Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Yamine Lamal “The Beggining Of the End of Messi Era

  • Bagikan
IMG 20240716 130418
Agustinus Edward Tasman. (foto : isth).

(oleh: Agustinus Edward Tasman) 

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Mitos besar tentang kekuatan mental dalam olahraga sering kali menjadi sorotan dalam momen-momen krusial seperti final turnamen sepakbola.

Namun, saat menit-menit terakhir berjalan dan tekanan semakin memuncak, faktor-faktor ini seringkali tidak menentukan hasil akhir seperti yang terlihat dalam pertandingan Final EURO 2024 antara Inggris dan Spanyol.

Baca Juga :  Tugas Perdana Kadis PKO Mabar di Lembor, Agus Gias Resmi Buka O2SN 2026 dan Tekankan Sportivitas

Malam itu, pertandingan yang berlangsung sangat intens dimulai dengan skor 1-1 setelah Inggris berhasil menyamakan kedudukan.

Namun, daripada memanfaatkan momen ini untuk terus menekan, tim asuhan Southgate justru mengendurkan tempo permainan mereka.

Pilihan ini berbalik menjadi bumerang yang memungkinkan Spanyol mengambil alih kendali dan mencetak gol kedua di penghujung pertandingan, mengamankan kemenangan dengan skor 2-1.

Baca Juga :  Tugas Perdana Kadis PKO Mabar di Lembor, Agus Gias Resmi Buka O2SN 2026 dan Tekankan Sportivitas

Gol kedua Spanyol merupakan bukti soliditas dan konsistensi permainan yang telah ditunjukkan sepanjang turnamen oleh Yamine Lamal dan kawan-kawannya.

Bagi Inggris, kekalahan ini merupakan pukulan telak dalam perburuan trofi yang mereka idamkan sekian lama, namun kali ini harus kembali terlewati.

  • Bagikan