Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ketua DPRD Bersama Bupati Mabar Hadiri Pembukaan Munas ASTINDO ke-VI di Labuan Bajo

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20251028 185805
Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Benediktus, ST, bersama Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, SE, menghadiri acara pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan Indonesia (ASTINDO) ke-VI yang digelar di Labuan Bajo, Selasa (28/10/2025). (foto : isth).

“Kami senang dan bangga karena teman-teman ASTINDO menunjuk Labuan Bajo sebagai tempat penyelenggaraan Munas. Ini sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati Endi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun pariwisata berkelanjutan.

“Kami sadar, pemerintah dan stakeholder tidak bisa bekerja sendiri. Tidak ada superman di sektor ini. Hanya dengan kerja sama dan sinergi kita bisa mewujudkan pariwisata yang diminati dunia. Mari kita bergandengan tangan untuk membangun Labuan Bajo sebagai rumah besar pariwisata Indonesia,” tegasnya.

Bupati juga memaparkan bahwa pemerintah daerah telah menjalin kerja sama intensif dengan Kementerian Perhubungan dalam upaya pengembangan Bandara Komodo menjadi bandara internasional berstandar global.

“Kami sudah membagi tugas. Pemerintah daerah menyiapkan lahan, sementara kementerian menyiapkan anggaran untuk memperpanjang landasan pacu hingga 3.000 meter dan membangun terminal internasional di sisi timur bandara. Dengan begitu, mimpi kita untuk membuka penerbangan langsung dari Darwin, Singapura, China, India, dan Korea Selatan bukan lagi angan-angan,” ungkapnya optimis.

Baca Juga :  Dua Pemuda Pengguna Sabu di Labuan Bajo Diciduk Satresnarkoba

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Edistasius Endi juga mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam mengisi pembangunan daerah.

“Kalau dulu pemuda memperjuangkan kemerdekaan dengan bambu runcing, maka pemuda hari ini memperjuangkannya dengan ilmu. Jadilah pelaku sejarah, bukan penonton sejarah,” ucapnya penuh semangat.

Ia menutup sambutannya dengan pesan yang penuh makna dan membangkitkan semangat peserta Munas ASTINDO.

“Labuan Bajo adalah rumah kita bersama. Mari kita rawat dan tata rumah ini agar tetap indah, ramah, dan menjadi kebanggaan bangsa. Jangan pernah bosan datang ke Labuan Bajo, karena pariwisata masa depan Indonesia ada di sini,” tutupnya.

Baca Juga :  Tugas Perdana Kadis PKO Mabar di Lembor, Agus Gias Resmi Buka O2SN 2026 dan Tekankan Sportivitas

Momentum Strategis untuk Pariwisata NTT

Munas ASTINDO ke-VI di Labuan Bajo menjadi wadah penting bagi para pelaku industri pariwisata Indonesia dalam memperkuat jejaring bisnis dan memetakan arah kerja sama jangka panjang, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perubahan tren wisata dunia.

Selain membahas isu strategis organisasi, forum ini juga diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan untuk mempercepat pemulihan dan penguatan ekosistem pariwisata nasional pascapandemi.

Kegiatan table top dan famtrip ke sejumlah pulau wisata seperti Komodo, Padar, dan Rinca menjadi bagian penting dari promosi destinasi premium Indonesia.

Dengan semangat kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, pelaku industri, dan masyarakat lokal, Labuan Bajo diharapkan terus tumbuh sebagai ikon pariwisata berkelas dunia dan motor ekonomi baru bagi Nusa Tenggara Timur. **

  • Bagikan