LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET – Persoalan dugaan tidak dibayarkannya hak para pekerja dan mitra pelaksana kembali mencuat di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kali ini, sorotan mengarah pada proyek pembangunan Gedung Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Labuan Bajo yang dikerjakan oleh PT Joglo Multi Ayu.
Merasa hak mereka belum dipenuhi, Forum Peduli Mabar (FPM) resmi melayangkan surat pemberitahuan rencana aksi unjuk rasa kepada Kepala Kepolisian Resor Manggarai Barat pada Senin, 13 Juli 2026.
Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas belum adanya penyelesaian terhadap tunggakan pembayaran yang diklaim dialami para mitra pelaksana proyek.
Koordinator Forum Peduli Mabar, Lorensius Logam, menegaskan bahwa aksi ini dilakukan setelah berbagai upaya komunikasi dan penyelesaian secara persuasif tidak membuahkan hasil.
“Kami sudah berupaya membangun komunikasi dengan berbagai pihak agar persoalan ini dapat diselesaikan secara baik-baik. Namun hingga saat ini hak para mitra pelaksana belum juga dipenuhi. Karena itu kami memilih menempuh jalur penyampaian pendapat di muka umum sebagai bentuk perjuangan mencari keadilan,” tegas Lorensius.
Dalam surat pemberitahuan aksi disebutkan bahwa sejumlah mitra pelaksana mengaku belum menerima pembayaran atas pekerjaan yang telah mereka laksanakan. Kondisi tersebut dinilai telah menimbulkan kerugian ekonomi bagi para pekerja dan keluarganya.
FPM bahkan menilai sikap kontraktor pelaksana menunjukkan ketidakseriusan dalam memenuhi kewajibannya kepada para mitra kerja.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









