(oleh: Agustinus Edward Tasman)
LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Mitos besar tentang kekuatan mental dalam olahraga sering kali menjadi sorotan dalam momen-momen krusial seperti final turnamen sepakbola.
Namun, saat menit-menit terakhir berjalan dan tekanan semakin memuncak, faktor-faktor ini seringkali tidak menentukan hasil akhir seperti yang terlihat dalam pertandingan Final EURO 2024 antara Inggris dan Spanyol.
Malam itu, pertandingan yang berlangsung sangat intens dimulai dengan skor 1-1 setelah Inggris berhasil menyamakan kedudukan.
Namun, daripada memanfaatkan momen ini untuk terus menekan, tim asuhan Southgate justru mengendurkan tempo permainan mereka.
Pilihan ini berbalik menjadi bumerang yang memungkinkan Spanyol mengambil alih kendali dan mencetak gol kedua di penghujung pertandingan, mengamankan kemenangan dengan skor 2-1.
Gol kedua Spanyol merupakan bukti soliditas dan konsistensi permainan yang telah ditunjukkan sepanjang turnamen oleh Yamine Lamal dan kawan-kawannya.
Bagi Inggris, kekalahan ini merupakan pukulan telak dalam perburuan trofi yang mereka idamkan sekian lama, namun kali ini harus kembali terlewati.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









