Sementara AS duduk, datang korban Elimas Tanaemdan mengatakan saya ambil ini parang. AS menjawab dengan mengatakan jangan main gila, beta pulang.
Saat itu juga korban langsung menendang AS sebanyak dua kali yang mengenai pinggang bagian atas hingga terjatuh.
Melihat kejadian tersebut, beberapa warga sekitar mengamankan korban untuk tidak melanjutkan aksinya, beberapa menit kemudian korban datang lagi sambil memanggil dan memaki AS dengan mengatakan Aba aba main puki lu tunggu disitu dan setelah mendekat korban langsung menendang AS, namun ditangkis AS dengan pisau yang dipegangnya untuk mengupas pinang. AS juga menikam korban di bagian perut sebanyak satu kali.
Melihat korban terluka pihak keluarga mengantarnya ke rumah sakit Wirasakti Kupang untuk mendapatkan perawatan medis namun pukul 02.00 Wita korban menghembuskan napasnya yang terakhir.
Berdasarkan koordinasi pihak Satreskrim Polres Kupang dengan pihak keluarga, akhirnya korban dilakukan otopsi dan hingga berita ini diturunkan, giat otopsi masih berlangsung sedangkan terduga AS sudah diamankan guna menjalani proses hukum. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









