<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mafia Pupuk &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/tag/mafia-pupuk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Feb 2026 13:44:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>Mafia Pupuk &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pupuk Subsidi Dijual Gila-gilaan di Welak, Ketua DPRD Mabar Desak Distributor dan Dinas Pertanian Bertindak</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/pupuk-subsidi-dijual-gila-gilaan-di-welak-ketua-dprd-mabar-desak-distributor-dan-dinas-pertanian-bertindak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2026 13:44:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Benediktus Nurdin]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Welak]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Mafia Pupuk]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk Subsidi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=8167</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Dugaan praktik penjualan pupuk bersubsidi dengan harga jauh di atas Harga...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/pupuk-subsidi-dijual-gila-gilaan-di-welak-ketua-dprd-mabar-desak-distributor-dan-dinas-pertanian-bertindak/">Pupuk Subsidi Dijual Gila-gilaan di Welak, Ketua DPRD Mabar Desak Distributor dan Dinas Pertanian Bertindak</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, <a href="http://NTTNEWS.NET" target="_blank" rel="noopener">NTTNEWS.NET</a> &#8211; </strong>Dugaan praktik penjualan pupuk bersubsidi dengan harga jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) kembali mencuat dan memantik keresahan petani di Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p>Sejumlah petani mengaku sangat dirugikan, terlebih saat ini memasuki musim tanam yang menjadi momentum krusial bagi keberlangsungan produksi pertanian dan ketahanan pangan masyarakat.</p>
<p>Keluhan para petani tersebut mendapat perhatian serius dari Ketua DPRD Manggarai Barat, Benediktus Nurdin, ST.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa persoalan mahalnya harga <a href="http://pupuk">pupuk</a> <a href="http://bersubsidi">bersubsidi</a> bukan hanya terjadi di Kecamatan Welak, melainkan juga ditemukan di sejumlah wilayah lain di Manggarai Barat.</p>
<p>“Masalah pupuk bersubsidi ini tidak hanya terjadi di Kecamatan Welak saja, tetapi juga di beberapa tempat lain. Karena itu saya menegaskan agar distributor pupuk di Manggarai Barat betul-betul turun langsung ke lapangan untuk mengecek pendistribusian pupuk subsidi kepada masyarakat petani,” tegas Benediktus Nurdin kepada NTTNEWS.NET pada Sabtu (7/1/2026).</p>
<p>Menurut Beni Nurdin, distributor pupuk memiliki tanggung jawab penuh untuk memastikan seluruh pengecer yang bermitra menjalankan distribusi sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah, baik dari sisi mekanisme penyaluran maupun harga jual pupuk subsidi jenis NPK maupun Urea.</p>
<p>“Distributor harus secepat mungkin melakukan pengecekan kepada seluruh pengecer yang telah bermitra. Soal harga juga harus benar-benar sesuai aturan. Kalau sampai harga pupuk tembus Rp250 ribu per paket, itu sudah sangat tidak wajar karena jelas-jelas berada di atas HET,” ujarnya dengan nada tegas.</p>
<p>Ia juga menyoroti maraknya praktik penjualan pupuk subsidi oleh penjual liar yang tidak memiliki izin resmi sebagai pengecer. Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu penyebab utama melonjaknya harga pupuk subsidi di lapangan.</p>
<p>“Pihak distributor harus segera memberhentikan penyaluran pupuk melalui penjual liar. Jangan dibiarkan ada pihak yang dengan bebas menaikkan harga pupuk subsidi untuk keuntungan pribadi,” katanya.</p>
<p>Tak hanya itu, Ketua DPRD Manggarai Barat juga mendesak pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian untuk segera bertindak tegas dengan memanggil pihak-pihak terkait guna dimintai klarifikasi dan pertanggungjawaban atas dugaan kenaikan harga pupuk subsidi tersebut.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/pupuk-subsidi-dijual-gila-gilaan-di-welak-ketua-dprd-mabar-desak-distributor-dan-dinas-pertanian-bertindak/">Pupuk Subsidi Dijual Gila-gilaan di Welak, Ketua DPRD Mabar Desak Distributor dan Dinas Pertanian Bertindak</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mafia Pupuk Subsidi Menggila di Welak, Doroteus Menduga Distributor Lindungi Pengecer dan Penjual Liar</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/mafia-pupuk-subsidi-menggila-di-welak-doroteus-menduga-distributor-lindungi-pengecer-dan-penjual-liar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2026 04:36:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Semang]]></category>
		<category><![CDATA[Distributor]]></category>
		<category><![CDATA[Doroteus Nali]]></category>
		<category><![CDATA[Mafia Pupuk]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk Subsidi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=8159</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Dugaan praktik penjualan pupuk bersubsidi dengan harga jauh di atas Harga...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/mafia-pupuk-subsidi-menggila-di-welak-doroteus-menduga-distributor-lindungi-pengecer-dan-penjual-liar/">Mafia Pupuk Subsidi Menggila di Welak, Doroteus Menduga Distributor Lindungi Pengecer dan Penjual Liar</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Dugaan praktik penjualan pupuk bersubsidi dengan harga jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) mencuat di Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejumlah petani mengaku dirugikan, terutama di tengah musim tanam yang seharusnya menjadi momentum krusial bagi keberlangsungan produksi pertanian.</p>
<p>Doroteus Nali, warga Kampung Tontol, Desa Semang, mengungkapkan bahwa para petani belakangan kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi. Kondisi tersebut, menurutnya, dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk meraup keuntungan pribadi.</p>
<p>“Petani sangat kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi, padahal ini musim tanam. Situasi ini justru dimanfaatkan oleh oknum untuk menjual pupuk dengan harga sangat mahal dan memberatkan petani kecil,” ungkap Doroteus.</p>
<p>Ia menyebut, terdapat dugaan kuat keterlibatan seorang oknum pengusaha berinisial BW, yang diduga menjual pupuk bersubsidi jauh di atas HET yang telah ditetapkan pemerintah.</p>
<p>Menanggapi persoalan tersebut, Admin Distributor Pupuk Wilayah Manggarai Barat melalui Admin CV Lancar Jaya, yang enggan disebutkan namanya, memberikan klarifikasi terkait mekanisme penyaluran pupuk di Kecamatan Welak.</p>
<p>“Untuk informasi terkait adanya oknum yang menjual pupuk di atas HET, kami sudah menerima laporan sejak tadi pagi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (6/2/2026) malam.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2025, Kecamatan Welak memiliki dua pengecer resmi, yakni Kios Wejang Jaya di Desa Semang dan UD Tani Mart di Desa Golo Ronggot. Namun, memasuki tahun 2026, Kios Wejang Jaya mengundurkan diri sehingga hanya tersisa UD Tani Mart sebagai pengecer resmi.</p>
<p>“Oknum yang diduga menjual pupuk di atas HET bukan pengecer resmi. Yang bersangkutan merupakan anggota kelompok tani di Dusun Tontol. Pupuk tersebut diterima langsung dari kios resmi UD Tani Mart dan diperuntukkan bagi anggota kelompoknya,” jelasnya.</p>
<p>Menurut keterangan distributor, harga pupuk yang dikeluarkan dari kios resmi masih sesuai HET.</p>
<p>“Harga pupuk dari kios resmi tetap sesuai HET, yakni pupuk urea Rp90.000 per sak dan NPK Rp92.000 per sak. Ini sudah kami konfirmasi langsung ke pihak UD Tani Mart,” tambahnya.</p>
<p>Distributor juga menegaskan akan melakukan evaluasi dan penelusuran lebih lanjut.</p>
<p>“Kami akan meminta penjelasan dari kios sebagai pengecer resmi dan juga dari petani penerima pupuk yang diduga menjual pupuk di atas HET,” katanya.</p>
<p>Namun, Doroteus Nali dengan tegas membantah pernyataan distributor tersebut. Ia menilai klarifikasi yang disampaikan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.</p>
<p>“Saya membantah pernyataan ibu distributor. Kenyataannya, penjual pupuk di Kampung Tontol itu bukan sekadar membagikan pupuk ke anggota kelompoknya. Ini tidak sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Saya menduga Distributor melindungi Pengecer dan Penjual liar, ” tegas Doroteus.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/mafia-pupuk-subsidi-menggila-di-welak-doroteus-menduga-distributor-lindungi-pengecer-dan-penjual-liar/">Mafia Pupuk Subsidi Menggila di Welak, Doroteus Menduga Distributor Lindungi Pengecer dan Penjual Liar</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
