Namun, faktanya, tuduhan ini dibantah langsung oleh Haji Salawing, tokoh yang tampak dalam foto tersebut.
Menurutnya, uang yang terlihat dalam gambar tersebut murni untuk pembayaran jasa kapal ketinting, bukan sebagai bentuk politik uang seperti yang dituduhkan.
“Itu yang diberitakan tidak benar. Itu uang untuk membayar ketinting,” jelas Haji Salawing.
Haji Salawing juga menyayangkan penyebaran informasi yang dinilai menyesatkan ini.
Ia berharap agar para kandidat dan pendukungnya dapat bersaing secara sehat dan elegan.
“Kasihan kita ini dituduh sebagai penyebar uang. Faktanya tidak begitu. Kenapa tidak berpolitik secara elegan saja,” ucapnya penuh harap.
Situasi ini mencerminkan perlunya kehati-hatian dalam setiap informasi yang disebarluaskan, terutama dalam masa kampanye yang sangat rentan terhadap isu hoaks. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









