<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Proyek Pramuka Mbuhung &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/tag/proyek-pramuka-mbuhung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 Jun 2024 10:12:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>Proyek Pramuka Mbuhung &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tersangka Korupsi Proyek Pramuka Mbuhung Diancam 20 Tahun Penjara dan Denda 1 Miliar</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/tersangka-korupsi-proyek-pramuka-mbuhung-diancam-20-tahun-penjara-dan-denda-1-miliar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jun 2024 10:12:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Denda 1 Miliar]]></category>
		<category><![CDATA[Diancam 20 Tahun Penjara]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Pramuka Mbuhung]]></category>
		<category><![CDATA[Tersangka Korupsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=2957</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Kejaksaan Negeri Manggarai Barat (Kejari Mabar) telah mengambil langkah tegas dengan menahan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/tersangka-korupsi-proyek-pramuka-mbuhung-diancam-20-tahun-penjara-dan-denda-1-miliar/">Tersangka Korupsi Proyek Pramuka Mbuhung Diancam 20 Tahun Penjara dan Denda 1 Miliar</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; </strong>Kejaksaan Negeri Manggarai Barat (Kejari Mabar) telah mengambil langkah tegas dengan menahan lima tersangka dalam kasus Tindak Pidana Korupsi yang terjadi pada Paket Pekerjaan Pembangunan Fasilitas Sarana dan Prasarana Bumi Perkemahan Pramuka Mbuhung di Desa Tiwu Nampar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.</p>
<p>Kelima tersangka, yang masing-masing bernisial AA, FJ, ILN, PD, dan YT, resmi ditahan pada Rabu, 26 Juni 2024.</p>
<p>Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, N.A.A Pradewa Artha, S.H, menjelaskan bahwa kelima tersangka ini telah melakukan modus operandi dengan mengurangi kualitas dan kuantitas dari volume pekerjaan yang seharusnya dilaksanakan.</p>
<p>Menurut Pradewa Artha, kasus ini berawal dari proyek Pekerjaan Pembangunan Fasilitas Sarana dan Prasarana Bumi Perkemahan Pramuka Mbuhung, yang dianggarkan sebesar Rp732.166.000,- untuk tahun anggaran 2021 oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.</p>
<p>&#8220;Para tersangka, di antaranya ILN yang meminjamkan perusahaan miliknya untuk dapat mengikuti lelang proyek, terlibat dalam pengurangan kualitas dan kuantitas pekerjaan yang telah dianggarkan,&#8221; jelas Pradewa Artha.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/tersangka-korupsi-proyek-pramuka-mbuhung-diancam-20-tahun-penjara-dan-denda-1-miliar/">Tersangka Korupsi Proyek Pramuka Mbuhung Diancam 20 Tahun Penjara dan Denda 1 Miliar</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
