<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Festival &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/tag/festival/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Oct 2025 15:11:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>Festival &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Miris! Anggaran Festival Pemkab Nagekeo Mengalir, Rakyat Jalan Dua Kilometer Demi Air</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/miris-anggaran-festival-pemkab-nagekeo-mengalir-rakyat-jalan-dua-kilometer-demi-air/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2025 15:11:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Air Minum]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Air Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=7319</guid>

					<description><![CDATA[<p>NAGEKEO, NTTNEWS.NET &#8211; Memasuki musim kemarau, warga di sejumlah wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur,...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/miris-anggaran-festival-pemkab-nagekeo-mengalir-rakyat-jalan-dua-kilometer-demi-air/">Miris! Anggaran Festival Pemkab Nagekeo Mengalir, Rakyat Jalan Dua Kilometer Demi Air</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NAGEKEO, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Memasuki musim kemarau, warga di sejumlah wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, kembali dihadapkan pada kenyataan pahit: air bersih menjadi barang mewah.</p>
<p>Di Kecamatan Aesesa Selatan, Aesesa bagian barat, hingga sebagian wilayah Nangaroro, krisis air bersih telah menjadi “hadiah ulang tahun” tahunan yang menyakitkan bagi rakyat.</p>
<p>Di Desa Tengatiba, warga hanya memiliki satu sumber air yang terletak jauh di luar desa. Untuk mendapatkan beberapa jerigen air, mereka harus menempuh jarak hingga dua kilometer melewati jalan curam dan berbatu.</p>
<p>“Sejak dulu kami hidup dengan segala keterbatasan. Untuk ambil air, ada yang harus jalan sampai dua kilometer turun-naik bukit,” ujar Kepala Desa Tengatiba, Servasius Ame, saat menyambut tim Jelajah Timur, Kamis (23/10/2025).</p>
<p>Pemerintah pernah membangun embung sebagai penampung air hujan, namun air itu kini menjadi satu-satunya sumber kehidupan bagi manusia dan hewan di sekitar desa.</p>
<p>“Setelah ada embung, kami pakai air itu untuk mandi, cuci, dan kalau terpaksa juga untuk minum setelah dimasak dan diendapkan beberapa hari,” ungkap Ame lirih.</p>
<p>Krisis air ini telah merembes hingga ke aspek ekonomi masyarakat. Banyak warga terpaksa mengorbankan penghasilan pas-pasan mereka hanya untuk membeli air bersih.</p>
<p>“Penghasilan kami pas-pasan, jadi sering kali harus memilih: beli air, bayar sekolah anak, atau beli makan,” tambahnya.</p>
<p>Kondisi memprihatinkan ini menarik perhatian Plan Indonesia, yang berkolaborasi dengan pelari nasional melalui aksi sosial Jelajah Timur. Melalui kegiatan charity run sejauh 104 kilometer dari Mbay hingga Bajawa, mereka berhasil menggalang dana Rp 1,8 miliar untuk membantu pembangunan akses air bersih di dua desa, Tengatiba dan Wajo.</p>
<p>“Krisis air bersih berdampak langsung pada anak perempuan. Mereka harus berjalan jauh setiap hari mengambil air, kehilangan waktu belajar, dan terancam kesehatannya,” ujar Direktur Eksekutif Plan Indonesia, Dini Widiastuti.</p>
<p>Kegiatan Jelajah Timur ini telah digelar tujuh kali sejak 2019, dengan total donasi mencapai Rp 11,9 miliar. Tahun ini saja, terdapat 2.000 pendonor dengan donasi terkumpul sebesar Rp 1,7 miliar.</p>
<p>“Donasi ini akan disalurkan ke beberapa desa di Nagekeo untuk membangun akses air bersih, demi membantu anak dan perempuan,” kata Linda Sukandar, Direktur Resource Mobilization and External Relation Plan Indonesia.</p>
<p>Ironisnya, di tengah penderitaan rakyat yang berjuang demi setetes air, Pemerintah Kabupaten Nagekeo justru asyik mempersiapkan Festival One Be di pusat kota Mbay. Festival ini diklaim sebagai upaya promosi pariwisata dan pelestarian budaya, dengan biaya mencapai Rp 170 juta yang bersumber dari uang rakyat.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/miris-anggaran-festival-pemkab-nagekeo-mengalir-rakyat-jalan-dua-kilometer-demi-air/">Miris! Anggaran Festival Pemkab Nagekeo Mengalir, Rakyat Jalan Dua Kilometer Demi Air</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komodo Waterfront Festival 2025 Siap Guncang Labuan Bajo, Ini Jadwalnya!</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/komodo-waterfront-festival-2025-siap-guncang-labuan-bajo-ini-jadwalnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 08:56:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel Meruorah Komodo]]></category>
		<category><![CDATA[Komodo]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Water Front]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=7305</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Kota pariwisata super premium Labuan Bajo kembali bersiap menjadi pusat perayaan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/komodo-waterfront-festival-2025-siap-guncang-labuan-bajo-ini-jadwalnya/">Komodo Waterfront Festival 2025 Siap Guncang Labuan Bajo, Ini Jadwalnya!</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Kota pariwisata super premium Labuan Bajo kembali bersiap menjadi pusat perayaan budaya dan kreativitas lokal melalui hajatan akbar Komodo Waterfront Festival (KWF) 2025, yang akan digelar pada 15–22 November 2025.</p>
<p>Memasuki tahun ke-4 penyelenggaraan, festival yang berlangsung di Hotel Meruorah Komodo Labuan Bajo, area promenade, dan Taman Plaza Marina ini siap tampil lebih megah dengan rangkaian acara yang mengangkat semangat pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kreatif lokal.</p>
<p>Dengan mengusung tema “WARISAN BAJO” – Benang, Rasa &amp; Ritme, KWF 2025 bukan sekadar pesta wisata, melainkan juga pernyataan kebanggaan atas identitas budaya masyarakat Flores yang kaya dan beragam.</p>
<p>Ketua Panitia Komodo Waterfront Festival 2025, Evan, mengatakan bahwa festival ini adalah bentuk cinta terhadap warisan budaya dan sekaligus dorongan untuk menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi berkelas dunia yang tetap berakar pada tradisi lokal.</p>
<p>“Komodo Waterfront Festival hadir sebagai perayaan akbar atas warisan budaya yang tak ternilai di Pulau Flores. Festival ini adalah panggung bagi kekayaan tradisi kita. Mari kita nikmati setiap momennya dan jadikan ini langkah nyata untuk melestarikan budaya serta memajukan ekonomi lokal melalui pariwisata berkelanjutan,” ujar Evan penuh semangat.</p>
<p><strong>Tema “WARISAN BAJO” mencakup tiga unsur utama:</strong></p>
<p>Benang: simbol tradisi tekstil abadi seperti kain songke dan tenun ikat Flores.</p>
<p>Rasa: perayaan kuliner khas Manggarai dan sekitarnya yang menggugah selera.</p>
<p>Ritme: nyanyian, tarian, dan kolaborasi musik tradisional yang menggambarkan semangat hidup masyarakat Labuan Bajo.</p>
<p><strong>Rangkaian Kegiatan: 8 Hari Penuh Warna</strong></p>
<p>Festival ini dijadwalkan berlangsung selama delapan hari dengan berbagai acara yang memadukan unsur seni, budaya, ekonomi kreatif, dan hiburan modern:</p>
<p>Sabtu, 15 November 2025</p>
<p>Karnaval Kebudayaan, Bentang Kain Songke, Komodo Idol 3 (Semifinal), dan Pameran Seni<br />
Karnaval dimulai dari Puncak Waringin hingga Jalan Soekarno-Hatta, disertai upaya pemecahan rekor MURI dengan 1.000 bentangan kain songke. Di malam hari digelar semifinal Komodo Idol 3 serta pameran seni di lobi Hotel Meruorah.</p>
<p>Minggu, 16 November 2025</p>
<p>Gastronomi Manggarai dan Pameran Seni. Pelatihan memasak oleh Chef Christfian bertema Gastronomi Moringa disertai kompetisi memasak berbahan dasar Mie Moringa.</p>
<p>“Kami ingin menunjukkan bahwa bahan lokal seperti kelor bisa menjadi ikon kuliner yang mendunia,” ujar Chef Christfian di sela persiapan acara.</p>
<p>Senin, 17 November 2025</p>
<p>Pameran Seni &amp; Toto Kopi<br />
Pameran terbuka untuk umum, menghadirkan seniman lokal serta sesi Toto Kopi yang memadukan seni, kopi, dan dialog budaya.</p>
<p>Selasa, 18 November 2025</p>
<p>Mixology Workshop &amp; Audisi Sopi Mixology, Pameran Seni<br />
Pelatihan mixology oleh World Champion Bartender Eka Jegger dan Doctor Bar Ngurah Ngudayana, dilanjutkan kompetisi audisi Sopi Mixology.</p>
<p>“Minuman khas lokal seperti sopi memiliki nilai budaya yang tinggi. Kami ingin mengangkatnya dengan cara profesional tanpa menghilangkan identitasnya,” kata Eka Jegger.</p>
<p>Rabu, 19 November 2025</p>
<p>Mixology Final Round, Komodo Idol 3 Final, dan Pameran Seni<br />
Hari penentuan pemenang kompetisi mixology dan final ajang Komodo Idol 3 yang menampilkan talenta muda terbaik Flores.</p>
<p>Kamis, 20 November 2025</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/komodo-waterfront-festival-2025-siap-guncang-labuan-bajo-ini-jadwalnya/">Komodo Waterfront Festival 2025 Siap Guncang Labuan Bajo, Ini Jadwalnya!</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Golo Koe 2025: Perayaan Iman, Budaya, dan Pariwisata di Keuskupan Baru Labuan Bajo</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/festival-golo-koe-2025-perayaan-iman-budaya-dan-pariwisata-di-keuskupan-baru-labuan-bajo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2025 03:34:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Golo Koe]]></category>
		<category><![CDATA[Keuskupan]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=6702</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Persiapan pelaksanaan Festival Golo Koe 2025 memasuki tahap akhir. Rangkaian acara...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/festival-golo-koe-2025-perayaan-iman-budaya-dan-pariwisata-di-keuskupan-baru-labuan-bajo/">Festival Golo Koe 2025: Perayaan Iman, Budaya, dan Pariwisata di Keuskupan Baru Labuan Bajo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Persiapan pelaksanaan Festival Golo Koe 2025 memasuki tahap akhir. Rangkaian acara yang menjadi ikon rohani, budaya, dan pariwisata Kabupaten Manggarai Barat ini dijadwalkan berlangsung pada 10–15 Agustus 2025 di Labuan Bajo, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, pemerintah, dan gereja.</p>
<p>Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Drs. Fransiskus S. Sodo, selaku Ketua Pelaksana Festival Golo Koe 2025, mendampingi Vikjen Keuskupan Labuan Bajo, Rm. Rikardus Manggu, Pr, dalam konferensi pers penyelenggaraan Festival Golo Koe 2025 di Rumah Keuskupan Labuan Bajo, Sabtu (9/8/2025).</p>
<p>“Festival Golo Koe tahun ini sangat istimewa karena dilaksanakan ketika Labuan Bajo sudah resmi menjadi keuskupan mandiri, setelah mekar dari Keuskupan Ruteng pada November 2024. Hal ini berpengaruh pada tema dan kepanitiaannya, yang kini lebih luas dan inklusif,” ungkap Fransiskus S. Sodo.</p>
<p>Keunikan tahun ini terletak pada posisi Labuan Bajo yang baru saja menjadi Keuskupan Labuan Bajo, yang tidak hanya menjadi pusat kegiatan rohani tetapi juga simbol kebangkitan budaya dan pariwisata berkelanjutan.</p>
<p>Kepanitiaan festival melibatkan lintas elemen masyarakat di wilayah Keuskupan Labuan Bajo dan Kabupaten Manggarai Barat, dengan dukungan penuh dari Keuskupan Ruteng melalui penyediaan fasilitas dan tenaga pendukung.</p>
<p>Festival Golo Koe 2025 mengusung tema: <em>“Keuskupan Labuan Bajo: Merajut Kebangsaan dan Pariwisata Berkelanjutan yang Sinodal dan Inklusif.”</em></p>
<p>Tema ini menegaskan peran Keuskupan Labuan Bajo sebagai rumah kebangsaan dan mozaik persaudaraan yang merangkul kemajemukan, berjalan bersama dalam keberagaman budaya dan spiritualitas, serta mengedepankan pariwisata yang ramah lingkungan.</p>
<p>“Melalui festival ini, kami ingin menegaskan bahwa gereja hadir untuk semua, melintasi batas-batas budaya dan agama, demi persaudaraan sejati dan pembangunan pariwisata yang tidak merusak alam,” tambah Rm. Rikardus Manggu, Pr.</p>
<p><strong>Agenda Hari-Hari Puncak Festival Golo Koe 2025</strong></p>
<p>1. Pembukaan Pameran UMKM dan Pentas Seni Budaya Nusantara</p>
<p>Hari/Tanggal: Minggu, 10 Agustus 2025</p>
<p>Waktu: 17.00 WITA – selesai</p>
<p>Tempat: Waterfront City Marina Labuan Bajo</p>
<p>2. Kebangunan Rohani Katolik (KRK)</p>
<p>Hari/Tanggal: Senin, 11 Agustus 2025</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/festival-golo-koe-2025-perayaan-iman-budaya-dan-pariwisata-di-keuskupan-baru-labuan-bajo/">Festival Golo Koe 2025: Perayaan Iman, Budaya, dan Pariwisata di Keuskupan Baru Labuan Bajo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bukit Golo Mori Jadi Panggung Jazz Dunia, Pemda Manggarai barat Dukung Penuh</title>
		<link>https://nttnews.net/nasional/bukit-golo-mori-jadi-panggung-jazz-dunia-pemda-manggarai-barat-dukung-penuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2025 14:48:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Golo Mori]]></category>
		<category><![CDATA[Hans Sodo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Konser]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Manggarai barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=5843</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Labuan Bajo kembali menjadi sorotan dunia dengan kehadiran International Golo Mori...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/nasional/bukit-golo-mori-jadi-panggung-jazz-dunia-pemda-manggarai-barat-dukung-penuh/">Bukit Golo Mori Jadi Panggung Jazz Dunia, Pemda Manggarai barat Dukung Penuh</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; </strong>Labuan Bajo kembali menjadi sorotan dunia dengan kehadiran International Golo Mori Jazz 2025, sebuah festival musik jazz berskala internasional yang mengusung semangat keberlanjutan lingkungan atau eco green.</p>
<p>Acara ini akan digelar pada Sabtu, 12 April 2025, di destinasi eksotis Bukit Golo Mori, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>Tidak sekadar menjadi panggung musik, International Golo Mori Jazz 2025 merupakan wujud perayaan semangat kebangkitan Indonesia Timur.</p>
<p>Acara ini akan mempertemukan harmoni musisi lokal dan internasional dalam satu panggung yang membaur dengan keindahan alam Indonesia.</p>
<p>“Kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar konser. Ini adalah pengalaman yang menggabungkan musik, alam, dan pesan keberlanjutan,” ujar Bagas Indyatmono, Direktur Utama Jazz Gunung Indonesia, saat konferensi pers di Sudamala Resort, Rabu (9/4).</p>
<p>Acara ini menargetkan tidak hanya penikmat musik lokal, tetapi juga wisatawan domestik dan mancanegara.</p>
<p>Dengan konsep ramah lingkungan, panitia berkomitmen untuk mengelola seluruh kegiatan agar berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.</p>
<p>Troy Warokka, Director of Commercial ITDC, menjelaskan, “Konsep eco green yang kami bawa tidak hanya sebatas gimmick, tetapi benar-benar diterapkan dalam setiap detail pelaksanaan event ini, mulai dari pengelolaan sampah hingga transportasi ramah lingkungan.”</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/nasional/bukit-golo-mori-jadi-panggung-jazz-dunia-pemda-manggarai-barat-dukung-penuh/">Bukit Golo Mori Jadi Panggung Jazz Dunia, Pemda Manggarai barat Dukung Penuh</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ITDC &#038; Jazz Gunung: Kolaborasi Epik di Tengah Keindahan Alam Nusantara</title>
		<link>https://nttnews.net/nasional/itdc-jazz-gunung-kolaborasi-epik-di-tengah-keindahan-alam-nusantara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2025 14:30:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Golo Mori]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Konser]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=5839</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC), bagian dari PT Aviasi Pariwisata Indonesia...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/nasional/itdc-jazz-gunung-kolaborasi-epik-di-tengah-keindahan-alam-nusantara/">ITDC &#038; Jazz Gunung: Kolaborasi Epik di Tengah Keindahan Alam Nusantara</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; </strong>PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC), bagian dari PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, merupakan perusahaan yang fokus pada pengembangan dan pengelolaan kawasan pariwisata terintegrasi di Indonesia.</p>
<p>Beberapa kawasan yang dikelola ITDC antara lain The Nusa Dua yang dikenal sebagai “Bali’s Finest Family-Friendly Resort Haven”, The Mandalika sebagai “The Ultimate Lifestyle Sportstainment Destination”, serta The Golo Mori yang mengusung konsep “Sustainable Marine-Based MICE Tourism Destination”.</p>
<p>Selama lebih dari 50 tahun, ITDC telah membuktikan kepiawaiannya dalam mengelola kawasan The Nusa Dua yang kini menjadi destinasi wisata berstandar internasional.</p>
<p>Kawasan ini tidak hanya dikenal dengan infrastruktur dan fasilitas kelas dunia, tetapi juga telah menjadi tuan rumah bagi berbagai acara berskala internasional, termasuk pertemuan-pertemuan tingkat tinggi dan event kebudayaan.</p>
<p>Jazz Gunung Indonesia adalah sebuah konsep konser musik jazz etnik yang unik, diselenggarakan di amfiteater terbuka yang terletak di kawasan wisata alam pegunungan yang sejuk dan memukau.</p>
<p>Konsep ini menggabungkan pertunjukan musik dengan promosi destinasi wisata alam, menjadikannya sebagai sarana menarik untuk memperkenalkan keindahan Indonesia kepada khalayak luas.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/nasional/itdc-jazz-gunung-kolaborasi-epik-di-tengah-keindahan-alam-nusantara/">ITDC &#038; Jazz Gunung: Kolaborasi Epik di Tengah Keindahan Alam Nusantara</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>International Golo Mori Jazz 2025: Festival Jazz Internasional Pertama di NTT dengan Konsep Eco Green</title>
		<link>https://nttnews.net/nasional/international-golo-mori-jazz-2025-festival-jazz-internasional-pertama-di-ntt-dengan-konsep-eco-green/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2025 13:21:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=5835</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Untuk pertama kalinya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menjadi tuan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/nasional/international-golo-mori-jazz-2025-festival-jazz-internasional-pertama-di-ntt-dengan-konsep-eco-green/">International Golo Mori Jazz 2025: Festival Jazz Internasional Pertama di NTT dengan Konsep Eco Green</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Untuk pertama kalinya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menjadi tuan rumah festival musik jazz berskala internasional bertajuk International Golo Mori Jazz (IGMJ) 2025, yang akan digelar pada Sabtu (12/04) di kawasan The Golo Mori, Kabupaten, Manggarai Barat, NTT. Rabu (9/4/2025).</p>
<p>Menjelang pelaksanaan acara, pada hari ini, Rabu, 9 April 2025, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC selaku penyelenggara resmi menggelar konferensi pers yang bertempat di hamparan alam terbuka Sudamala Resort, Komodo.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi momen untuk memperkenalkan konsep festival kepada publik serta menyampaikan semangat utama IGMJ 2025, yakni perpaduan antara musik, alam, dan budaya dalam bingkai keberlanjutan (eco green).</p>
<p>IGMJ 2025 tak sekadar perhelatan musik, melainkan juga menandai dimulainya babak baru dalam pengembangan pengalaman wisata, seni, dan budaya di wilayah Timur Indonesia.</p>
<p>Festival yang menghadirkan panggung harmoni bagi musisi lokal, nasional, hingga internasional, juga menjadi ajang kolaborasi lintas sektor yang bertujuan untuk mendorong pariwisata, memperkuat ekonomi kreatif, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan.</p>
<p>“Acara ini dirancang untuk merayakan kekayaan budaya sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata Indonesia kepada dunia. Kami<br />
mengedepankan sebuah pengalaman festival yang mendalam, berkelas dan tetap ramah lingkungan di jantung Timur Indonesia,” ujar Troy Warokka, Direktur Commercial ITDC, dalam konferensi pers di Sudamala Komodo Resort, Labuan Bajo.</p>
<p>Menghadirkan deretan musisi ternama yang siap memanjakan penikmat musik dengan suguhan musikal yang artistik dan intim.</p>
<p>Nama-nama seperti Sheila Majid, Tohpati Orchestra, Andien, dan Maliq &amp; D’Essentials, akan tampil berdampingan dengan musisi lokal berbakat asal Nusa Tenggara Timur seperti Tate Kind Art dan Gema Nusa Project.</p>
<p>Perpaduan ini menjanjikan sebuah pengalaman musikal yang tak hanya berkelas, tetapi juga menyatu secara harmonis dengan keindahan lanskap alam Golo Mori.</p>
<p>“Golo Mori Convention Center (GMCC) bukan sekadar venue—tetapi sebuah ruang terbuka yang penuh energi alam. Kami ingin menyuguhkan pengalaman menikmati musik jazz yang bukan hanya didengar, tetapi juga bisa dilihat, dirasakan, dan dikenang,” jelas Bagas Indyatmono, Direktur Utama Jazz Gunung<br />
Indonesia.</p>
<p>Green Event Pertama di NTTI GMJ 2025 juga menjadi wujud nyata dari komitmen kuat terhadap keberlanjutan lingkungan. Seluruh aspek pelaksanaan festival dirancang dengan menerapkan prinsip eco green, mulai dari pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, penggunaan material daur ulang, penyediaan refill station untuk air minum, hingga instalasi seni berbasis reuse.</p>
<p>Pendekatan ini tidak hanya menciptakan pengalaman yang berkesan, tetapi juga berkontribusi positif terhadap pelestarian<br />
lingkungan sekitar.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/nasional/international-golo-mori-jazz-2025-festival-jazz-internasional-pertama-di-ntt-dengan-konsep-eco-green/">International Golo Mori Jazz 2025: Festival Jazz Internasional Pertama di NTT dengan Konsep Eco Green</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Golo Koe Akan Digelar Ketiga Kalinya di Kota Super Premium Labuan Bajo</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/festival-golo-koe-akan-digelar-ketiga-kalinya-di-kota-super-premium-labuan-bajo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jul 2024 10:20:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Golo Koe]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Super Premium]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=3391</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Seribu peserta yang akan mengikuti Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara didapuk...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/festival-golo-koe-akan-digelar-ketiga-kalinya-di-kota-super-premium-labuan-bajo/">Festival Golo Koe Akan Digelar Ketiga Kalinya di Kota Super Premium Labuan Bajo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; </strong>Seribu peserta yang akan mengikuti Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara didapuk menjadi Festival KEN (Karisma Event Nusantara).</p>
<p>Dengan itu dalam waktu yang singkat Festival Golo Koe telah bergema ke seantero persada menjadi sebuah event nasional.</p>
<p>&#8220;Pekan puncak perayaan akan berlangsung dari hari Sabtu tanggal 10 sampai hari Kamis 15 Agustus 2024 di Labuan Bajo Manggarai Barat Flores,&#8221; kata ketua umum Festival Golo Koe Hilarius Madin, saat konferensi pers di Kevikepan Labuan Bajo Rabu (31/7/2024) petang.</p>
<p>Hilarius menjelaskan rangkaian prosesi religi telah dimulai pada tanggal 1 Agustus 2024 di kompleks Gereja Tua Rekas, dan akan melewati rute Warsawe (Paroki Noa), Melo, Dalong, Sok Rutung, Merombok, Wae Sambi, dan Roh Kudus Labuan Bajo.</p>
<p>Kata dia perayaan Festival ini diselenggarakan oleh Keuskupan Ruteng dalam kerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat. Selain itu, Festival ini didukung oleh BPOLBF dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia. Rangkaian kegiatan Festival ini akan diikuti oleh peserta tetap 1.000 orang dari paroki-paroki, komunitas biara dan lembaga pendidikan se-Keuskupan Ruteng.</p>
<p>&#8220;Tidak ketinggalan partisipasi dari aneka paguyuban adat dan etnik, UMKM dari Flores serta puluhan ribu umat katolik dan wisatawan nusantara maupun manca negara,&#8221; kata Hilarius.</p>
<p>Hila juga mengatakan Festival Golo Koe ini bertujuan untuk mewujudkan pariwisata holistik di wilayah Keuskupan Ruteng, Manggarai Raya dengan motto 3B.</p>
<p>Pertama, Berpartisipasi berarti melibatkan dan mensejahterakan masyarakat lokal.</p>
<p>Kedua, Berbudaya berarti pariwisata yang berakar dan bertumbuh dalam keunikan dan kekayaan kultural lokal dan spiritualitas kristiani yang inklusif. Festival ini ingin merangkul semua anak bangsa dari pelbagai suku, bahasa, dan agama untuk bersama-sama memuliakan Sang Khalik, Allah pencipta dan pengasih umat manusia.</p>
<p>Ketiga, Berkelanjutan berarti pariwisata yang merawat dan melestarikan alam ciptaan.<br />
Secara khusus dalam program pastoral tahun 2024, Keuskupan Ruteng mengusung tema Ekologi Integral: Harmonis, Pedagogis, dan Sejahtera (HPS).</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/festival-golo-koe-akan-digelar-ketiga-kalinya-di-kota-super-premium-labuan-bajo/">Festival Golo Koe Akan Digelar Ketiga Kalinya di Kota Super Premium Labuan Bajo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
