<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Stie Karya Ruteng &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/tag/stie-karya-ruteng/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Jun 2025 12:54:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>Stie Karya Ruteng &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dosen kampus STIE Karya Ruteng Bantah Dugaan Pengancaman, Ini Faktanya!</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/dosen-kampus-stie-karya-ruteng-bantah-dugaan-pengancaman-ini-faktanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2025 12:54:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Intimidasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Stie Karya Ruteng]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=6308</guid>

					<description><![CDATA[<p>RUTENG, NTTNEWS.NET &#8211; Dosen kampus STIE Karya Ruteng, Theobaldus Nik Deki membantah dugaan pengancaman yang...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/dosen-kampus-stie-karya-ruteng-bantah-dugaan-pengancaman-ini-faktanya/">Dosen kampus STIE Karya Ruteng Bantah Dugaan Pengancaman, Ini Faktanya!</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RUTENG, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Dosen kampus STIE Karya Ruteng, Theobaldus Nik Deki membantah dugaan pengancaman yang dilakukannya kepada wartawan media online Obor Timur, Gordi Jamat, pada Senin (09/06/2025) sore.</p>
<p>Saat di wawancara sejumlah wartawan di Polres Manggarai, Nik Deki mengatakan bahwa kedatangannya di Polres Manggarai pada Selasa (10/06/2025) pagi terkait dengan judul berita media Obor Timur yang berjudul &#8216;Bongkar kebohongan Nik Deki ! Fakta Tersembunyi Sengketa Dosen STIE Karya Ruteng&#8217;.</p>
<p>Ia mengaku merasa keberatan karena isi berita dan judul berita tersebut.</p>
<p>&#8220;kami sepakat untuk mengklarifikasi berita yang dimuat oleh media obor timur. Kami meminta supaya media mengubah pernyataan itu dengan menambah judulnya itu, harus ada kata Lusian, saya berbohong karena itukan pernyataan dia (Lusian)&#8221;, ujarnya.</p>
<p>Karena kata Nik Deki,  yang ada di dalam isi berita tersebut, itu tidak ada pernyataan Lusian bahwa dirinya (Nik Deki) berbohong. Sehingga ia menganjurkan dan meminta kepada media obor timur untuk mengubah format atau redaksi dari judul itu dengan menambahkan kata Lusian.</p>
<p>&#8220;Dari sisi dialog ini tadi, kami bersepakat dan difasilitasi oleh Polres tadi bahwa, pihak dari media obor timur akan melakukan sidang redaksi untuk mempertimbangkan apa yang menjadi keberatan kami&#8221;, kata Nik Deki</p>
<p>Dikatakannya, dalam dialog dengan Wartawan Media Obor Timur diruang SPKT Polres Manggarai, telah clear.</p>
<p>&#8220;Saya menjelaskan, saya tidak mengancam dan pernyataan kalau tidak bersedia dan kami ingin mencari, mencari dalam maksud untuk bertanya apa maksud dari pemberitaanya&#8221;, ungkap Nik Deki</p>
<p>&#8220;Saya ingin sampaikan bahwa keberatan saya itu lebih karena berita itu terlalu tendensius, dan menyerang saya secara pribadi&#8221;, tambahnya</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/dosen-kampus-stie-karya-ruteng-bantah-dugaan-pengancaman-ini-faktanya/">Dosen kampus STIE Karya Ruteng Bantah Dugaan Pengancaman, Ini Faktanya!</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Ancam Wartawan Usai Disorot Soal Sengketa Dosen, Nik Deki Bungkam Kritik dengan Klarifikasi yang Dipertanyakan</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/diduga-ancam-wartawan-usai-disorot-soal-sengketa-dosen-nik-deki-bungkam-kritik-dengan-klarifikasi-yang-dipertanyakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2025 12:36:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Ancam]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Ruteng]]></category>
		<category><![CDATA[Stie Karya Ruteng]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=6305</guid>

					<description><![CDATA[<p>RUTENG, NTTNEWS.NET &#8211; Teobaldus Nik Deki, dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Karya Ruteng yang...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/diduga-ancam-wartawan-usai-disorot-soal-sengketa-dosen-nik-deki-bungkam-kritik-dengan-klarifikasi-yang-dipertanyakan/">Diduga Ancam Wartawan Usai Disorot Soal Sengketa Dosen, Nik Deki Bungkam Kritik dengan Klarifikasi yang Dipertanyakan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RUTENG, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Teobaldus Nik Deki, dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Karya Ruteng yang juga bertindak sebagai kuasa Yayasan dalam sengketa hukum melawan dosen Lucian, memberikan klarifikasi terkait dugaan pengancaman terhadap wartawan media Obortimur.</p>
<p>Dugaan pengancaman ini muncul setelah pemberitaan media tersebut mengenai sengketa dosen di STIE Karya Ruteng.</p>
<p>Sebelumnya, pada 9 Juni 2025, media Obortimur menerbitkan laporan investigatif berjudul &#8220;Bongkar Kebohongan Nik Deki! Fakta Tersembunyi dalam Sengketa Dosen STIE Karya Ruteng&#8221;.</p>
<p>Laporan tersebut memicu respons keras dari pihak Nik Deki, yang merasa pemberitaan tersebut tidak akurat.</p>
<p>Dalam klarifikasinya di Polres Manggarai pada Selasa (10/6/2025), Nik Deki membantah tuduhan pengancaman.</p>
<p>Ia mengaku hanya ingin mengundang wartawan tersebut untuk bertemu guna klarifikasi terkait pemberitaan yang dimuat. Nik Deki menjelaskan bahwa permintaan pertemuan itu merupakan desakan dari keluarganya.</p>
<p>&#8220;Tidak ada maksud mengancam. Saya hanya minta ketemu. Dia bilang siap, tapi saya tunggu-tunggu tidak datang. Saya bilang, kalau tidak mau ketemu, kami yang pergi ketemu ite,&#8221; ujar Nik Deki.</p>
<p>Menurut Nik Deki, kalimat yang diucapkannya tersebut dianggap sebagai ancaman oleh wartawan Obortimur, Gordi Jamat, meskipun ia merasa tidak menyampaikannya dengan nada yang menakutkan.</p>
<p>“Itu menurut dia ancaman. Tapi saya tidak merasa begitu. Kami ini saling kenal dengan teman-teman media juga,” tambahnya.</p>
<p>Isi Rekaman dan Nada Intimidatif Dipertanyakan</p>
<p>Namun, klarifikasi Nik Deki dibantah keras oleh wartawan Obortimur, Gordi Jamat, yang mengaku memiliki rekaman percakapan yang menunjukkan adanya tekanan dan nada intimidatif.</p>
<p>Gordi menuturkan bahwa dalam rekaman tersebut, Nik Deki menyatakan, &#8220;Kita perlu bertemu. Kalau Ase tidak mau bertemu, kami yang pergi cari kraeng.&#8221;</p>
<p>Gordi menganggap kalimat tersebut mengandung makna ajakan paksa dan konfrontatif, bukan sekadar permintaan biasa.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/diduga-ancam-wartawan-usai-disorot-soal-sengketa-dosen-nik-deki-bungkam-kritik-dengan-klarifikasi-yang-dipertanyakan/">Diduga Ancam Wartawan Usai Disorot Soal Sengketa Dosen, Nik Deki Bungkam Kritik dengan Klarifikasi yang Dipertanyakan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kontroversi Sengketa Dosen dan Yayasan STIE Karya: Klarifikasi Nik Deki atas Pemberitaan Media</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/kontroversi-sengketa-dosen-dan-yayasan-stie-karya-klarifikasi-nik-deki-atas-pemberitaan-media/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2025 11:59:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Manggarai]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Stie Karya Ruteng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=6301</guid>

					<description><![CDATA[<p>RUTENG, NTTNEWS.NET &#8211; Sengketa antara Yayasan Perguruan Tinggi Tunas Karya dengan salah seorang dosen bernama...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/kontroversi-sengketa-dosen-dan-yayasan-stie-karya-klarifikasi-nik-deki-atas-pemberitaan-media/">Kontroversi Sengketa Dosen dan Yayasan STIE Karya: Klarifikasi Nik Deki atas Pemberitaan Media</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RUTENG, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Sengketa antara Yayasan Perguruan Tinggi Tunas Karya dengan salah seorang dosen bernama Lusian Moa saat ini tengah bergulir dan menjadi perhatian publik.</p>
<p>Persoalan ini bahkan telah melalui proses mediasi tripartit oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Manggarai sebanyak tiga kali.</p>
<p>Dalam proses mediasi tersebut, pihak Yayasan belum dapat hadir secara langsung. Oleh karena itu, Nik Deki—yang menjabat sebagai Kepala Lembaga Penjamin Mutu (LPM) STIE Karya Ruteng—ditunjuk secara resmi untuk mewakili Yayasan dan kampus melalui surat kuasa.</p>
<p>“Karena Yayasan belum bisa hadir, saya mendapat surat kuasa dari Yayasan untuk mewakili Yayasan dan kampus. Surat kuasa itu menjadi legal standing saya dalam memberikan pendapat,” jelas Nik Deki, pada Senin malam (9/6).</p>
<p>Sebagai penerima kuasa, Nik Deki menghadiri mediasi dan juga menanggapi berbagai pemberitaan media terkait kasus ini.</p>
<p>Ia mengaku telah beberapa kali menyampaikan klarifikasi, namun tidak seluruh klarifikasinya dimuat secara utuh oleh media.</p>
<p>“Saya membuat klarifikasi atas pemberitaan yang cenderung menyudutkan Yayasan dan kampus. Sayangnya, beberapa klarifikasi kami tidak dimuat utuh oleh media yang kami tanggapi,” ungkapnya.</p>
<p>Nik Deki menekankan pentingnya prinsip jurnalisme yang berimbang dan tidak memihak.</p>
<p>Ia menilai sejumlah pemberitaan—khususnya dari media daring obortimur.com—tidak memenuhi prinsip tersebut.</p>
<p>“Saya menilai berita yang ditulis oleh obortimur.com cenderung memihak. Saya sering berkomunikasi dengan wartawan media tersebut dan bahkan mengoreksi berita yang keliru. Misalnya, dalam berita bertanggal 4 Juni 2025, disebutkan bahwa saya ‘mengklaim’ diri sebagai pihak yang bertanggung jawab. Saya sudah mengoreksi bahwa saya berbicara berdasarkan surat kuasa, bukan klaim pribadi,” katanya.</p>
<p>Puncak kekesalan Nik Deki muncul setelah media yang sama memuat berita dengan judul yang ia nilai menyerang secara pribadi: “Bongkar Kebohongan Nik Deki! Fakta Tersembunyi Sengketa Dosen STIE Karya Ruteng” yang tayang pada Senin, 9 Juni 2025.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/kontroversi-sengketa-dosen-dan-yayasan-stie-karya-klarifikasi-nik-deki-atas-pemberitaan-media/">Kontroversi Sengketa Dosen dan Yayasan STIE Karya: Klarifikasi Nik Deki atas Pemberitaan Media</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kuasa STIE Karya Ruteng Diduga Ancam Wartawan di Manggarai</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/kuasa-stie-karya-ruteng-diduga-ancam-wartawan-di-manggarai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2025 12:58:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Intimadasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Manggarai]]></category>
		<category><![CDATA[Stie Karya Ruteng]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=6281</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Ancaman terhadap wartawan Obortimur.com, Gordi Jamat, diduga dilakukan oleh Teobaldus Nik...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/kuasa-stie-karya-ruteng-diduga-ancam-wartawan-di-manggarai/">Kuasa STIE Karya Ruteng Diduga Ancam Wartawan di Manggarai</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Ancaman terhadap wartawan Obortimur.com, Gordi Jamat, diduga dilakukan oleh Teobaldus Nik Deki, sosok yang diberi kuasa oleh Yayasan STIE Karya Ruteng dalam sengketa hukum antara yayasan tersebut dan salah satu dosennya, Lucius Proja Moa.</p>
<p>Ancaman ini mencuat usai Obortimur.com menerbitkan artikel berjudul &#8220;Bongkar Kebohongan Nik Deki! Fakta Tersembunyi Sengketa Dosen STIE Karya Ruteng&#8221;.</p>
<p>Menurut keterangan Gordi Jamat, Nik Deki menghubunginya langsung melalui sambungan telepon pada Senin (9/6/2025) sore.</p>
<p>Dalam rekaman percakapan yang telah diserahkan kepada redaksi, terdengar suara yang diduga Nik Deki mengucapkan kalimat bernada mengintimidasi: “Kalau tidak, jangan sampai kami yang cari kau nanti.”</p>
<p>Pernyataan tersebut, menurut Gordi, memiliki nada ancaman dan membuatnya merasa tidak aman.</p>
<p>&#8220;Dia awalnya meminta bertemu, tapi kemudian justru mengancam akan mencari saya bersama keluarganya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Karena merasa keselamatannya terancam, Gordi menolak pertemuan tersebut, namun tetap menyatakan terbuka untuk memberikan ruang klarifikasi secara resmi melalui jalur yang sesuai.</p>
<p><strong>Dugaan Pelanggaran Hukum</strong></p>
<p>Tindakan yang diduga dilakukan oleh Nik Deki berpotensi melanggar Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan yang dapat dikategorikan sebagai ancaman.</p>
<p>Selain itu, tindakan intimidatif terhadap jurnalis juga dapat dianggap sebagai bentuk pembungkaman terhadap kebebasan pers yang dijamin oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.</p>
<p>Pelanggaran terhadap prinsip kemerdekaan pers bukanlah hal yang dapat disepelekan. Jurnalis memegang peran penting dalam menyampaikan informasi secara akurat dan menjalankan fungsi kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/kuasa-stie-karya-ruteng-diduga-ancam-wartawan-di-manggarai/">Kuasa STIE Karya Ruteng Diduga Ancam Wartawan di Manggarai</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
