Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Buron Hampir Dua Bulan, Agen Travel Itok Aman Diduga Penipu Turis Asing Dibekuk Di Toilet

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
ff463140 cc56 11f1 938b a11133f6fb19
Itok Aman ditangkap tim gabungan Resmob Mata Merah Polres Manggarai Timur atas koordinasi dengan Tim Resmob Komodo Polres Manggarai Barat di Ketang, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (19/10/2026). (foto : Dok. Isth).

Menurut Zacky, tim gabungan telah melakukan pengintaian selama hampir dua bulan setelah Itok kembali dilaporkan terlibat dalam dugaan penipuan terhadap wisatawan asing di Labuan Bajo.

Lamanya proses pengejaran menunjukkan bahwa tim gabungan terus berupaya melacak keberadaan terduga pelaku hingga akhirnya mendapatkan informasi yang dinilai cukup untuk melakukan penangkapan.

Setelah diamankan di Borong, Itok kemudian dijemput oleh anggota Resmob Polres Manggarai Barat untuk dibawa ke Labuan Bajo. Penanganan perkara dugaan penipuan terhadap wisatawan asing tersebut selanjutnya menjadi kewenangan Satuan Reserse Kriminal Polres Manggarai Barat.

Baca Juga :  PILKADES Bangka Lewat Memanas! Panitia Tolak Penghitungan Ulang, 12 Suara Dipersoalkan

“Sekarang Itok dalam perjalanan ke Bajo dikawal oleh Tim Resmob Komodo. Sedangkan proses hukum kasus penipuan turis asing akan ditangani Satuan Reskrim Polres Manggarai Barat,” ujar Zacky.

Penangkapan ini menjadi perkembangan penting dalam penanganan dugaan penipuan yang menyasar wisatawan di Labuan Bajo.

Baca Juga :  Kapal Wisata Terus Tenggelam, Aktivis Sergius Tri Deddy Sentil Keras Ksop Dan Dishub Mabar!

Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia, keamanan dan kenyamanan wisatawan menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap industri pariwisata setempat.

Namun, proses hukum terhadap Itok masih harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Polisi diharapkan mengungkap secara terang dugaan perbuatan yang dilaporkan, termasuk kronologi kejadian, modus yang digunakan, serta kemungkinan adanya korban lain. **

  • Bagikan