Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kadinkes Mabar Bantah Ada Kegiatan Yang Menginapkan Staf Puskesmas, Pengakuan Bidan F Dipertanyakan

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
b0e99eb0 c93b 11f1 8bd9 ad7d77b7d697
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, drh. Theresia P. Asmon. (foto : Dok. Isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Pernyataan tegas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, drh. Theresia P. Asmon, yang akrab disapa Ney Asmon, membuka persoalan baru di balik laporan dugaan tindak pidana perzinaan yang menyeret seorang kepala desa aktif berinisial J dan seorang bidan berinisial F, yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Puskesmas Benteng, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ney Asmon secara tegas membantah adanya kegiatan kedinasan Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat pada Rabu dan Kamis (14–15 Oktober 2026) yang mengundang staf Puskesmas, terlebih kegiatan yang menyediakan fasilitas penginapan bagi peserta.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan setelah F, berdasarkan pengakuan suaminya berinisial S, disebut menjelaskan bahwa keberadaannya di sebuah homestay di Labuan Bajo berkaitan dengan fasilitas penginapan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat.

Baca Juga :  Pencarian Korban Tenggelam KM Feronia Diperluas, Polisi Bersama Tim SAR Gabungan Sisir Bangkai Kapal

Saat dikonfirmasi pada Jumat (16/10/2026), Ney Asmon memberikan jawaban tegas mengenai tidak adanya kegiatan yang mengundang staf Puskesmas sekaligus menyediakan penginapan bagi peserta.

“Tidak ada kegiatan yang mengundang Puskesmas dan menginapkan peserta,” tegas Ney Asmon.

Baca Juga :  Bupati Edistasius Endi Paparkan RAPBD 2027 Manggarai Barat Rp1,18 Triliun, PAD Diproyeksikan Rp352,66 Miliar

Ia kembali menegaskan bahwa sepanjang pekan tersebut, Dinas Kesehatan Manggarai Barat tidak menyelenggarakan kegiatan yang menghadirkan staf Puskesmas dengan fasilitas menginap.

“Pekan ini kami tidak ada kegiatan yang menginapkan peserta Puskesmas. Tidak ada kegiatan Dinas dalam pekan ini yang menghadirkan staf Puskesmas, apalagi diinapkan,” ujarnya.

Ney Asmon juga mengaku baru mengetahui persoalan tersebut melalui pemberitaan media.

  • Bagikan