arus sungai menguat, ketinggian air bisa mencapai tiga meter, dan tak jarang memutus total akses menuju sekolah.</p>
<p>“Kalau sudah banjir besar, kami tidak berani lewat. Lebih baik libur saja di rumah,” kata Denis (15), siswa kelas IX asal Dusun Baja, Sabtu (13/8/2025).</p>
<p>Denis menuturkan, ia dan teman-temannya selalu berangkat pagi-pagi buta dengan berjalan kaki. Setiba di tepi sungai, mereka mengganti seragam sekolah dengan pakaian biasa agar tidak basah.</p>
<p>“Kami dari rumah tidak pakai sepatu, pakai baju biasa dulu. Kalau sudah seberang baru ganti seragam sekolah,” ujarnya.</p>
<p>Namun, rasa was-was tak pernah hilang, apalagi saat hujan deras.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/demi-sekolah-siswa-di-manggarai-timur-tantang-derasnya-arus-sungai/">Demi Sekolah, Siswa di Manggarai Timur Tantang Derasnya Arus Sungai</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
