Dalam sambutannya, Dandim Letkol Inf. Budiman Manurung menekankan pentingnya integritas, tanggung jawab, dan kesiapan mental bagi seluruh peserta dalam menjalankan misi besar mereka.
“Apa yang kalian terima selama masa pendidikan harus dipegang teguh. Tanggung jawab kalian nanti besar. Mantapkan hati, visi, dan tujuan kalian bergabung dalam program ini,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tidak semua peserta akan langsung mendapatkan penempatan di dapur MBG (Menu Bergizi Gratis). Peserta diminta aktif berkoordinasi dengan koordinator wilayah (Korwil) dan tidak pasif menunggu penugasan.
“Komunikasi itu penting. Satu dapur melayani tiga ribu anak. Kalian harus mampu mengatur segalanya: mulai dari menu, waktu masak, distribusi makanan, hingga kebersihan. Ini bukan hal kecil,” tegasnya.
Penempatan para peserta akan mengikuti Surat Keputusan (SK) resmi yang telah ditetapkan. Dandim berharap seluruh peserta tetap solid, saling mendukung, dan memaknai tugas ini sebagai bentuk pengabdian nyata untuk masa depan bangsa.
“Dapur sehat bukan sekadar rutinitas, tapi adalah alat strategis untuk mencerdaskan generasi muda,” tambahnya.
Dandim juga menekankan pentingnya sikap rendah hati dalam menghadapi dinamika di lapangan, termasuk interaksi dengan kepala sekolah, masyarakat, dan media.
Peserta SPPI diminta untuk selalu bersikap terbuka, menjunjung tinggi nilai komunikasi, dan tidak ragu meminta bantuan jika menghadapi kendala.
“Jangan berjalan sendiri. Jika ada masalah, koordinasi dengan korwil. Hadapi semuanya dengan hati yang tulus,” pesannya.
Dalam waktu dekat, sebanyak 95 dapur sehat akan dibangun di wilayah Manggarai Raya. Para peserta SPPI diharapkan menjadi ujung tombak pelaksanaan program ini agar dapat memberikan dampak nyata bagi anak-anak dan masyarakat di sekitarnya.
Kegiatan pelaporan ini menjadi titik awal kolaborasi strategis antara TNI dan SPPI, sekaligus langkah konkret dalam membangun pembangunan sosial berbasis masyarakat di tiga kabupaten: Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.
Sebagai informasi tambahan, para peserta SPPI tidak hanya bertugas sebagai Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Ka-SPPG), tetapi juga merupakan bagian dari Komponen Cadangan (Komcad), yang memperkuat peran mereka dalam mendukung ketahanan nasional dari sektor sosial dan pangan. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









