Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Peringati Hardiknas, Mahasiswa Artha Wacana Ajak Masyarakat Renungkan Makna Pendidikan

  • Bagikan
IMG 20250502 210609
Yosualdi Devitsain Hindut, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. (foto : isth).

KUPANG, NTTNEWS.NET – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada Jumat, 2 Mei 2025, Yosualdi Devitsain Hindut yang kerap disapa Aldi Hindut, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merenungkan kembali esensi dan peran vital pendidikan dalam kehidupan.

Menurut Aldi, peringatan Hardiknas seharusnya tidak hanya menjadi ajang seremonial atau selebrasi atas capaian yang telah diraih dalam dunia pendidikan.

Lebih dari itu, momen ini harus dijadikan refleksi kolektif atas tantangan nyata yang masih menghambat terciptanya pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas di Indonesia, khususnya di wilayah-wilayah yang masih tertinggal.

Baca Juga :  Bupati Edi Hadiri Muscab PKB, Gus Halim dan Kaharudin Konsolidasikan Kader Tiga Manggarai

“Pendidikan bukan semata-mata proses belajar mengajar di ruang kelas. Ia dimulai dari rumah, dari lingkungan terdekat kita. Orang tua, guru, dan masyarakat, semuanya memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat dan siap menghadapi dinamika global yang semakin kompleks,” ujar Aldi.

Baca Juga :  Ilmu Komunikasi UNWIRA Kupang Jadi Pilihan Tepat, Jefry: Kunci Sukses di Era Modern

Mengutip tokoh dunia Nelson Mandela, Aldi menegaskan bahwa, “Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang bisa digunakan untuk mengubah dunia.”

Menurutnya, perubahan besar dalam masyarakat maupun bangsa bermula dari komitmen terhadap pendidikan yang bermutu. Namun, perubahan itu tidak instan; ia memerlukan upaya nyata, konsistensi, dan kolaborasi semua pihak.

  • Bagikan