<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Amburadul &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/tag/amburadul/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Jun 2024 13:03:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>Amburadul &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Habiskan Anggaran Miliaran Proyek Irigasi Wae Sar Amburadul, Kejari Diminta Usut Tuntas!</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/habiskan-anggaran-miliaran-proyek-irigasi-wae-sar-amburadul-kejari-diminta-usut-tuntas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jun 2024 13:03:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Amburadul]]></category>
		<category><![CDATA[Diminta Usut Tuntas]]></category>
		<category><![CDATA[Habiskan Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Mabar]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Miliaran Rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Wae Sar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=2965</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Kejaksaan Negeri Manggarai Barat (Kejari Mabar) tengah dihadapkan dengan desakan masyarakat untuk...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/habiskan-anggaran-miliaran-proyek-irigasi-wae-sar-amburadul-kejari-diminta-usut-tuntas/">Habiskan Anggaran Miliaran Proyek Irigasi Wae Sar Amburadul, Kejari Diminta Usut Tuntas!</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; </strong>Kejaksaan Negeri Manggarai Barat (Kejari Mabar) tengah dihadapkan dengan desakan masyarakat untuk mengusut lebih dalam terkait proyek konstruksi peningkatan jaringan irigasi Wae Sar di Desa Kombo Tengah, Kecamatan Macang Pacar, Manggarai Barat.</p>
<p>Menurut laporan dari Komodoindonesiapost, proyek senilai lebih dari Rp1 Miliar ini dilaksanakan oleh CV. Golo Kulu dan diduga proyek kerja &#8220;asal jadi&#8221;.</p>
<p>&#8220;Kami mendesak Kejari Mabar segera melakukan pemeriksaan terhadap pengerjaan proyek ini,&#8221; ungkap seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.</p>
<p>&#8220;Kualitas pengerjaannya sangat buruk. Saluran irigasi retak dan tidak mengalirkan air dengan baik, merugikan banyak petani di sini,&#8221; keluhnya.</p>
<p>V, seorang pemilik sawah di area irigasi tersebut, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas pekerjaan proyek tersebut.</p>
<p>&#8220;Semenjak proyek dimulai, sawah saya kesulitan mendapatkan aliran air karena saluran irigasi pecah. Proyek ini jelas-jelas tidak sesuai dengan standar yang seharusnya diikuti, &#8220;ujarnya.</p>
<p>Informasi dari FD, sumber media yang tidak disebutkan namanya, menyatakan bahwa CV. Golo Kulu diduga menggunakan bahan material ilegal dan tidak sesuai standar selama pelaksanaan proyek.</p>
<p>&#8220;Pasir yang digunakan tidak layak, penuh lumpur, dan tidak diuji laboratorium. Ini mengakibatkan mutu campuran beton menjadi buruk, &#8220;paparnya.</p>
<p>Selain itu, FD juga mengungkapkan bahwa CV. Golo Kulu tidak memasang papan informasi proyek seperti yang diwajibkan kontrak.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/habiskan-anggaran-miliaran-proyek-irigasi-wae-sar-amburadul-kejari-diminta-usut-tuntas/">Habiskan Anggaran Miliaran Proyek Irigasi Wae Sar Amburadul, Kejari Diminta Usut Tuntas!</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penanganan Bencana Erupsi Gunung Lewotobi dari Pemda Flotim Amburadul</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/penanganan-bencana-erupsi-gunung-lewotobi-dari-pemda-flotim-amburadul/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jan 2024 16:25:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Amburadul]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Gunung Lewotobi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda Flotim]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan Bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=1083</guid>

					<description><![CDATA[<p>LARANTUKA, NTTNEWS.NET &#8211; Nasib lebih dari 1.700 warga yang terdampak bencana erupsi Gunung Api Laki-Laki di...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/penanganan-bencana-erupsi-gunung-lewotobi-dari-pemda-flotim-amburadul/">Penanganan Bencana Erupsi Gunung Lewotobi dari Pemda Flotim Amburadul</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LARANTUKA, NTTNEWS.NET &#8211; </strong>Nasib lebih dari 1.700 warga yang terdampak bencana erupsi Gunung Api Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur kini terasa tidak menentu. Mereka yang mengungsi di posko Konga harus menghadapi dilema antara kembali ke rumah di zona merah atau tetap berada di posko pengungsian.</p>
<p>Namun, penanganan bencana erupsi oleh Pemerintah Daerah (Pemda) terkesan amburadul dan semakin memburuk setelah Kementerian Sosial (Kemensos) mengalihkan tanggung jawab penanganan kepada Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur.</p>
<p>Pengungsi mulai menyuarakan keluhan mengenai keterbatasan persediaan air bersih, kebutuhan pribadi perempuan dan anak-anak, serta keterlambatan dalam penyediaan makanan di dapur lapangan.</p>
<p>Bahkan, dua pengungsi asal Desa Nobo, Kecamatan Ile Bura, yang meninggal dunia tidak mendapatkan perhatian serius dari pemda Flotim, menunjukkan ketidakpedulian dalam kondisi tanggap darurat.</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kalak BPBD Flores Timur, Ahmad Duli, menolak memberikan komentar saat dikonfirmasi wartawan di posko utama penanganan bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/penanganan-bencana-erupsi-gunung-lewotobi-dari-pemda-flotim-amburadul/">Penanganan Bencana Erupsi Gunung Lewotobi dari Pemda Flotim Amburadul</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
