“Kepada pihak yang bernegosiasi dengan sekolah mengatasnamakan pihak dinas, itu tidak benar,” ujarnya.
Agustinus bahkan mengungkapkan adanya dugaan pencatutan namanya oleh oknum yang menghubungi kepala sekolah untuk meminta uang.
“Saat ini juga sudah ada orang yang menelepon oknum kepala sekolah meminta uang atas nama saya,” ungkapnya.
Ia meminta masyarakat membantu mengungkap identitas pihak yang diduga mencatut namanya tersebut.
“Kalau ada yang menemukan orang atau kepala sekolah yang membawa nama saya, tolong bantu saya untuk bertemu dengan orang-orang tersebut,” pintanya.
Dugaan pengaturan proyek maupun permintaan uang dengan mengatasnamakan pejabat dinas kini perlu ditelusuri lebih lanjut. Bukti komunikasi, keterangan kepala sekolah, serta mekanisme penentuan pelaksana menjadi hal penting untuk memperjelas persoalan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada bukti terverifikasi yang memastikan tudingan pengaturan proyek tersebut. Agustinus telah membantahnya, sementara dugaan pencatutan nama yang disampaikannya juga masih memerlukan penelusuran lebih lanjut. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









