<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nusa Tenggara Barat &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/tag/nusa-tenggara-barat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Jul 2026 12:22:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>Nusa Tenggara Barat &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Pengaturan Proyek Daerah</title>
		<link>https://nttnews.net/hukum-kriminal/bupati-lombok-barat-terjaring-ott-kpk-diduga-terkait-pengaturan-proyek-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 12:22:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Prasetyo]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Juru Bicara KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Lombok Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Pemberantasan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu Ahmad Zaini]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Tangkap Tangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=9040</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/hukum-kriminal/bupati-lombok-barat-terjaring-ott-kpk-diduga-terkait-pengaturan-proyek-daerah/">Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Pengaturan Proyek Daerah</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Senin (20/7/2026). Dalam operasi senyap tersebut, tim penyidik mengamankan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, bersama sejumlah pihak lainnya.</p>
<p>Operasi ini diduga berkaitan dengan kasus tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara yang berkaitan dengan pengaturan sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.</p>
<p>Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya operasi tersebut. Ia mengatakan, Lalu Ahmad Zaini diamankan di kediaman resminya pada Senin pagi.</p>
<p>&#8220;Yang pasti Bupati diamankan pagi hari ini di rumah dinas,&#8221; ujar Budi saat dikonfirmasi, Senin sore.</p>
<p>Selain Bupati Lombok Barat, tim penyidik KPK juga mengamankan 18 orang lainnya sehingga total terdapat 19 orang yang terjaring dalam operasi tersebut.</p>
<p>Dalam proses penindakan, penyidik turut menyita sejumlah uang tunai dalam pecahan rupiah serta berbagai dokumen yang diduga berkaitan dengan proyek-proyek pemerintah. Barang bukti tersebut kini tengah didalami sebagai bagian dari proses penyidikan.</p>
<p>Seluruh pihak yang diamankan sempat menjalani pemeriksaan awal di Markas Komando (Mako) Brimob Lombok Barat sebelum KPK memutuskan membawa sebagian pihak ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/hukum-kriminal/bupati-lombok-barat-terjaring-ott-kpk-diduga-terkait-pengaturan-proyek-daerah/">Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Pengaturan Proyek Daerah</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Resmob Komodo Sapu Bersih! Tiga Terduga Pelaku Penyekapan dan Pemerkosaan Anak Dibekuk di Labuan Bajo</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/resmob-komodo-sapu-bersih-tiga-terduga-pelaku-penyekapan-dan-pemerkosaan-anak-dibekuk-di-labuan-bajo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 05:18:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Bima]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Resmob Komodo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=9020</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat bergerak cepat meringkus tiga pria...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/resmob-komodo-sapu-bersih-tiga-terduga-pelaku-penyekapan-dan-pemerkosaan-anak-dibekuk-di-labuan-bajo/">Resmob Komodo Sapu Bersih! Tiga Terduga Pelaku Penyekapan dan Pemerkosaan Anak Dibekuk di Labuan Bajo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat bergerak cepat meringkus tiga pria terduga pelaku persetubuhan dan penyekapan terhadap anak di bawah umur.</p>
<p>Ketiga pelaku ditangkap secara maraton oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo pada Senin 13 Juli 2026 malam, hanya beberapa jam setelah keluarga korban melayangkan laporan resmi.</p>
<p>Korban merupakan seorang pelajar berusia 13 tahu, berasal dari Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebelum mengalami kekerasan tersebut, korban diduga dicekoki minuman keras tradisional jenis sopi oleh para pelaku. Tidak hanya itu, korban juga sempat disekap selama dua malam di lokasi kejadian.</p>
<p>Korban sebut saja Bunga (13), seorang pelajar asal Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi korban kekerasan seksual setelah sebelumnya dicekoki minuman keras (miras) tradisional jenis sopi dan disekap selama dua malam oleh para pelaku.</p>
<p>Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, menegaskan bahwa pihaknya menerapkan prinsip zero tolerance atau tanpa toleransi sedikit pun terhadap segala bentuk kejahatan seksual, khususnya yang menyasar anak-anak.</p>
<p>&#8220;Kami menerapkan prinsip zero tolerance terhadap kekerasan seksual anak. Begitu menerima laporan polisi nomor LP/B/108/VII/2026/SPKT/Polres Mabar, saya langsung instruksikan Satreskrim memburu para pelaku. Penegakan hukum harus tegas, cepat, dan tuntas,&#8221; ujar AKBP Christian di Mapolres Manggarai Barat, Selasa 14 Juli 2026 malam.</p>
<p>Terpisah, Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, menjelaskan kronologi peristiwa pilu tersebut bermula pada Jumat 10 Juli 2026 sekitar pukul 10.00 WITA. Korban awalnya diajak oleh rekannya berinisial S dengan alasan membeli paket data internet.</p>
<p>Namun, korban justru dibawa ke sebuah ruko kosong di depan Puskesmas Batu Cermin, Labuan Bajo, di mana para pelaku sudah menunggu. Di lokasi tersebut, korban dipaksa menenggak miras jenis sopi hingga tidak sadarkan diri. Dalam kondisi tidak berdaya, para pelaku kemudian memerkosa korban secara bergiliran.</p>
<p>&#8220;Tidak berhenti di situ, korban kemudian dibawa ke sebuah vila di daerah Mburak, Desa Macang Tanggar, dan disekap selama dua malam. Di tempat tersebut, korban kembali dipaksa melayani nafsu para pelaku,&#8221; ungkap AKP Lufthi.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/resmob-komodo-sapu-bersih-tiga-terduga-pelaku-penyekapan-dan-pemerkosaan-anak-dibekuk-di-labuan-bajo/">Resmob Komodo Sapu Bersih! Tiga Terduga Pelaku Penyekapan dan Pemerkosaan Anak Dibekuk di Labuan Bajo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 Tercatat Sebagai Penyelenggaraan Terbaik di Mandalika</title>
		<link>https://nttnews.net/nasional/pertamina-grand-prix-of-indonesia-2025-tercatat-sebagai-penyelenggaraan-terbaik-di-mandalika/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Oct 2025 04:32:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Balap Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Lombok]]></category>
		<category><![CDATA[Mandalika]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=7204</guid>

					<description><![CDATA[<p>LOMBOK, NTTNEWS.NET &#8211; Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit,...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/nasional/pertamina-grand-prix-of-indonesia-2025-tercatat-sebagai-penyelenggaraan-terbaik-di-mandalika/">Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 Tercatat Sebagai Penyelenggaraan Terbaik di Mandalika</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LOMBOK, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu (5/10/2025) resmi mencatatkan sejarah sebagai gelaran terbaik sejak pertama kali digelar.</p>
<p>Ajang balap dunia itu menghadirkan standar penyelenggaraan yang semakin meningkat, baik dari sisi teknis, pelayanan penonton, maupun dukungan infrastruktur.</p>
<p>Antusiasme publik begitu tinggi. Tingkat okupansi hotel di kawasan The Mandalika mencapai 100 persen bahkan melebihi kapasitas tersedia.</p>
<p>Berdasarkan data Dinas Pariwisata NTB, rata-rata hunian hotel di seluruh Pulau Lombok selama periode balapan mencapai 93 persen. Kota Mataram berada di angka 90 persen, sementara kawasan The Mandalika penuh 100 persen.</p>
<p>Kondisi tersebut menegaskan tingginya minat penonton dari dalam dan luar negeri sekaligus menunjukkan dampak positif ajang MotoGP™ terhadap sektor pariwisata NTB secara menyeluruh.</p>
<p>Industri perhotelan, transportasi, hingga pelaku UMKM lokal ikut terdorong oleh lonjakan wisatawan yang datang untuk menyaksikan ajang dunia itu.</p>
<p>Untuk mendukung lonjakan wisatawan, sejumlah maskapai menambah penerbangan ekstra (extra flight) menuju Lombok.</p>
<p>Total terdapat 44 penerbangan tambahan yang terdiri dari Garuda Indonesia (18 penerbangan), Citilink (10), AirAsia (8), Pelita Air (2), dan Wings Air (6).</p>
<p>Langkah ini, menurut otoritas penerbangan, menunjukkan bahwa MotoGP™ bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga motor penggerak mobilitas wisatawan dan akselerator pertumbuhan pariwisata NTB.</p>
<p>Selain balapan utama, penyelenggaraan tahun ini juga menjadi ajang promosi budaya dan kearifan lokal.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/nasional/pertamina-grand-prix-of-indonesia-2025-tercatat-sebagai-penyelenggaraan-terbaik-di-mandalika/">Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 Tercatat Sebagai Penyelenggaraan Terbaik di Mandalika</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Penculikan Anak Balita Guncang Desa Tante, Penculiknya Perempuan Cantik</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/kasus-penculikan-anak-balita-guncang-desa-tante-penculiknya-perempuan-cantik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 May 2024 13:19:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Balita]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tante]]></category>
		<category><![CDATA[Guncang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bima]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Penculikan]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Penculiknya]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan Cantik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=2606</guid>

					<description><![CDATA[<p>BIMA, NTTNEWS.NET &#8211; Kasus tragis penculikan seorang balita mengguncang kedamaian di Desa Tante, Kecamatan Tante, Kabupaten...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/kasus-penculikan-anak-balita-guncang-desa-tante-penculiknya-perempuan-cantik/">Kasus Penculikan Anak Balita Guncang Desa Tante, Penculiknya Perempuan Cantik</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BIMA, NTTNEWS.NET &#8211; </strong>Kasus tragis penculikan seorang balita mengguncang kedamaian di Desa Tante, Kecamatan Tante, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa, 21 Mei 2024, sekitar pukul 11.40 WITA.</p>
<p>Muhammaf Alfia (7), seorang bocah laki-laki yang lucu dan ceria, menjadi korban dalam insiden memilukan ini.</p>
<p>Ia adalah anak dari pasangan Jaenuddin (29) dan Arfan Fadriani (17), warga RT 03/RW02, Dusun Sigi, Desa Raba Kodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.</p>
<p>Identitas pelaku, seorang perempuan bernama Lisa (37), yang berasal dari Kelurahan Mangge Maci-Kota Bima, mengguncang seluruh masyarakat dengan tindakan keji ini.</p>
<p>Informasi yang kami peroleh menyebutkan bahwa kronologi kejadian bermula saat ibu korban dan pelaku bersama-sama menuju pasar Tante, Desa Tante, Kecamatan Woha, untuk membeli gendongan bayi.</p>
<p>Namun, situasi berubah menjadi mencekam saat tiba di terminal Tante. Pelaku meminta ibu korban untuk menggendong bayi sementara ia pergi ke toilet sebentar, membawa serta Muhammaf Alfia.</p>
<p>Waktu berlalu tanpa kedatangan kembali pelaku, membuat ibu korban panik dan mencari-cari di sekitar terminal dan pasar, namun sia-sia. Sang pelaku telah menghilang membawa lari sang balita.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/kasus-penculikan-anak-balita-guncang-desa-tante-penculiknya-perempuan-cantik/">Kasus Penculikan Anak Balita Guncang Desa Tante, Penculiknya Perempuan Cantik</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Agus Flores Menelusuri Jejak Warisan Majapahit di Mataram dan Lombok</title>
		<link>https://nttnews.net/nasional/agus-flores-menelusuri-jejak-warisan-majapahit-di-mataram-dan-lombok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Mar 2024 16:36:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Flores]]></category>
		<category><![CDATA[di Mataram]]></category>
		<category><![CDATA[Lombok]]></category>
		<category><![CDATA[Majapahit]]></category>
		<category><![CDATA[Menelusuri Jejak Warisan]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=1692</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, NTTNEWS.NET &#8211; Pemilik nama Raden Mas Mh Agus Rugiarto, S.H, telah melaksanakan Napak Tilas di...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/nasional/agus-flores-menelusuri-jejak-warisan-majapahit-di-mataram-dan-lombok/">Agus Flores Menelusuri Jejak Warisan Majapahit di Mataram dan Lombok</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, NTTNEWS.NET &#8211; </strong>Pemilik nama Raden Mas Mh Agus Rugiarto, S.H, telah melaksanakan Napak Tilas di wilayah bekas Tanah Majapahit, menambahkan jejak kisah sejarah di tengah gemuruh zaman modern.</p>
<p>Julukan Agus Flores, yang identik dengan dedikasi pada warisan budaya, hari Rabu (14/3), mengadakan Napak Tilas di Mataram dan Lombok, Nusa Tenggara Barat.</p>
<p>&#8220;Saya yakin Mataram dan Lombok masih menyimpan jejak-jejak sejarah kejayaan Majapahit,&#8221; ujar Agus Flores, menegaskan keyakinannya pada hubungan historis yang masih terpelihara erat.</p>
<p>Turunan ke-137 dari Raja Majapahit Prabu Brawijaya V, jalur Raden Astrodiarjo ini, menjalankan tradisi keluarga dengan tekun, memastikan kunjungan ke sisa-sisa Tempat Purbakala Majapahit tetap terjaga.</p>
<p>Menelusuri jejak sejarah bukan hanya sekadar hobi bagi Agus, tetapi juga merupakan sebuah kewajiban yang dia emban dengan penuh kesungguhan.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/nasional/agus-flores-menelusuri-jejak-warisan-majapahit-di-mataram-dan-lombok/">Agus Flores Menelusuri Jejak Warisan Majapahit di Mataram dan Lombok</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
