<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dugaan Kasus Narkoba &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/tag/dugaan-kasus-narkoba/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 09 May 2026 03:47:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>Dugaan Kasus Narkoba &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dua Oknum Anggota Kodim 1630/Manggarai Barat Diduga Terlibat Kasus Narkoba</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/dua-oknum-anggota-kodim-1630-manggarai-barat-diduga-terlibat-kasus-narkoba/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 May 2026 03:47:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Kasus Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Kodim 1630/Mabar]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Subdenpom Ende]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=8654</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Nama baik Kodim 1630/Manggarai Barat yang baru beberapa bulan lalu...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/dua-oknum-anggota-kodim-1630-manggarai-barat-diduga-terlibat-kasus-narkoba/">Dua Oknum Anggota Kodim 1630/Manggarai Barat Diduga Terlibat Kasus Narkoba</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Nama baik Kodim 1630/Manggarai Barat yang baru beberapa bulan lalu diresmikan oleh Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, tercoreng setelah dua oknum anggota TNI AD aktif yang bertugas di satuan tersebut diduga terlibat kasus narkoba.</p>
<p>Informasi yang dihimpun media ini dari sumber terpercaya menyebutkan, kedua anggota tersebut telah diamankan dan dibawa ke Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) IX/1-1 Ende untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Keduanya diduga terlibat dalam penyalahgunaan sekaligus peredaran narkotika.</p>
<p>Subdenpom IX/1-1 Ende sendiri merupakan satuan Polisi Militer yang memiliki wilayah tugas di Pulau Flores, termasuk Kabupaten Manggarai Barat.</p>
<p>Sumber internal yang dikonfirmasi media ini membenarkan bahwa dua anggota tersebut saat ini masih menjalani proses penyelidikan oleh aparat Polisi Militer.</p>
<p>Namun, ia enggan memberikan penjelasan lebih jauh terkait identitas maupun kronologi penangkapan.</p>
<p>“Maaf ade, kami masih penyelidikan. Ada link kah? Jangan kasih masuk nama saya ya ade,” ujar sumber tersebut saat dikonfirmasi media ini pada Rabu malam (6/5/2026).</p>
<p>Dalam percakapan lanjutan, narasumber kembali meminta agar identitasnya dirahasiakan.</p>
<p>“Jangan e ade, dari ade dapat saja. Jangan kasi nama saya ya ade,” tuturnya lagi.</p>
<p>Ia juga menyarankan agar media ini meminta penjelasan resmi langsung kepada pihak Kodim 1630/Manggarai Barat.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/dua-oknum-anggota-kodim-1630-manggarai-barat-diduga-terlibat-kasus-narkoba/">Dua Oknum Anggota Kodim 1630/Manggarai Barat Diduga Terlibat Kasus Narkoba</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
