Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dua Turis Austria Tewas di Cunca Wulang, DPRD Perindo Soroti “Kegagalan” Infrastruktur Wisata Labuan Bajo

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
20c8e950 5828 11f1 a52e 153d332961f2
Anggota DPRD Manggarai Barat sekaligus Ketua DPD Partai Perindo, Hasanudin, S.Hut. (foto : Dok. Isth).

Hasanudin menilai pemerintah daerah harus segera melakukan evaluasi total terhadap pengelolaan kawasan wisata, terutama menyangkut standar keamanan, kelayakan fasilitas, dan pengawasan di lokasi wisata yang ramai pengunjung.

Ia menyoroti fakta bahwa kasus meninggalnya wisatawan asing di Labuan Bajo bukan pertama kali terjadi. Karena itu, menurutnya, pemerintah tidak boleh lagi menganggap insiden semacam ini sebagai musibah biasa.

“Pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi besar-besaran karena kejadian meninggalnya wisatawan asing di Labuan Bajo sudah beberapa kali terjadi. Artinya, ini menjadi masalah serius yang harus disikapi,” katanya.

Baca Juga :  Dua Turis Austria Tewas di Cunca Wulang, Jembatan Gantung Ambruk Saat Rekam Video Romantis

Sebagai wakil rakyat, Hasanudin memastikan DPRD Manggarai Barat akan terus menyoroti persoalan infrastruktur, sarana, dan prasarana wisata yang dinilai masih jauh dari standar keamanan destinasi premium.

Ia menegaskan, keselamatan wisatawan harus menjadi prioritas utama sebelum pemerintah berbicara lebih jauh soal peningkatan kunjungan wisata dan promosi internasional.

“Persoalan infrastruktur serta sarana dan prasarana pariwisata di Labuan Bajo akan menjadi perhatian secara serius. Kami tidak ingin kejadian ini membuat wisatawan asing enggan datang ke Labuan Bajo,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Hasanudin kembali mendesak pemerintah daerah agar tidak menunda pembenahan fasilitas wisata, terutama di lokasi yang menjadi tujuan favorit wisatawan domestik maupun mancanegara.

Baca Juga :  NasDem Kepung Basis Pesisir Manggarai Barat Jelang Pileg 2029, Ketua DPW Sampaikan Hal ini!

Menurutnya, jaminan keamanan wisatawan tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan pengunjung, tetapi juga menyangkut masa depan ekonomi masyarakat Manggarai Barat yang bergantung pada sektor pariwisata.

“Perbaikan infrastruktur di lokasi wisata yang padat pengunjung harus menjadi prioritas. Kenyamanan wisatawan wajib diutamakan karena berkaitan dengan pendapatan asli daerah dan juga mendorong perekonomian masyarakat,” pungkasnya. **

  • Bagikan