Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Viral, Oknum Pegawai KSOP Labuan Bajo Diduga Aniaya Rekan Kerja, Korban Lapor Polisi

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260814 105312
Dugaan tindakan kekerasan yang melibatkan seorang oknum pegawai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), viral di media sosial. (foto : Dok. Isth).

LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET – Dugaan tindakan kekerasan yang melibatkan seorang oknum pegawai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), viral di media sosial.

Oknum pegawai tersebut diduga melakukan pemukulan terhadap rekan kerjanya berinisial EA, warga asal Wewak, Desa Manong, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat. Peristiwa itu disebut terjadi di pintu masuk tempat pembayaran karcis kawasan pelabuhan pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 03.00 WITA.

Kasus ini kemudian berbuntut laporan kepolisian setelah korban bersama puluhan anggota keluarga mendatangi Mapolres Manggarai Barat untuk melaporkan dugaan penganiayaan tersebut.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Dana Pilkada Rp28 Miliar Diusut! Sekretaris KPU Mabar Terungkap Rangkap PPK

Saat ditemui media di halaman Mapolres Manggarai Barat, EA mengaku tidak mengetahui alasan dirinya tiba-tiba dipukul oleh oknum pegawai KSOP tersebut.

“Dia datang langsung melakukan pemukulan kepada saya tanpa alasan yang jelas. Saya tidak tahu apa persoalannya sampai saya dipukul,” ujar EA.

Berdasarkan keterangan sementara korban, saat kejadian dirinya sedang menjalankan tugas piket di portal pelabuhan. Pada saat itu, terdapat mobil Pertamina yang masuk ke kawasan pelabuhan.

Setelah mobil tersebut keluar dari area pelabuhan, oknum pegawai KSOP tersebut diduga mendatangi korban dan mempertanyakan alasan pemberian izin keluar kepada kendaraan Pertamina tersebut.

Baca Juga :  Dua Oknum Anggota TNI-AD Pukul Warga Rangko Berujung Rumah Sakit, Ini Penjelasan Dandim 1630/Manggarai Barat!

“Kebetulan saya kerja di portal pelabuhan. Saat jam piket, ada mobil Pertamina masuk ke dalam pelabuhan. Setelah mobil Pertamina keluar, tiba-tiba pegawai KSOP datang dan mengatakan, ‘Kenapa izin keluar mobil Pertamina itu?’ Tidak lama kemudian dia langsung memukul saya,” ungkap EA.

Korban menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui alasan hingga terjadi tindakan pemukulan tersebut.

  • Bagikan