Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pariwisata Labuan Bajo Dipermalukan Tragedi Cunca Wulang, DPRD Desak Audit Total

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
6eca8350 5811 11f1 8ea7 7f7be98d0dc4
Pariwisata Labuan Bajo Dipermalukan Tragedi Cunca Wulang, DPRD Desak Audit Total. (foto : Dok. Isth).

Benediktus bahkan membandingkan standar keselamatan wisata di Indonesia dengan negara-negara tetangga yang dinilainya jauh lebih siap dalam pengelolaan destinasi wisata ekstrem.

“Thailand, Malaysia bahkan Singapura sudah jauh lebih maju dalam standar keselamatan wisata. Kalau kita tidak segera berbenah, wisatawan akan berpaling. Jangan sampai Labuan Bajo hanya indah di foto, tetapi mematikan di lapangan,” tegasnya.

Dalam pernyataan itu, DPRD Manggarai Barat juga mendesak pemerintah daerah mengambil langkah tegas dan cepat demi mencegah tragedi serupa terulang kembali.

Mereka meminta pemerintah segera menutup sementara seluruh spot wisata berisiko tinggi hingga audit kelayakan dilakukan oleh tim independen.

Baca Juga :  Rumah Warga di Lingko Merot Dibakar, Penjaga Rumah Diancam Massa, Sengketa Lahan Kian Memanas

Selain itu, DPRD juga mendorong pembentukan regulasi baku terkait standar keselamatan wisata ekstrem yang wajib dipatuhi seluruh pengelola wisata, baik desa wisata, BUMDes maupun pihak swasta.

“Kami juga mendesak adanya tenaga pengawas bersertifikat serta perlengkapan keselamatan berstandar internasional di setiap destinasi wisata. Pengelola yang tidak mematuhi standar harus diberikan sanksi tegas, bahkan pencabutan izin permanen,” tandas Benediktus.

Ia menegaskan, keselamatan wisatawan tidak boleh lagi dianggap sebagai persoalan sepele di tengah ambisi besar menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi premium dunia.

Baca Juga :  Kapolres Mabar Tegas, Sebar Video Korban Jembatan Cunca Wulang Bisa Dipidana

“Kami tidak ingin mendengar ada lagi keluarga yang menangis karena kehilangan orang tercinta hanya karena kelalaian kita bersama dalam menjaga keselamatan,” pungkasnya.

Tragedi di Cunca Wulang kini menjadi alarm serius bagi seluruh pemangku kepentingan pariwisata di Manggarai Barat untuk segera membenahi standar keamanan destinasi wisata sebelum kepercayaan wisatawan dunia benar-benar runtuh. **

  • Bagikan