LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, S.E, bersama Ketua DPRD Manggarai Barat, Benediktus Nurdin, dan Wakil Ketua I DPRD Manggarai Barat, Rikar Jani, didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menghadiri acara ritus adat We’e Mbaru Kantor Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (18/8/2025).
Kehadiran rombongan Bupati disambut penuh khidmat dan meriah oleh masyarakat setempat. Sesuai tradisi Manggarai, Bupati bersama jajaran dijemput secara adat di Bok Penjemputan (pa’ang).
Mereka disambut dengan adat Manggarai, lantunan gong gendang, dan tarian caci yang melambangkan penghormatan serta penerimaan masyarakat Kuwus Barat terhadap pemimpin daerah.
Suasana penjemputan terasa hangat dan penuh kegembiraan. Ratusan warga dari 10 desa di Kecamatan Kuwus Barat berbondong-bondong hadir, memenuhi halaman kantor kecamatan yang baru.
Selain masyarakat umum, tampak hadir Camat Kuwus Barat beserta jajaran staf kecamatan, seluruh kepala desa bersama aparat desa, para kepala sekolah, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pemuda-pemudi yang turut menyemarakkan peristiwa bersejarah ini.
Acara We’e Mbaru Kantor Kecamatan Kuwus Barat diawali dengan pemotongan hewan kurban berupa sapi, babi, kambing, dan ayam, yang dipersembahkan sebagai ungkapan syukur kepada leluhur.
Ritual adat itu dilanjutkan dengan misa syukur bersama seluruh umat lintas desa yang berlangsung khidmat dan penuh rasa kebersamaan.

Dalam sambutannya, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi menegaskan bahwa kehadiran kantor kecamatan yang representatif merupakan bentuk nyata pelayanan negara kepada masyarakat.
“Kantor ini bukan sekadar bangunan. Kantor ini adalah simbol kehadiran pemerintah di tengah rakyat. Saya berharap agar pelayanan publik di Kecamatan Kuwus Barat semakin cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat,” tegas Bupati Edi disambut tepuk tangan warga.
Ketua DPRD Manggarai Barat, Benediktus Nurdin, turut memberikan apresiasi terhadap kebersamaan masyarakat dalam menyukseskan acara ini.
Ia menekankan bahwa pembangunan kantor kecamatan ini merupakan hasil kerja sama erat antara eksekutif dan legislatif demi memenuhi aspirasi masyarakat.
“Kita semua hadir di sini karena percaya bahwa pembangunan hanya bisa berhasil kalau pemerintah dan masyarakat berjalan beriringan. Kantor ini adalah bukti nyata bahwa suara rakyat didengar dan diwujudkan,” ujar Benediktus.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









