“Rapat pleno seperti ini menjadi ruang penting untuk debat, kritik, dan masukan. Ini adalah bagian dari pendidikan politik kepada masyarakat agar mereka memahami proses demokrasi secara langsung,” ungkap Krispianus.
Ia juga menyebut kritik sebagai sesuatu yang wajar dan membangun.
“Catatan dari para ahli mengenai tanggung jawab dan evaluasi kinerja menjadi poin penting bagi kami. Semoga momen seperti ini terus ada, tidak hanya saat pemilu,” ujarnya.
Agustinus Emil Rahmat, Ketua Divisi Program Perencanaan Data dan Informasi KPU Manggarai Barat, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, termasuk saksi pasangan calon dan Bawaslu.
“Sebagai manusia, kami tidak luput dari kekurangan. Kritik yang disampaikan menjadi bahan evaluasi kami untuk memperbaiki proses ke depan. Partisipasi aktif dari semua elemen masyarakat sangat penting dalam memastikan data pemilih yang valid,” kata Agustinus.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk lebih proaktif dalam memastikan kualitas penyelenggaraan pemilu.
“Kami akan terus melakukan pembenahan agar ke depan kualitas penyelenggaraan pemilu lebih baik lagi. Beban ini bukan hanya pada kami, tetapi juga membutuhkan peran aktif dari semua elemen masyarakat,” pungkasnya.
“Rapat pleno ini mencerminkan komitmen KPU Manggarai Barat dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas demokrasi, ” Tutupnya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









