<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tragedi &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/tag/tragedi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Sep 2025 01:56:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>Tragedi &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tragedi di Garis Finis Tour de EnTeTe: Pelajar Tewas, Satu Pengendara Luka Berat</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/tragedi-di-garis-finis-tour-de-entete-pelajar-tewas-satu-pengendara-luka-berat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 01:56:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Garis Finis]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de EnTeTe]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=7121</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Euforia pesta olahraga Tour de EnTeTe di Manggarai Barat mendadak berubah...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/tragedi-di-garis-finis-tour-de-entete-pelajar-tewas-satu-pengendara-luka-berat/">Tragedi di Garis Finis Tour de EnTeTe: Pelajar Tewas, Satu Pengendara Luka Berat</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Euforia pesta olahraga Tour de EnTeTe di Manggarai Barat mendadak berubah menjadi duka mendalam. Alih-alih menjadi kebanggaan daerah, ajang bergengsi ini justru menyisakan tragedi memilukan.</p>
<p>Seorang pelajar asal Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, meregang nyawa setelah sepeda motor yang dikendarainya menghantam sebuah pick up yang diduga diparkir menutup ruas jalan tepat di depan Kantor Bupati Manggarai Barat, persis di garis finis Tour de EnTeTe.</p>
<p>Peristiwa maut itu terjadi pada Minggu (21/9/2025) dini hari, sekitar pukul 02.50 WITA. Korban, pelajar kelas 12, mengendarai sepeda motor KLX hitam dengan kecepatan sedang. Tanpa sempat menghindar, motornya menghantam keras mobil pick up yang melintang menutup jalan. Benturan tersebut membuat korban meninggal dunia di tempat kejadian.</p>
<p>Ironisnya, insiden serupa kembali terjadi di lokasi yang sama hanya berselang waktu singkat. Seorang pengendara CBR putih juga menabrak kendaraan tersebut dan mengalami luka berat. Saat ini, ia tengah mendapat perawatan intensif di RS Siloam Labuan Bajo.</p>
<p>Dua kecelakaan berturut-turut di titik yang sama kian mempertegas betapa berbahayanya penutupan jalan tanpa pengaturan memadai.</p>
<p>Kapolres Manggarai Barat, melalui Kasat Lantas Polres Mabar, AKP I Made Supartha Purnama, S.Sos, membenarkan peristiwa tragis itu.</p>
<p>“Kami sedang mendalami peristiwa ini. Untuk sementara, lima orang sudah dimintai keterangan, termasuk pengendara pick up. Semuanya akan kami periksa dan kami dalami,” ungkap AKP I Made Supartha Purnama, Senin (22/9/2025).</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/tragedi-di-garis-finis-tour-de-entete-pelajar-tewas-satu-pengendara-luka-berat/">Tragedi di Garis Finis Tour de EnTeTe: Pelajar Tewas, Satu Pengendara Luka Berat</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tragedi di Perairan Talibura, Umar Ditemukan Meninggal Dunia</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/tragedi-di-perairan-talibura-umar-ditemukan-meninggal-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jul 2024 05:00:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Baco Umar]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sikka]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Perairan Talibura]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR Gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=3224</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAUMERE, NTTNEWS.NET &#8211; Sebuah peristiwa tragis di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, ketika Tim...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/tragedi-di-perairan-talibura-umar-ditemukan-meninggal-dunia/">Tragedi di Perairan Talibura, Umar Ditemukan Meninggal Dunia</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAUMERE, NTTNEWS.NET &#8211; </strong>Sebuah peristiwa tragis di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, ketika Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad seorang nelayan yang hilang, Baco Umar, pada Jumat (19/07/2024).</p>
<p>Baco Umar, seorang pria berusia 55 tahun, telah berangkat melaut sejak pukul 05.00 Wita pada tanggal 18 Juli 2024. Pada pukul 11.00 Wita, keluarga korban dan beberapa saksi masih melihat Baco sedang mengangkat pukat di perairan tersebut.</p>
<p>Namun, hingga menjelang sore, Baco belum juga kembali ke rumah. Khawatir dengan keberadaannya, keluarga dan kepala desa segera mengorganisir pencarian.</p>
<p>Kepala Kantor SAR Maumere, Supriyanto Ridwan, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian dari Kepala Dusun Desa Henga pada tanggal 19 Juli.</p>
<p>Setelah mendapatkan informasi ini, tim SAR segera diberangkatkan ke lokasi kejadian pada pukul 20.20 Wita tanggal 18 Juli. Operasi pencarian melibatkan peralatan selam, rubber boat, dan dibantu oleh satu unit perahu nelayan.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/tragedi-di-perairan-talibura-umar-ditemukan-meninggal-dunia/">Tragedi di Perairan Talibura, Umar Ditemukan Meninggal Dunia</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tragedi di Balik Evakuasi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Pengungsi Maria Pene Hayon Meninggal Dunia</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/tragedi-di-balik-evakuasi-gunung-lewotobi-laki-laki-pengungsi-maria-pene-hayon-meninggal-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jan 2024 15:35:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[di Balik Evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[di Flores Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Lewotobi]]></category>
		<category><![CDATA[Laki-laki]]></category>
		<category><![CDATA[Maria Pene Hayon]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungsi]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=1045</guid>

					<description><![CDATA[<p>LARANTUKA, NTTNEWS.NET &#8211; Sebuah kisah yang menyayat hati terungkap ketika salah satu pengungsi, Maria Pene Hayon...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/tragedi-di-balik-evakuasi-gunung-lewotobi-laki-laki-pengungsi-maria-pene-hayon-meninggal-dunia/">Tragedi di Balik Evakuasi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Pengungsi Maria Pene Hayon Meninggal Dunia</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LARANTUKA, NTTNEWS.NET &#8211; </strong>Sebuah kisah yang menyayat hati terungkap ketika salah satu pengungsi, Maria Pene Hayon (69), akibat erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki, meninggal dunia pada Kamis malam di Rumah Sakit St. Gabriel Kewapante, Maumere, Kabupaten Sikka.</p>
<p>Maria Pene Hayon, warga Desa Nobo, Kecamatan Ile Bura, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebelumnya mengungsi bersama keluarganya di posko Kantor Desa Konga selama dua pekan.</p>
<p>Saat dikonfirmasi, menantu almarhum, Maria Yana, mengungkapkan bahwa Maria Pene Hayon mengidap penyakit pernafasan, yaitu Asma.</p>
<p>Yana menjelaskan bahwa ibu mertuanya rentan terhadap cuaca dingin. Ketika Gunung Lewotobi Api Laki-Laki meningkat statusnya pada awal Januari 2024, warga desa dievakuasi ke lokasi pengungsian. Namun, di lokasi pengungsian, Maria Pene Hayon hanya diberikan satu lembar tikar tipis sebagai alas tidur di lantai kantor desa Konga, dengan kondisi cuaca yang sangat dingin.</p>
<p>&#8220;Malam pertama mama sudah mulai mengeluh dada sesak karena tidur dilantai yang dingin, akhirnya kami pindah ke tenda yang baru dibangun dan diberikan kasur spon dari Kemensos,&#8221; cerita Yana.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/tragedi-di-balik-evakuasi-gunung-lewotobi-laki-laki-pengungsi-maria-pene-hayon-meninggal-dunia/">Tragedi di Balik Evakuasi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Pengungsi Maria Pene Hayon Meninggal Dunia</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
