Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Diduga Singgung DPRD Ende, Bupati Tote: “Tak Ada Matahari Kembar”

  • Bagikan
IMG 20250402 221005
Bupati Kabupaten Ende, Benediktus Tote Badeoda. (foto : NTTNews.net/Rian Laka).

ENDE, NTTNEWS.NET – Sejak awal kepemimpinannya, Bupati Ende, Tote Badeoda, menegaskan bahwa tidak ada “matahari kembar” dalam sistem pemerintahan yang ia pimpin di era baru dengan tagline “Ende Baru.” Pernyataan ini diduga menyindir Lembaga DPRD Ende dan bertujuan mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), terutama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), agar tetap berpegang pada satu garis komando.

Baca Juga :  TUNGGAKAN RP3,09 MILIAR! Vendor Segel Proyek Kantor Pajak Rp37 Miliar di Labuan Bajo, PPK Desak PT Joglo Lunasi Utang

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Bupati Tote dalam acara silaturahmi bersama puluhan awak media di rumah jabatan Bupati Ende pada Minggu, 30 Maret 2025. Ia menekankan bahwa dalam sistem pemerintahan daerah, hanya ada satu kepala daerah yang memiliki wewenang tertinggi.

“Saya tegaskan, tidak boleh ada matahari kembar dalam masa kepemimpinan saya sebagai Bupati Ende. Kedudukan tertinggi di daerah ini adalah kepala daerah, yaitu Bupati Ende,” ujar Tote Badeoda.

Baca Juga :  Geger! Kades di Labuan Bajo Diduga Digerebek Bersama Istri Stafnya di Kamar Kos, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Menurutnya, permasalahan dalam pemerintahan sering kali muncul ketika ada pihak yang berusaha menciptakan dualisme kepemimpinan. Ia menegaskan bahwa segala bentuk laporan dan keputusan terkait pemerintahan harus melalui kepala daerah.

  • Bagikan