“Saya tidak tahu apa persoalannya. Intinya, dia langsung memukul saya. Menurut saya, tindakan kekerasan seperti ini tidak bisa dibenarkan,” tegasnya.
Dugaan pemukulan tersebut kini menjadi perhatian karena terjadi di lingkungan pelabuhan dan diduga melibatkan sesama pekerja yang seharusnya dapat menyelesaikan persoalan melalui komunikasi serta prosedur kedinasan.
Setelah kejadian, korban bersama puluhan keluarga mendatangi Mapolres Manggarai Barat untuk membuat laporan terkait dugaan tindak kekerasan tersebut.
Korban juga disebut sedang menjalani visum untuk mendokumentasikan kondisi yang dialaminya. Proses visum dilakukan dengan pendampingan anggota Polres Manggarai Barat.
Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam proses penanganan laporan, karena hasil pemeriksaan medis dapat menjadi salah satu bahan dalam proses penyelidikan kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan, dugaan penganiayaan tersebut masih berada dalam proses penanganan pihak kepolisian. Identitas lengkap pihak yang dilaporkan serta kronologi secara menyeluruh masih menunggu keterangan resmi dari Polres Manggarai Barat.
NTTNEWS.NET akan terus memantau perkembangan kasus ini, termasuk hasil pemeriksaan korban, keterangan saksi, serta klarifikasi dari pihak KSOP Labuan Bajo maupun pihak yang diduga terlibat.
Catatan redaksi: Dugaan tindakan penganiayaan dalam berita ini merupakan berdasarkan keterangan awal korban. Status hukum pihak yang dilaporkan tetap mengacu pada hasil penyelidikan dan proses hukum yang dilakukan aparat penegak hukum. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









