Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati dan Pimpinan DPRD Hadiri Ritus Adat We’e Mbaru Kantor Kecamatan Kuwus Barat

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
FB IMG 1755528239918
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, S.E, bersama Ketua DPRD Manggarai Barat, Benediktus Nurdin, dan Wakil Ketua I DPRD Manggarai Barat, Rikar Jani, didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menghadiri acara ritus adat We’e Mbaru Kantor Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (18/8/2025). (foto : isth).

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Manggarai Barat, Rikar Jani, menambahkan harapan agar gedung baru ini benar-benar memberi semangat baru bagi aparat pemerintah dalam melayani masyarakat.

“Kantor baru harus melahirkan semangat kerja baru. Saya percaya para ASN di Kecamatan Kuwus Barat akan lebih termotivasi untuk melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Camat Kuwus Barat dalam laporannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian pemerintah daerah.

“Mewakili masyarakat, saya menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan DPRD Manggarai Barat. Kami bangga akhirnya punya kantor kecamatan yang layak dan representatif. Ini adalah harapan lama masyarakat yang hari ini menjadi kenyataan,” katanya dengan penuh haru.

Baca Juga :  Krisis Air Bersih di Paralando Disorot, GEMPAR Gelar Aksi di Kantor Bupati Manggarai

Usai ritual adat dan misa, acara dilanjutkan dengan dialog terbuka antara Bupati bersama unsur pimpinan DPRD dengan masyarakat.

Dalam forum itu, berbagai elemen masyarakat—mulai dari para kepala desa, guru, tokoh adat, tokoh pemuda, hingga pemuka agama—berkesempatan menyampaikan aspirasi dan usulan terkait pembangunan di Kuwus Barat.

Beberapa warga menyampaikan kebutuhan mendesak, seperti peningkatan infrastruktur jalan antar desa, jaringan komunikasi yang masih lemah, hingga sarana pendidikan dan kesehatan yang perlu diperkuat.

“Kami berharap agar pemerintah segera memperhatikan jalan penghubung antar desa yang rusak, karena ini sangat mempengaruhi akses masyarakat, terutama untuk hasil pertanian,” ujar salah seorang kepala desa.

Menanggapi berbagai aspirasi itu, Bupati Edistasius Endi menegaskan komitmen pemerintah untuk mendengar dan mencari solusi bersama.

Baca Juga :  SP3 Kasus Nggoer Disorot, Dr. Kanisius Uji Dasar Hukum Penghentian Perkara Sakarudin dan Hasanudin

“Saya datang bukan hanya untuk meresmikan kantor ini, tetapi juga untuk mendengar langsung suara masyarakat Kuwus Barat. Aspirasi yang bapak ibu sampaikan hari ini akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” tegasnya.

Acara We’e Mbaru Kantor Kecamatan Kuwus Barat kemudian ditutup dengan doa bersama serta jamuan makan bersama sebagai wujud kebersamaan antara pemerintah dan rakyat.

Dengan digelarnya ritus adat We’e Mbaru ini, masyarakat Kuwus Barat berharap pelayanan publik ke depan semakin baik, pembangunan semakin merata, dan semangat gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam memajukan wilayah tersebut. **

  • Bagikan