Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Edi Endi Turun Langsung, Tangis Pecah Saat Korban Tiwu Pai Ditemukan

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260119 WA0244
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, S.E., meninjau langsung proses evakuasi korban tenggelam di objek wisata Tiwu Pai, Desa To’e, Kecamatan Reok Barat, Senin (19/01/2026). (foto : isth).

Suasana duka menyelimuti proses evakuasi. Ayah korban yang ikut langsung dalam proses tersebut tak kuasa menahan kesedihan. Ia menangis histeris dan sempat meronta saat melihat jasad anaknya digotong warga dari bantaran sBupati

Melihat kondisi tersebut, Bupati Edistasius Endi turun langsung menenangkan sang ayah dan membopongnya menuju mobil dinas Bupati.

“Kami memahami betul perasaan orang tua yang kehilangan anaknya. Ini duka yang sangat mendalam. Negara dan pemerintah daerah harus hadir di saat-saat seperti ini,” kata Bupati Endi sambil menenangkan keluarga korban.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa mengikuti prosesi adat di rumah gendang Desa To’e. Dalam prosesi adat yang berlangsung pada Senin (19/01) sore itu, Bupati Manggarai Barat menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian.

Baca Juga :  Kapolres Mabar Tegas, Sebar Video Korban Jembatan Cunca Wulang Bisa Dipidana

“Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan terima kasih kepada unsur TNI, Polri, serta seluruh warga Desa To’e dan masyarakat sekitar yang dengan tulus hati membantu pencarian korban sejak pertama kali dilaporkan hilang. Terima kasih juga kepada semua pihak yang dengan caranya masing-masing telah mendukung hingga korban akhirnya ditemukan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jembatan Gantung Ambruk Telan Nyawa WNA Austria, Penyidik Periksa Kades Cunca Wulang

Usai prosesi adat di rumah gendang To’e, keluarga bersama rombongan Bupati Manggarai Barat membawa jasad korban menuju rumah duka di Orong, Kecamatan Welak, untuk disemayamkan dan dimakamkan sesuai adat dan kepercayaan keluarga.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Manggarai Barat, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan wisata alam, khususnya di musim dengan kondisi cuaca dan arus sungai yang tidak menentu. **

  • Bagikan