Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Puskesmas Batu Cermin Capai Target Program Imunisasi dan KIA, Fokus Perkuat Layanan Ibu Hamil dan Anak

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
c8ae3550 5e2f 11f1 aab2 2778117177a8
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas Batu Cermin, Aurelius Rabu (kiri), Flora D. Ratukale, sebagai tenaga promosi kesehatan (kanan). (foto : Dok. Isth).

LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET – Puskesmas Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Berbagai program prioritas, khususnya pada klaster kesehatan ibu dan anak (KIA), berhasil mencapai target yang telah ditetapkan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas Batu Cermin, Aurelius Rabu, didampingi Flora D. Ratukale, sebagai tenaga promosi kesehatan, mengatakan bahwa program imunisasi menjadi salah satu program unggulan yang hingga saat ini telah mencapai target cakupan pelayanan.

“Program unggulan kami pada Klaster 2 Kesehatan Ibu dan Anak adalah imunisasi. Capaian pelayanan imunisasi dasar lengkap maupun program imunisasi lainnya sudah mencapai target yang ditetapkan,” ujar Aurelius, pada Selasa (2/6/2026).

Selain imunisasi, pelayanan kesehatan ibu dan anak juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Capaian pemeriksaan kehamilan mulai dari K1 murni hingga K6 telah memenuhi target pelayanan.

“Pelayanan KIA, mulai dari K1 murni sampai K6, sudah mencapai target. Semua program prioritas berjalan sesuai rencana dan tidak ada program yang tertinggal,” katanya.

Baca Juga :  Pemeriksaan Kedua Kadis Pariwisata Manggarai Barat, Kasus Cunca Wulang Merambah Dugaan Korupsi

Meski demikian, Aurelius mengakui bahwa pihaknya masih menghadapi tantangan dalam pengendalian penyakit berbasis masyarakat melalui sistem surveilans kesehatan.

“Untuk surveilans penyakit, memang saat ini angkanya masih cukup tinggi karena berbasis laporan masyarakat. Kami masih bekerja keras melakukan pemantauan dan deteksi kasus penyakit yang terjadi di masyarakat,” jelasnya.

Menurut Aurelius, jumlah ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Batu Cermin mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga pertengahan tahun 2026, jumlah sasaran ibu hamil telah mencapai lebih dari 400 orang yang tersebar di Desa Batu Cermin dan Kelurahan Wae Kelambu.

“Angka kelahiran dibanding tahun 2025 mengalami peningkatan. Saat ini jumlah ibu hamil di wilayah kerja kami sudah lebih dari 400 orang,” ungkapnya.

Program Keluarga Berencana (KB) juga berjalan dengan baik berkat kolaborasi yang kuat dengan BKKBN. Pelayanan KB pasca-persalinan langsung diberikan kepada ibu setelah melahirkan.

“Program KB berjalan lancar dan capaian pelayanannya juga baik. Kami berkolaborasi dengan BKKBN, termasuk pelayanan KB pasca-persalinan yang langsung diberikan kepada ibu setelah melahirkan,” jelas Aurelius.

Baca Juga :  Bupati Edi Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia

Puskesmas Batu Cermin saat ini hanya menangani persalinan normal. Sementara kasus-kasus yang membutuhkan penanganan dokter spesialis atau tindakan kegawatdaruratan akan dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

“Di ruang bersalin kami hanya menangani persalinan normal. Jika ditemukan kondisi yang membutuhkan tindakan lebih lanjut atau tidak ada kemajuan persalinan sesuai standar pelayanan, maka pasien akan dirujuk,” terangnya.

Hal yang sama juga berlaku pada pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD).

“Pasien yang masuk UGD hanya diobservasi selama dua sampai tiga jam. Jika tidak ada perubahan atau membutuhkan penanganan lebih lanjut, maka wajib dirujuk,” tambahnya.

Dalam pelayanan sehari-hari, penyakit tidak menular masih menjadi kasus terbanyak yang ditangani oleh Puskesmas Batu Cermin.

“Kasus yang paling sering kami tangani adalah hipertensi dan diabetes melitus. Sebagian besar ditemukan pada kelompok lansia dan pra-lansia,” ujarnya.

  • Bagikan