<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Geothermal &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/tag/geothermal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Jun 2025 06:57:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>Geothermal &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ribuan Umat Katolik Kevikepan Mbay Gelar Aksi Damai Tolak Proyek Geothermal di Nagekeo</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/ribuan-umat-katolik-kevikepan-mbay-gelar-aksi-damai-tolak-proyek-geothermal-di-nagekeo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2025 06:57:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Geothermal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Menolak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=6236</guid>

					<description><![CDATA[<p>NAGEKEO, NTTNEWS.NET &#8211; Ribuan umat Katolik dari dua puluh paroki di Kevikepan Mbay, Kabupaten Nagekeo,...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/ribuan-umat-katolik-kevikepan-mbay-gelar-aksi-damai-tolak-proyek-geothermal-di-nagekeo/">Ribuan Umat Katolik Kevikepan Mbay Gelar Aksi Damai Tolak Proyek Geothermal di Nagekeo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NAGEKEO, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Ribuan umat Katolik dari dua puluh paroki di Kevikepan Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, menggelar aksi damai menolak proyek geothermal pada Kamis (5/6/2025).</p>
<p>Aksi ini melibatkan para pastor, biarawan, dan biarawati, serta warga dari berbagai lapisan masyarakat yang berkumpul untuk menyuarakan penolakan terhadap proyek energi panas bumi di wilayah mereka.</p>
<p>Massa bergerak dalam konvoi dari kompleks Kevikepan Mbay menuju Kantor Bupati dan Gedung DPRD Nagekeo. Sepanjang perjalanan, mereka dikawal ketat oleh aparat dari Polres Nagekeo untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung.</p>
<p>Sebelum memulai long march, seluruh peserta aksi mengikuti Perayaan Ekaristi yang diselenggarakan di Aula Kevikepan Mbay. Misa dipimpin langsung oleh RD. Aster Lado, menandai dimulainya aksi sebagai bentuk panggilan moral dan spiritual, bukan sekadar gerakan politik.</p>
<p>Koordinator aksi damai, Deni Iruminus, dalam arahannya mengimbau seluruh peserta agar menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi oleh pihak manapun.</p>
<p>“Hari ini kita hadir untuk menyampaikan aspirasi secara damai. Karena itu, jangan biarkan diri kita terpancing oleh tindakan-tindakan yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.</p>
<p>Dalam orasinya, Deni menegaskan bahwa seluruh umat Kevikepan Mbay telah menyatukan sikap untuk menolak proyek geothermal yang dinilai mengancam kelestarian lingkungan serta masa depan generasi mendatang.</p>
<p>“Kami telah menelaah berbagai informasi dari titik-titik survei oleh Kementerian ESDM. Kami sepakat: proyek geothermal tidak layak dikembangkan di bumi Flores. Wilayah ini rawan bencana, kaya budaya, dan sangat bergantung pada keseimbangan ekosistem alami,” tegasnya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/ribuan-umat-katolik-kevikepan-mbay-gelar-aksi-damai-tolak-proyek-geothermal-di-nagekeo/">Ribuan Umat Katolik Kevikepan Mbay Gelar Aksi Damai Tolak Proyek Geothermal di Nagekeo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Nangadhero Nyatakan Penolakan Keras terhadap Proyek Geothermal</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/warga-nangadhero-nyatakan-penolakan-keras-terhadap-proyek-geothermal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 May 2025 14:07:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Geothermal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=6105</guid>

					<description><![CDATA[<p>NAGEKEO, NTTNEWS.NET &#8211; Penolakan masyarakat terhadap proyek energi panas bumi (geothermal) di Kabupaten Nagekeo, khususnya di...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/warga-nangadhero-nyatakan-penolakan-keras-terhadap-proyek-geothermal/">Warga Nangadhero Nyatakan Penolakan Keras terhadap Proyek Geothermal</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NAGEKEO, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Penolakan masyarakat terhadap proyek energi panas bumi (geothermal) di Kabupaten Nagekeo, khususnya di Desa Nangadhero, terus menguat. Kekhawatiran warga terkait dampak sosial, ekologis, serta ancaman terhadap ruang hidup mereka menjadi alasan utama penolakan tersebut.</p>
<p>Ratusan warga dari Desa Nangadhero bersama Tokoh Adat Suku Nataia dan tokoh-tokoh agama menggelar aksi penolakan di salah satu titik yang telah diidentifikasi sebagai lokasi pengeboran proyek geothermal.</p>
<p>Mereka menegaskan bahwa keberadaan proyek panas bumi di wilayah tersebut akan mengancam keberlangsungan hidup masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada lahan pertanian dan alam sekitar.</p>
<p>Dalam pernyataan resmi, warga bersama perwakilan ulayat Suku Nataia menyampaikan sikap tegas menolak keberadaan proyek geothermal. Mereka khawatir, metode pengeboran dan eksploitasi energi bumi akan merusak lingkungan serta menggeser masyarakat dari ruang hidup yang telah diwariskan secara turun-temurun.</p>
<p>“Kami warga Nangadhero bersama Ulayat Suku Nataia dengan ini menyatakan menolak proyek geothermal di daerah kami. Proyek ini mengancam satu-satunya ruang hidup yang kami miliki,” tegas salah satu tokoh masyarakat dalam orasinya.</p>
<p>Penolakan ini juga diekspresikan dalam sejumlah baliho dan spanduk yang terpasang di sekitar lokasi, dengan tulisan seperti: “Stop merusak lingkungan kami, kami hidup mengolah tanah bukan menjual tanah” dan “PLTP, tolong jangan bunuh warga Nangadhero dengan uangmu.”</p>
<p>Pastor Paroki Yesus Kerahiman Ilahi (YKI) Aeramo, Marselinus Kabut, OFM, menyatakan bahwa deklarasi penolakan oleh masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan hidup dan keselamatan warga.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/warga-nangadhero-nyatakan-penolakan-keras-terhadap-proyek-geothermal/">Warga Nangadhero Nyatakan Penolakan Keras terhadap Proyek Geothermal</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
