<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hendrikus Djawa &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/tag/hendrikus-djawa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Sep 2025 08:07:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>Hendrikus Djawa &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>LP2TRI Desak DPRD Kupang Copot Bupati Yosep Lede, Dana Badai Seroja Diduga Disandera</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/lp2tri-desak-dprd-kupang-copot-bupati-yosep-lede-dana-badai-seroja-diduga-disandera/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2025 08:07:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Seroja]]></category>
		<category><![CDATA[Hendrikus Djawa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=7022</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, NTTNEWS.NET &#8211; Ketua Lembaga Pengawas Penyelenggara Trias Politika Republik Indonesia (LP2TRI), Hendrikus Djawa, pada...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/lp2tri-desak-dprd-kupang-copot-bupati-yosep-lede-dana-badai-seroja-diduga-disandera/">LP2TRI Desak DPRD Kupang Copot Bupati Yosep Lede, Dana Badai Seroja Diduga Disandera</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Ketua Lembaga Pengawas Penyelenggara Trias Politika Republik Indonesia (LP2TRI), Hendrikus Djawa, pada Rabu (10/9/2025) menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan laporan LP2TRI untuk memperjuangkan hak ribuan korban Badai Seroja di Kabupaten Kupang.</p>
<p>“Salve, Shalom dan Selamat Pagi buat Bapak, Mama dan basodara semuanya. Informasi terkini untuk masyarakat Kabupaten Kupang khususnya ribuan korban Badai Seroja, laporan LP2TRI sudah sampai ke Bapak Presiden, Menteri Keuangan, DPR RI, Kapolri, Kapolda NTT, serta pihak-pihak berwenang termasuk Kejaksaan Tinggi NTT terkait kegiatan besok di DPRD Kabupaten Kupang,” ujar Hendrikus Djawa.</p>
<p>Hendrikus menjelaskan, pada Kamis (11/9/2025) pukul 10.00 WITA, DPRD Kabupaten Kupang akan menggelar agenda penting di Kantor DPRD Kupang.</p>
<p>Agenda utama yakni memanggil Bupati Kupang, Yosep Lede, untuk menuntaskan pembayaran bantuan Badai Seroja sesuai janji yang pernah disampaikan di hadapan publik.</p>
<p>“Agenda besok adalah DPRD memanggil Bupati Kupang untuk pembayaran bantuan Badai Seroja sesuai janji beliau dan surat resmi Pemerintah Kabupaten Kupang. Selain itu, DPRD juga akan membahas usulan pemberhentian Bupati Yosep Lede ke Mahkamah Agung melalui pemerintah pusat, Bapak Presiden cq. Menteri Dalam Negeri,” jelas Hendrikus.</p>
<p>Ia juga mengimbau masyarakat, tokoh agama, pemuda, aktivis, LSM, dan ribuan korban Badai Seroja untuk hadir di DPRD agar menyaksikan langsung jalannya rapat dan memastikan siapa yang benar dalam kasus ini.</p>
<p>“Silakan masyarakat hadir di DPRD Kupang sehingga bisa diketahui kebenarannya. Apakah Bupati Kupang yang berbohong atau LP2TRI?” tegasnya.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Hendrikus juga menuding adanya penyalahgunaan wewenang oleh Kapolres Kupang.</p>
<p>Menurutnya, Kapolres lebih berpihak kepada kepentingan kelompok tertentu ketimbang rakyat yang menjadi korban bencana.</p>
<p>“Kami sudah minta Pak Kapolri dan Kapolda NTT untuk memecat Kapolres Kupang karena diduga menyalahgunakan wewenang, terindikasi KKN, bahkan mafia hukum demi kepentingan koruptor. Saat masyarakat datang ke BPBD, DPRD, dan Bupati Kupang, justru Kapolres terlihat lebih proaktif daripada pemerintah daerah. Bahkan tanpa surat perintah, Kapolres mencekik dan menangkap saya selaku Ketua Umum LP2TRI. Itu jelas pelanggaran HAM dan sudah kami laporkan ke pihak berwenang, termasuk Presiden,” ungkapnya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/lp2tri-desak-dprd-kupang-copot-bupati-yosep-lede-dana-badai-seroja-diduga-disandera/">LP2TRI Desak DPRD Kupang Copot Bupati Yosep Lede, Dana Badai Seroja Diduga Disandera</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LP2TRI Desak Bupati Kupang Transparan Dana Seroja, Stop Tipu-Tipu!</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/lp2tri-desak-bupati-kupang-transparan-dana-seroja-stop-tipu-tipu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 08:28:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Seroja]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[Hendrikus Djawa]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[LP2TRI]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden RI]]></category>
		<category><![CDATA[Yosef Lede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=6950</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, NTTNEWS.NET &#8211; Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melalui Deputi Kelembagaan Bidang Hubungan Kemasyarakatan Kementerian...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/lp2tri-desak-bupati-kupang-transparan-dana-seroja-stop-tipu-tipu/">LP2TRI Desak Bupati Kupang Transparan Dana Seroja, Stop Tipu-Tipu!</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melalui Deputi Kelembagaan Bidang Hubungan Kemasyarakatan Kementerian Sekretariat Negara, Oko Nurharyoko, secara resmi menerima surat pengaduan dari Ketua Lembaga Pemantau Penyelenggara Trisakti Republik Indonesia (LP2TRI), Hendrikus Djawa.</p>
<p>Surat bernomor: 042/DPN/Pendiri LP2TRI/IV/22 tertanggal 22 April 2022 tersebut berisi aduan terkait pencairan dana bantuan untuk korban badai siklon tropis Seroja yang melanda 21 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada April 2021.</p>
<p>Kementerian Sekretariat Negara kemudian menindaklanjuti aduan tersebut dengan melayangkan surat bernomor: B-13/KSN/D-2/SR.02/05/2022.</p>
<p>Ketua Umum LP2TRI, Hendrikus Djawa, menegaskan bahwa lembaganya bekerja berdasarkan hukum dan selalu menyampaikan laporan resmi yang ditindaklanjuti berbagai pihak, termasuk Istana Presiden.</p>
<p>“LP2TRI ini lembaga independen, semua laporan kami selalu ditindaklanjuti. Bahkan Istana Presiden merespons cepat aduan kami. Jadi kalau ada yang bilang LP2TRI hanya omong kosong, itu salah besar. Kami punya bukti hukum yang jelas,” kata Hendrikus Djawa, pada Jumat (29/8/2025).</p>
<p>Ia menuding Bupati Kupang Yosef Lede dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang berbohong terkait pencairan bantuan.</p>
<p>Menurutnya, LP2TRI menerima surat resmi dari BNPB yang menyebutkan lebih dari Rp200 miliar dana bantuan masuk ke Kabupaten Kupang, namun hingga kini pencairannya berbelit-belit.</p>
<p>“Seharusnya pemerintah kabupaten transparan dan segera menyalurkan bantuan itu. Jangan berbohong pada ribuan korban badai Seroja,” tegas Hendrikus.</p>
<p>Lebih lanjut, Hendrikus menyebut LP2TRI memiliki data lengkap dari Istana Presiden, BNPB, hingga pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terkait aliran dana bantuan. Total dana yang diperjuangkan, kata dia, mencapai Rp849,3 miliar untuk 53.400 korban badai Seroja di NTT.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/lp2tri-desak-bupati-kupang-transparan-dana-seroja-stop-tipu-tipu/">LP2TRI Desak Bupati Kupang Transparan Dana Seroja, Stop Tipu-Tipu!</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LP2TRI Desak Panglima TNI Bentuk Tim Independen Ungkap Kasus Kematian Prada Lucky</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/lp2tri-desak-panglima-tni-bentuk-tim-independen-ungkap-kasus-kematian-prada-lucky/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2025 13:28:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Hendrikus Djawa]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Kematian]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi III]]></category>
		<category><![CDATA[Komnasham]]></category>
		<category><![CDATA[LP2TRI]]></category>
		<category><![CDATA[Lucky Chpril Saputra Namo]]></category>
		<category><![CDATA[Panglima TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden RI]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Independen]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Presiden RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=6690</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, NTTNEWS.NET &#8211; Ketua Lembaga Pengawas Penyelenggara Triaspolitika Republik Indonesia (LP2TRI), Hendrikus Djawa, menyampaikan perkembangan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/lp2tri-desak-panglima-tni-bentuk-tim-independen-ungkap-kasus-kematian-prada-lucky/">LP2TRI Desak Panglima TNI Bentuk Tim Independen Ungkap Kasus Kematian Prada Lucky</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Ketua Lembaga Pengawas Penyelenggara Triaspolitika Republik Indonesia (LP2TRI), Hendrikus Djawa, menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan kasus dugaan pengeroyokan dan pelanggaran HAM yang melibatkan anggota TNI AD Batalyon Yonif Teritorial Pembangunan/834 Wakange, Kabupaten Nagekeo, NTT, yang mengakibatkan kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo.</p>
<p>“Secara lembaga, kami sudah menyelesaikan berkas-berkas laporan dan mengirimkannya kepada Presiden, Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, Komnas HAM, LPSK, serta pihak-pihak berwenang lainnya,” ujar Hendrikus Djawa di Kupang, Sabtu (9/8/2025).</p>
<p>Hendrikus meminta Panglima TNI membentuk Tim Pencari Fakta Independen yang melibatkan Komnas HAM, LPSK, dan Ombudsman RI.</p>
<p>Menurutnya, jika pemeriksaan hanya dilakukan oleh sesama anggota TNI AD, objektivitas hasilnya patut dipertanyakan.</p>
<p>Hendrikus menyinggung kasus sebelumnya yang menimpa anak Bapak Zet Loinnati, yang tewas akibat pengeroyokan anggota TNI AL beberapa bulan lalu.</p>
<p>“Oditur Militer Kupang hanya menuntut satu tahun penjara, dan Mahkamah Militer III Kupang memutuskan hukuman 11 bulan. Hukuman itu sangat ringan, padahal nyawa melayang,” tegasnya.</p>
<p>Ia menilai penerapan hukum di lingkungan TNI masih belum maksimal dan membutuhkan perhatian khusus Presiden.</p>
<p>Hendrikus juga mengimbau keluarga korban untuk tidak menerima santunan duka atau permintaan maaf dari pihak Batalyon maupun keluarga pelaku.</p>
<p>“Itu akan meringankan hukuman mereka di persidangan. Ini fakta dan bukti yang kami sampaikan,” ujarnya.</p>
<p>Hendrikus menyayangkan adanya pemberitaan di media lokal yang dinilainya tidak berimbang.</p>
<p>Ia menilai seharusnya media menghadirkan keterangan resmi dari keluarga korban atau ibu asuh korban mengenai kondisi kesehatan almarhum semasa hidup.</p>
<p>“Anehnya, saat korban meninggal baru pihak Intel Yonif 834/WM menyampaikan ke publik tentang kepribadian korban. Ini harus dilawan. Jangan biarkan nama korban dicemarkan dengan kesimpulan yang tidak berdasar,” tegasnya.</p>
<p>LP2TRI, kata Hendrikus, berkomitmen mengawal kasus ini hingga tuntas, termasuk mencegah adanya mafia hukum di tubuh TNI AD.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/lp2tri-desak-panglima-tni-bentuk-tim-independen-ungkap-kasus-kematian-prada-lucky/">LP2TRI Desak Panglima TNI Bentuk Tim Independen Ungkap Kasus Kematian Prada Lucky</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
