<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Daerah &#8211; NTT News</title>
	<atom:link href="https://nttnews.net/category/daerah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nttnews.net</link>
	<description>Tajam, Akurat Dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Jul 2026 13:08:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://nttnews.net/wp-content/uploads/2025/06/cropped-Green-and-Blue-3D-Global-News-Logo_20250612_235312_0000-100x75.png</url>
	<title>Daerah &#8211; NTT News</title>
	<link>https://nttnews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kongres PMKRI di Ruteng, Momentum Meneguhkan Arah Pembangunan Nasional dari Timur Indonesia</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/kongres-pmkri-di-ruteng-momentum-meneguhkan-arah-pembangunan-nasional-dari-timur-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 12:41:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Forkoma]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[PMKRI]]></category>
		<category><![CDATA[Sirilus Ladur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=9031</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Perhelatan Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII Perhimpunan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/kongres-pmkri-di-ruteng-momentum-meneguhkan-arah-pembangunan-nasional-dari-timur-indonesia/">Kongres PMKRI di Ruteng, Momentum Meneguhkan Arah Pembangunan Nasional dari Timur Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Perhelatan Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, dinilai bukan sekadar agenda konstitusional dua tahunan organisasi.</p>
<p>Forum tertinggi PMKRI tersebut dipandang sebagai momentum strategis untuk mempertegas arah pembangunan nasional yang berpihak pada keadilan sosial, pemerataan, serta penguatan martabat manusia dari wilayah timur Indonesia.</p>
<p>Pandangan tersebut disampaikan Sirilus Ladur, Alumni PMKRI Cabang Kupang sekaligus Anggota Alumni Forum Komunikasi Alumni (FORKOMA) PMKRI Labuan Bajo, dalam refleksinya yang diterima NTTNEWS.NET, Kamis (16/7/2026).</p>
<p>Menurut Sirilus, penyelenggaraan Kongres dan MPA di Ruteng memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar pergantian kepemimpinan organisasi.</p>
<p>&#8220;Perhelatan Kongres XXXIV dan MPA XXXIII PMKRI di Kota Ruteng bukan sekadar agenda seremonial atau rutinitas konstitusi dua tahunan organisasi. Forum tertinggi ini membawa misi ideologis yang sangat mendasar, yakni membaca arah kompas peradaban Indonesia dari beranda Nusa Tenggara Timur,&#8221; ujar Sirilus Ladur.</p>
<p>Sebagai alumni yang dibesarkan dalam rahim PMKRI Cabang Kupang dan kini berkarya di Labuan Bajo, Sirilus menilai kepercayaan yang diberikan kepada PMKRI Cabang Ruteng St. Agustinus sebagai tuan rumah merupakan amanah besar yang harus dimaknai sebagai gerakan intelektual yang berpihak pada realitas masyarakat.</p>
<p>&#8220;Momentum ini adalah manifesto gerakan intelektual profetik yang berakar pada realitas masyarakat. PMKRI tidak boleh kehilangan keberpihakannya kepada rakyat kecil dan persoalan-persoalan mendasar yang dihadapi bangsa,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menegaskan, tema Kongres dan MPA, &#8220;Mempertegas Arah Pembangunan Nasional Menuju Indonesia yang Berdaulat dan Berkeadilan,&#8221; lahir dari refleksi terhadap berbagai persoalan bangsa, khususnya ketimpangan pembangunan yang masih dirasakan masyarakat di wilayah timur Indonesia.</p>
<p>Menurutnya, dipilihnya Ruteng sebagai lokasi penyelenggaraan forum nasional tersebut memiliki nilai simbolis yang kuat.</p>
<p>&#8220;Dari bumi Manggarai, kita menyaksikan secara nyata tantangan pemerataan pembangunan, akses pendidikan, pelayanan dasar, hingga keadilan ekologis. Semua itu menjadi alasan mengapa Ruteng sangat strategis sebagai ruang lahirnya gagasan-gagasan besar bagi Indonesia,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sirilus juga menyoroti enam subtema strategis yang menjadi bahan pembahasan dalam MPA, meliputi pembangunan infrastruktur, penguatan sumber daya manusia, perlindungan martabat manusia, ekologi integral, ekonomi kerakyatan, hingga sektor pariwisata.</p>
<p>Menurutnya, pembahasan tersebut menjadi tantangan bagi kader PMKRI agar tidak hanya menjadi pengamat, tetapi mampu hadir sebagai kekuatan moral dan intelektual yang mengawal arah pembangunan nasional.</p>
<p>&#8220;PMKRI harus mengawal kedaulatan nasional agar tidak terjebak pada bias pembangunan perkotaan semata, tetapi benar-benar menyentuh masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau daerah 3T,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/kongres-pmkri-di-ruteng-momentum-meneguhkan-arah-pembangunan-nasional-dari-timur-indonesia/">Kongres PMKRI di Ruteng, Momentum Meneguhkan Arah Pembangunan Nasional dari Timur Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Liburan Berakhir Duka, Pasutri Wisatawan China Meregang Nyawa di Pulau Kelor, Polisi Bidik Dugaan Kelalaian</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/liburan-berakhir-duka-pasutri-wisatawan-china-meregang-nyawa-di-pulau-kelor-polisi-bidik-dugaan-kelalaian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 14:15:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[China]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Pasutri]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Kelor]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=9028</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211; Keindahan perairan kawasan wisata super prioritas Labuan Bajo kembali diselimuti duka...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/liburan-berakhir-duka-pasutri-wisatawan-china-meregang-nyawa-di-pulau-kelor-polisi-bidik-dugaan-kelalaian/">Liburan Berakhir Duka, Pasutri Wisatawan China Meregang Nyawa di Pulau Kelor, Polisi Bidik Dugaan Kelalaian</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Keindahan perairan kawasan wisata super prioritas Labuan Bajo kembali diselimuti duka mendalam. Sepasang suami istri wisatawan mancanegara (wisman) asal China ditemukan tewas tenggelam saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Pulau Kelor, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (15/07/2026) siang.</p>
<p>&#8220;Kedua korban diidentifikasi sebagai GX (29, perempuan) dan suaminya, SG (30, laki-laki). Kedua korban merupakan warga negara China yang sedang berlibur di Labuan Bajo,&#8221; ujar Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K. dalam keterangan resminya, Rabu malam.</p>
<p>Kejadian nahas ini memicu reaksi keras dari aparat kepolisian setempat terkait pengawasan standar keselamatan wisata bahari yang dinilai masih longgar dan membahayakan nyawa wisatawan.</p>
<p>Peristiwa pilu ini bermula ketika kapal dek terbuka (open deck) KM Rinca Story (GT 19) bertolak dari Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo sekitar pukul 10.00 Wita. Kapal milik Agus Prawijaya tersebut membawa sejumlah wisatawan domestik dan asing menuju Pulau Kelor, salah satu destinasi favorit untuk trekking dan snorkeling.</p>
<p>Setibanya di lokasi, para wisatawan turun ke pantai. Alih-alih dipandu oleh pemandu wisata (tour guide) profesional berlisensi, para tamu justru hanya diberikan pengarahan (briefing) oleh seorang siswa yang tengah menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) dari SMKN 1 Labuan Bajo.</p>
<p>Setelah trekking ke puncak bukit selesai, kedua korban memutuskan untuk melakukan snorkeling di perairan sekitar Pulau Kelor. Pihak kru kapal membekali mereka dengan masker selam (goggles) dan kaki katak (fins). Namun, fatalnya, kedua korban berenang tanpa mengenakan jaket keselamatan (life jacket). Tidak ada satu pun kru kapal maupun siswa PKL yang melakukan pengawasan langsung saat mereka berada di dalam air.</p>
<p>Sekitar pukul 12.00 Wita, kecemasan mulai melanda ketika korban GX ditemukan mengapung tak sadarkan diri oleh wisatawan lain. Upaya pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru (CPR) segera dilakukan di tepi pantai, namun nyawa perempuan berusia 29 tahun tersebut tidak tertolong.</p>
<p>Seketika situasi berubah menjadi kepanikan massal saat menyadari bahwa sang suami, SG, yang sebelumnya berenang bersama korban pertama, menghilang dari permukaan air.</p>
<p>&#8220;Saat peristiwa terjadi, kedua korban tidak didampingi oleh pemandu wisata profesional berlisensi. Mereka hanya menerima pengarahan dari seorang siswa SMK yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan. Selain itu, kedua korban juga luput dari pengawasan saat berada di dalam air,&#8221; jelas Kapolres Mabar.</p>
<p>Menerima laporan darurat pada pukul 13.00 Wita, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Manggarai Barat bergerak cepat memimpin operasi SAR gabungan. Tim taktis berkekuatan 29 personel dikerahkan, terdiri dari Sat Polairud Polres Mabar, KP. Bima Korpolairud Baharkam Polri, Basarnas, Lanal Labuan Bajo (TNI AL), serta Syahbandar Labuan Bajo.</p>
<p>Tim SAR gabungan tiba di lokasi pada pukul 14.00 Wita dan langsung mengevakuasi jasad GX serta saksi-saksi kunci ke Labuan Bajo menggunakan kapal cepat. Korban pertama tiba di Pelabuhan Marina Waterfront pada pukul 14.48 Wita dan langsung dilarikan ke RSUD Komodo untuk proses Visum et Repertum (VeR).</p>
<p>Sementara itu, tim penyelam gabungan terus menyisir dasar laut di sekitar titik hilangnya korban kedua. Setelah hampir tiga jam pencarian di bawah arus laut yang dinamis, upaya penyelaman taktis akhirnya membuahkan hasil.</p>
<p>Pada pukul 16.45 Wita, jasad SG berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dasar laut pada kedalaman 32 meter di perairan timur Pulau Kelor.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/liburan-berakhir-duka-pasutri-wisatawan-china-meregang-nyawa-di-pulau-kelor-polisi-bidik-dugaan-kelalaian/">Liburan Berakhir Duka, Pasutri Wisatawan China Meregang Nyawa di Pulau Kelor, Polisi Bidik Dugaan Kelalaian</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam Saat Snorkeling di Pulau Kelor, Tim SAR Gabungan Tutup Operasi Pencarian</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/dua-wisatawan-asal-china-tewas-tenggelam-saat-snorkeling-di-pulau-kelor-tim-sar-gabungan-tutup-operasi-pencarian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 10:43:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[China]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR Gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Negara Asing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=9024</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua warga negara asing (WNA)...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/dua-wisatawan-asal-china-tewas-tenggelam-saat-snorkeling-di-pulau-kelor-tim-sar-gabungan-tutup-operasi-pencarian/">Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam Saat Snorkeling di Pulau Kelor, Tim SAR Gabungan Tutup Operasi Pencarian</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua warga negara asing (WNA) asal China yang tenggelam saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Pulau Kelor, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (15/7/2026). Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.</p>
<p>Korban diketahui bernama Guo Xingyou (perempuan) dan Sha Gingyang (laki-laki). Informasi mengenai insiden tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere melalui Pos SAR Manggarai Barat setelah dilaporkan terjadi kondisi yang membahayakan jiwa manusia di kawasan wisata Pulau Kelor.</p>
<p>Koordinator Pos SAR Manggarai Barat menjelaskan, peristiwa nahas itu bermula sekitar pukul 12.00 WITA ketika kedua wisatawan sedang menikmati aktivitas snorkeling di perairan Pulau Kelor.</p>
<p>Namun, cuaca yang kurang bersahabat disertai gelombang tinggi diduga menghantam keduanya hingga terseret dan tenggelam.</p>
<p>&#8220;Kedua korban sedang melakukan snorkeling di Perairan Pulau Kelor sekitar pukul 12.00 WITA. Saat itu gelombang cukup tinggi dan menghantam korban hingga akhirnya tenggelam,&#8221; jelas Koordinator Pos SAR Manggarai Barat.</p>
<p>Sekitar pukul 12.45 WITA, korban pertama, Guo Xingyou, berhasil ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Wisatawan di sekitar lokasi bersama Tim SAR Gabungan segera memberikan pertolongan pertama berupa Resusitasi Jantung Paru (RJP) selama proses evakuasi menuju Pelabuhan Labuan Bajo.</p>
<p>Setibanya di RSUD Komodo Labuan Bajo, tim medis langsung melakukan penanganan intensif. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/dua-wisatawan-asal-china-tewas-tenggelam-saat-snorkeling-di-pulau-kelor-tim-sar-gabungan-tutup-operasi-pencarian/">Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam Saat Snorkeling di Pulau Kelor, Tim SAR Gabungan Tutup Operasi Pencarian</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Resmob Komodo Sapu Bersih! Tiga Terduga Pelaku Penyekapan dan Pemerkosaan Anak Dibekuk di Labuan Bajo</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/resmob-komodo-sapu-bersih-tiga-terduga-pelaku-penyekapan-dan-pemerkosaan-anak-dibekuk-di-labuan-bajo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 05:18:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Bima]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Resmob Komodo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=9020</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat bergerak cepat meringkus tiga pria...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/resmob-komodo-sapu-bersih-tiga-terduga-pelaku-penyekapan-dan-pemerkosaan-anak-dibekuk-di-labuan-bajo/">Resmob Komodo Sapu Bersih! Tiga Terduga Pelaku Penyekapan dan Pemerkosaan Anak Dibekuk di Labuan Bajo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat bergerak cepat meringkus tiga pria terduga pelaku persetubuhan dan penyekapan terhadap anak di bawah umur.</p>
<p>Ketiga pelaku ditangkap secara maraton oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo pada Senin 13 Juli 2026 malam, hanya beberapa jam setelah keluarga korban melayangkan laporan resmi.</p>
<p>Korban merupakan seorang pelajar berusia 13 tahu, berasal dari Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebelum mengalami kekerasan tersebut, korban diduga dicekoki minuman keras tradisional jenis sopi oleh para pelaku. Tidak hanya itu, korban juga sempat disekap selama dua malam di lokasi kejadian.</p>
<p>Korban sebut saja Bunga (13), seorang pelajar asal Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi korban kekerasan seksual setelah sebelumnya dicekoki minuman keras (miras) tradisional jenis sopi dan disekap selama dua malam oleh para pelaku.</p>
<p>Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, menegaskan bahwa pihaknya menerapkan prinsip zero tolerance atau tanpa toleransi sedikit pun terhadap segala bentuk kejahatan seksual, khususnya yang menyasar anak-anak.</p>
<p>&#8220;Kami menerapkan prinsip zero tolerance terhadap kekerasan seksual anak. Begitu menerima laporan polisi nomor LP/B/108/VII/2026/SPKT/Polres Mabar, saya langsung instruksikan Satreskrim memburu para pelaku. Penegakan hukum harus tegas, cepat, dan tuntas,&#8221; ujar AKBP Christian di Mapolres Manggarai Barat, Selasa 14 Juli 2026 malam.</p>
<p>Terpisah, Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, menjelaskan kronologi peristiwa pilu tersebut bermula pada Jumat 10 Juli 2026 sekitar pukul 10.00 WITA. Korban awalnya diajak oleh rekannya berinisial S dengan alasan membeli paket data internet.</p>
<p>Namun, korban justru dibawa ke sebuah ruko kosong di depan Puskesmas Batu Cermin, Labuan Bajo, di mana para pelaku sudah menunggu. Di lokasi tersebut, korban dipaksa menenggak miras jenis sopi hingga tidak sadarkan diri. Dalam kondisi tidak berdaya, para pelaku kemudian memerkosa korban secara bergiliran.</p>
<p>&#8220;Tidak berhenti di situ, korban kemudian dibawa ke sebuah vila di daerah Mburak, Desa Macang Tanggar, dan disekap selama dua malam. Di tempat tersebut, korban kembali dipaksa melayani nafsu para pelaku,&#8221; ungkap AKP Lufthi.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/resmob-komodo-sapu-bersih-tiga-terduga-pelaku-penyekapan-dan-pemerkosaan-anak-dibekuk-di-labuan-bajo/">Resmob Komodo Sapu Bersih! Tiga Terduga Pelaku Penyekapan dan Pemerkosaan Anak Dibekuk di Labuan Bajo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polda NTT Bongkar Dugaan Peredaran 185 Ribu Batang Rokok Ilegal, Jalur Distribusi Diduga Berasal dari Manggarai Barat</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/polda-ntt-bongkar-dugaan-peredaran-185-ribu-batang-rokok-ilegal-jalur-distribusi-diduga-berasal-dari-manggarai-barat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 14:42:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Ngada]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Rokok Ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=9017</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) membongkar...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/polda-ntt-bongkar-dugaan-peredaran-185-ribu-batang-rokok-ilegal-jalur-distribusi-diduga-berasal-dari-manggarai-barat/">Polda NTT Bongkar Dugaan Peredaran 185 Ribu Batang Rokok Ilegal, Jalur Distribusi Diduga Berasal dari Manggarai Barat</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) membongkar dugaan peredaran rokok tanpa legalitas perizinan perdagangan dalam operasi penyelidikan yang digelar di empat kabupaten, yakni Ende, Nagekeo, Ngada, dan Manggarai Barat.</p>
<p>Dari operasi tersebut, polisi menyita 9.271 bungkus atau 185.420 batang rokok dari berbagai merek yang diduga diperdagangkan tanpa memenuhi ketentuan perizinan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.</p>
<p>Hasil penyelidikan sementara juga mengungkap bahwa rokok tersebut diduga dipasok oleh seorang sales yang berasal dari Kabupaten Manggarai Barat.</p>
<p>Pengungkapan kasus ini berawal dari Laporan Informasi yang kemudian ditindaklanjuti melalui Surat Perintah Penyelidikan Ditreskrimsus Polda NTT.</p>
<p>Tim Subdirektorat I Industri dan Perdagangan (Indag) kemudian melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kios dan toko yang diduga memperdagangkan rokok tanpa legalitas.</p>
<p>Operasi lapangan dipimpin langsung oleh IPTU Muhammad Yuzakky, S.Tr.K., M.Sc., bersama personel Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda NTT.</p>
<p>Tim melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pelaku usaha guna memastikan kepatuhan terhadap ketentuan perizinan di bidang perdagangan.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sebanyak 9.271 bungkus rokok yang terdiri atas 1.910 bungkus merek MANRY, 3.861 bungkus merek HAS DJAYA, serta 3.500 bungkus merek HUMER dalam dua jenis kemasan berbeda.</p>
<p>Total keseluruhan mencapai 185.420 batang rokok yang kini diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/polda-ntt-bongkar-dugaan-peredaran-185-ribu-batang-rokok-ilegal-jalur-distribusi-diduga-berasal-dari-manggarai-barat/">Polda NTT Bongkar Dugaan Peredaran 185 Ribu Batang Rokok Ilegal, Jalur Distribusi Diduga Berasal dari Manggarai Barat</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesan Keras Bupati Nagekeo Usai Lantik 81 Pejabat: &#8220;Jabatan Bisa Dicopot Jika Tak Berkinerja&#8221;</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/pesan-keras-bupati-nagekeo-usai-lantik-81-pejabat-jabatan-bisa-dicopot-jika-tak-berkinerja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 14:29:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Pejabat Administrator]]></category>
		<category><![CDATA[Pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Simplisius Donatus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=9013</guid>

					<description><![CDATA[<p>NAGEKEO &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 81...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/pesan-keras-bupati-nagekeo-usai-lantik-81-pejabat-jabatan-bisa-dicopot-jika-tak-berkinerja/">Pesan Keras Bupati Nagekeo Usai Lantik 81 Pejabat: &#8220;Jabatan Bisa Dicopot Jika Tak Berkinerja&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NAGEKEO | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 81 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo.</p>
<p>Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Setda Kantor Bupati Nagekeo, Senin (13/7/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.</p>
<p>Pelantikan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo Syafar, SE, Wakil Ketua DPRD Yohanes Siga, Pabung Kodim 1625/Ngada Mayor Inf Hengki, Wakapolres Nagekeo Kompol I Made Mudana, Sekretaris Daerah Drs. Imanuel Ndun, para Asisten Sekda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para saksi rohani dari agama Katolik, Islam, dan Kristen Protestan. Hadir pula saksi awam Ferdinandus Belarminus Dhae Wea, S.Psi., dan Yohanes Andreas Malo Wea, SH.</p>
<p>Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nagekeo Nomor 800.1.3.3/BKPP/1.989/VII/2026 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Daerah dalam Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nagekeo.</p>
<p>Keputusan tersebut diterbitkan sebagai bagian dari pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) yang didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, penilaian kinerja, dan kebutuhan organisasi, sesuai dengan sistem merit yang berlaku.</p>
<p>Dari total 81 pejabat yang dilantik, sebanyak 40 orang merupakan Pejabat Administrator, terdiri atas 15 pejabat Eselon IIIa dan 25 pejabat Eselon IIIb. Sementara 41 orang lainnya merupakan Pejabat Pengawas, yang terdiri atas 28 pejabat Eselon IVa dan 13 pejabat Eselon IVb.</p>
<p>Dalam sambutannya, Bupati Simplisius Donatus menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pengisian jabatan, tetapi merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun birokrasi yang profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Nagekeo dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan efektivitas organisasi, serta memastikan terselenggaranya pelayanan publik yang semakin baik,&#8221; ujar Simplisius.</p>
<p>Ia mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar tidak menganggap jabatan sebagai posisi yang permanen. Menurutnya, evaluasi terhadap kinerja akan terus dilakukan, dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar apabila target kerja tidak tercapai.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu, saudara-saudari yang dilantik pada hari ini adalah aparatur yang kami pandang telah memiliki kesiapan untuk menerima tugas dan tanggung jawab yang lebih besar. Kalau misalnya kinerjanya kurang bagus, ya pasti kita akan rotasi kembali,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Bupati juga menekankan bahwa jabatan bukanlah hak istimewa ataupun simbol kekuasaan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada negara dan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Jabatan bukan sebuah hak istimewa, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Jadikan jabatan yang saudara emban sebagai ruang pengabdian untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan daerah,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Simplisius, seorang pejabat tidak cukup hanya mampu menjalankan tugas administrasi, tetapi juga harus menjadi pemimpin yang mampu memberi teladan, mengambil keputusan secara tepat, membangun kerja sama, serta menggerakkan organisasi menuju pencapaian tujuan bersama.</p>
<p>&#8220;Seorang pejabat tidak hanya dituntut mampu menjalankan tugas administratif, tetapi juga harus mampu menjadi pemimpin yang memberikan teladan, mengambil keputusan secara tepat, membangun kerja sama, serta menggerakkan organisasi menuju pencapaian tujuan bersama,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/pesan-keras-bupati-nagekeo-usai-lantik-81-pejabat-jabatan-bisa-dicopot-jika-tak-berkinerja/">Pesan Keras Bupati Nagekeo Usai Lantik 81 Pejabat: &#8220;Jabatan Bisa Dicopot Jika Tak Berkinerja&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinas PKO Mabar Gelar Coaching Clinic OSN, Datangkan Pengajar KPM Bogor untuk Tempa Siswa Berprestasi Menuju Tingkat Provinsi</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/dinas-pko-mabar-gelar-coaching-clinic-osn-datangkan-pengajar-kpm-bogor-untuk-tempa-siswa-berprestasi-menuju-tingkat-provinsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 14:02:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Agustinus Gias]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=9010</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/dinas-pko-mabar-gelar-coaching-clinic-osn-datangkan-pengajar-kpm-bogor-untuk-tempa-siswa-berprestasi-menuju-tingkat-provinsi/">Dinas PKO Mabar Gelar Coaching Clinic OSN, Datangkan Pengajar KPM Bogor untuk Tempa Siswa Berprestasi Menuju Tingkat Provinsi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak generasi berprestasi.</p>
<p>Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menggelar Training Center (TC) atau Coaching Clinic Olimpiade Sains Nasional (OSN) bagi guru pembimbing dan peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) serta Sekolah Menengah Pertama (SMP).</p>
<p>Untuk memaksimalkan pembinaan, Dinas PKO menghadirkan tiga orang pengajar profesional dari Klinik Pembelajaran MIPA (KPM) Bogor, Jawa Barat, yang memiliki pengalaman dalam membina siswa hingga tingkat nasional.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 13–14 Juli 2026, tersebut dipusatkan di SMP Arnoldus Janssen, Labuan Bajo, dengan tujuan memperkuat kemampuan akademik para peserta yang akan mewakili Kabupaten Manggarai Barat pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Provinsi.</p>
<p>Sebanyak 30 peserta terbaik mengikuti pembinaan intensif tersebut. Mereka terdiri dari 15 siswa jenjang SD dan 15 siswa jenjang SMP, dengan masing-masing lima peserta pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Seluruh peserta merupakan juara hasil seleksi tingkat Kabupaten Manggarai Barat yang berhasil meraih tiket menuju kompetisi tingkat provinsi.</p>
<p>Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Gias, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian para peserta yang berhasil menjadi wakil terbaik daerah.</p>
<p>&#8220;Hari ini saya melihat wajah-wajah penuh semangat. Wajah-wajah pilihan yang telah membuktikan diri sebagai yang terbaik di Kabupaten Manggarai Barat. Kalian adalah satu dari sekian ribu siswa yang berhak berada di ruangan ini. Itu adalah kebanggaan luar biasa, bukan hanya bagi diri kalian, tetapi juga bagi keluarga, sekolah, dan Kabupaten Manggarai Barat,&#8221; ujar Agustinus.</p>
<p>Menurutnya, keberhasilan lolos ke tingkat provinsi bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tantangan yang lebih besar. Karena itu, para peserta diminta memanfaatkan kesempatan mengikuti Coaching Clinic secara maksimal.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/dinas-pko-mabar-gelar-coaching-clinic-osn-datangkan-pengajar-kpm-bogor-untuk-tempa-siswa-berprestasi-menuju-tingkat-provinsi/">Dinas PKO Mabar Gelar Coaching Clinic OSN, Datangkan Pengajar KPM Bogor untuk Tempa Siswa Berprestasi Menuju Tingkat Provinsi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MPLS di Manggarai Barat Dipantau Ketat, Dinas PKO Pastikan Sekolah Bebas Perpeloncoan dan Aman bagi Siswa Baru</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/mpls-di-manggarai-barat-dipantau-ketat-dinas-pko-pastikan-sekolah-bebas-perpeloncoan-dan-aman-bagi-siswa-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 13:59:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Agustinus Gias]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=9006</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemkab Mabar) melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/mpls-di-manggarai-barat-dipantau-ketat-dinas-pko-pastikan-sekolah-bebas-perpeloncoan-dan-aman-bagi-siswa-baru/">MPLS di Manggarai Barat Dipantau Ketat, Dinas PKO Pastikan Sekolah Bebas Perpeloncoan dan Aman bagi Siswa Baru</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemkab Mabar) melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) melakukan monitoring langsung ke sejumlah sekolah untuk memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung aman, edukatif, dan terbebas dari praktik perpeloncoan maupun segala bentuk kekerasan terhadap peserta didik baru.</p>
<p>Monitoring tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan sekolah yang ramah anak sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan MPLS berjalan sesuai ketentuan.</p>
<p>Hal itu disampaikan Kepala Dinas PKO Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Gias, dalam laporan kepada Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah Manggarai Barat melalui WhatsApp Group Koordinasi Pimpinan Mabar, Selasa (14/7/2026).</p>
<p>&#8220;Izin Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati dan Bapak Sekda. Hari ini kami monitor memastikan pelaksanaan MPLS berjalan dengan aman di SDI Wae Mata, SDI Merombok, SDI Nggorang, dan SMPN 2 Komodo,&#8221; tulis Agustinus Gias dalam laporannya.</p>
<p>Ia menjelaskan, kegiatan monitoring telah dimulai sejak hari pertama pelaksanaan MPLS pada Senin (13/7/2026), dengan menyasar sejumlah sekolah lainnya di Kecamatan Komodo.</p>
<p>&#8220;Kemarin kami monitor pelaksanaan MPLS di SMPK Arnoldus, SMPN 1 Komodo, dan SMPK Santa Yosefa,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Menurut Agustinus, pengawasan dilakukan secara berkala di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh sekolah menjalankan MPLS sesuai prinsip pendidikan yang humanis, memberikan rasa aman, serta membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah tanpa tekanan.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/mpls-di-manggarai-barat-dipantau-ketat-dinas-pko-pastikan-sekolah-bebas-perpeloncoan-dan-aman-bagi-siswa-baru/">MPLS di Manggarai Barat Dipantau Ketat, Dinas PKO Pastikan Sekolah Bebas Perpeloncoan dan Aman bagi Siswa Baru</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FPM Siapkan Aksi Boikot Proyek Kantor Pajak Pratama Labuan Bajo, PT Joglo Multi Ayu Jadi Sorotan</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/fpm-siapkan-aksi-boikot-proyek-kantor-pajak-pratama-labuan-bajo-pt-joglo-multi-ayu-jadi-sorotan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 15:08:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Demonstrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Peduli Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Lorens Logam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=9003</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Persoalan dugaan tidak dibayarkannya hak para pekerja dan mitra pelaksana...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/fpm-siapkan-aksi-boikot-proyek-kantor-pajak-pratama-labuan-bajo-pt-joglo-multi-ayu-jadi-sorotan/">FPM Siapkan Aksi Boikot Proyek Kantor Pajak Pratama Labuan Bajo, PT Joglo Multi Ayu Jadi Sorotan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Persoalan dugaan tidak dibayarkannya hak para pekerja dan mitra pelaksana kembali mencuat di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p>Kali ini, sorotan mengarah pada proyek pembangunan Gedung Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Labuan Bajo yang dikerjakan oleh PT Joglo Multi Ayu.</p>
<p>Merasa hak mereka belum dipenuhi, Forum Peduli Mabar (FPM) resmi melayangkan surat pemberitahuan rencana aksi unjuk rasa kepada Kepala Kepolisian Resor Manggarai Barat pada Senin, 13 Juli 2026.</p>
<p>Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas belum adanya penyelesaian terhadap tunggakan pembayaran yang diklaim dialami para mitra pelaksana proyek.</p>
<p>Koordinator Forum Peduli Mabar, Lorensius Logam, menegaskan bahwa aksi ini dilakukan setelah berbagai upaya komunikasi dan penyelesaian secara persuasif tidak membuahkan hasil.</p>
<p>&#8220;Kami sudah berupaya membangun komunikasi dengan berbagai pihak agar persoalan ini dapat diselesaikan secara baik-baik. Namun hingga saat ini hak para mitra pelaksana belum juga dipenuhi. Karena itu kami memilih menempuh jalur penyampaian pendapat di muka umum sebagai bentuk perjuangan mencari keadilan,&#8221; tegas Lorensius.</p>
<p>Dalam surat pemberitahuan aksi disebutkan bahwa sejumlah mitra pelaksana mengaku belum menerima pembayaran atas pekerjaan yang telah mereka laksanakan. Kondisi tersebut dinilai telah menimbulkan kerugian ekonomi bagi para pekerja dan keluarganya.</p>
<p>FPM bahkan menilai sikap kontraktor pelaksana menunjukkan ketidakseriusan dalam memenuhi kewajibannya kepada para mitra kerja.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/fpm-siapkan-aksi-boikot-proyek-kantor-pajak-pratama-labuan-bajo-pt-joglo-multi-ayu-jadi-sorotan/">FPM Siapkan Aksi Boikot Proyek Kantor Pajak Pratama Labuan Bajo, PT Joglo Multi Ayu Jadi Sorotan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anggota DPRD Mabar Desak Pemkab Jemput Bola Ambil Alih Embung Anak Munting, Ino Peni: Jangan Biarkan Aset Miliaran Menganggur</title>
		<link>https://nttnews.net/daerah/anggota-dprd-mabar-desak-pemkab-jemput-bola-ambil-alih-embung-anak-munting-ino-peni-jangan-biarkan-aset-miliaran-menganggur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[NTTNews.Net]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 11:52:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Embung Anak Munting]]></category>
		<category><![CDATA[Inocentius Peni]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Amanat Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nttnews.net/?p=8999</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO &#124; NTTNEWS.NET &#8211; Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Inocentius Peni, menyayangkan belum dimanfaatkannya...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/anggota-dprd-mabar-desak-pemkab-jemput-bola-ambil-alih-embung-anak-munting-ino-peni-jangan-biarkan-aset-miliaran-menganggur/">Anggota DPRD Mabar Desak Pemkab Jemput Bola Ambil Alih Embung Anak Munting, Ino Peni: Jangan Biarkan Aset Miliaran Menganggur</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET &#8211;</strong> Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Inocentius Peni, menyayangkan belum dimanfaatkannya secara maksimal kawasan wisata Embung Anak Munting yang berada di Kampung Kenari, Desa Warloka, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>Embung yang dibangun menggunakan anggaran negara hingga puluhan miliar rupiah dan telah diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo beberapa tahun lalu itu dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata sekaligus sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p>
<p>Namun hingga kini, aset strategis tersebut belum memberikan kontribusi yang optimal bagi daerah maupun masyarakat.</p>
<p>Menurut Inocentius Peni yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Manggarai Barat, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat tidak boleh hanya menunggu proses penyerahan aset dari pemerintah pusat.</p>
<p>Sebaliknya, pemerintah daerah harus aktif membangun komunikasi dan melakukan langkah-langkah strategis agar pengelolaan kawasan tersebut dapat segera diambil alih.</p>
<p>&#8220;Saya sangat menyayangkan aset sebesar itu belum dimanfaatkan secara maksimal. Embung Anak Munting merupakan proyek strategis yang dibangun dengan anggaran negara yang sangat besar. Sudah seharusnya pemerintah daerah berinisiatif berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar pengelolaannya bisa diserahkan kepada Kabupaten Manggarai Barat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,&#8221; tegas Inocentius, Senin (13/7/2026).</p>
<p>Ia menilai, apabila dikelola secara profesional, Embung Anak Munting berpotensi menjadi salah satu destinasi unggulan yang mampu meningkatkan penerimaan daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.</p>
<p>&#8220;Bayangkan saja, jika dalam sehari ada sekitar 200 pengunjung dengan harga tiket masuk Rp10 ribu per orang, maka pendapatan yang diperoleh bisa mencapai Rp2 juta per hari. Dalam satu bulan nilainya sudah cukup besar, apalagi jika dikelola secara serius dan jumlah wisatawan terus meningkat. Ini merupakan potensi PAD yang tidak boleh disia-siakan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net/daerah/anggota-dprd-mabar-desak-pemkab-jemput-bola-ambil-alih-embung-anak-munting-ino-peni-jangan-biarkan-aset-miliaran-menganggur/">Anggota DPRD Mabar Desak Pemkab Jemput Bola Ambil Alih Embung Anak Munting, Ino Peni: Jangan Biarkan Aset Miliaran Menganggur</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://nttnews.net">NTT News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
