Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ketua KNPI Mabar Kutuk Pengusiran dan Pemukulan Terhadap Mahasiswa Yang Tengah Berdo’a

  • Bagikan
Ketua KNPI Manggarai Barat, Hasanudin, S.Hut, dengan tegas mengutuk tindakan brutal yang dilakukan oleh Ketua RT terhadap sekelompok mahasiswa dan mahasiswi Universitas Pamulang (Unpam) di Kampung Poncol, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, yang tengah melaksanakan doa Rosario di Bulan Maria.
Ketua KNPI Manggarai Barat, Hasanudin, S.Hut. (foto : isth).

“Saya mendukung penuh langkah-langkah hukum yang diambil untuk menegakkan keadilan dalam kasus ini. Warga NTT yang berada di Tangerang telah menyiapkan pengacara untuk menggugat RT yang melarang mahasiswa beribadah, dan saya sangat mendukung langkah ini,” ungkapnya dengan tegas.

Sementara itu, Kepolisian setempat telah mulai menyelidiki peristiwa tersebut, seperti yang dijelaskan oleh Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alvino Cahyadi.

“Kami sedang melakukan penyelidikan dan prosesnya masih berlangsung. Kami juga sedang menyelidiki apakah ada warga yang membawa senjata tajam saat penggerudukan terjadi,” jelas Alvino.

Baca Juga :  Belasan Kepala OPD Manggarai Barat Jalani Gladi Bersih Jelang Pelantikan

Peristiwa penggerudukan ini menjadi perbincangan di masyarakat setelah video kejadian tersebut diunggah ke media sosial oleh akun @KatolikG. Dalam video tersebut, terlihat aksi keributan yang terjadi di lokasi kejadian.

“Mahasiswa Katolik Universitas Pamulang berkumpul di sebuah rumah di Victor Serpong dan berdoa Rosario, tapi mereka digeruduk oleh pak RT dan warga yang membawa senjata tajam untuk membubarkan dan memukuli para mahasiswa yang sedang berdoa. Beruntung tidak ada korban jiwa,” tulis keterangan dalam video tersebut. **

  • Bagikan