Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

GEKIRA Bentuk Resimen Ekologi, Tegaskan Komitmen Politik Hijau dan Aksi Nyata Lingkungan

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260303 190700
Penyerahan Mandat Komandan Nasional kepada Laurencus Pakpahan oleh Ketua Umum PP GEKIRA,Nikson Silalahi dalam seremoni di Sekretariat PP GEKIRA. (foto : Dok. Isth).

“Resimen Ekologi GEKIRA adalah manifestasi komitmen kebangsaan sekaligus panggilan iman. Ini bukan sekadar program organisasi, tetapi refleksi filosofis tentang tanggung jawab manusia terhadap alam,” ujarnya.

Menurutnya, gerakan ekologis bukan hanya aksi fisik seperti penanaman pohon atau rehabilitasi lahan, tetapi juga gerakan pertobatan ekologis—perubahan cara pandang dan gaya hidup.

Bagi Laurencus Pakpahan, mandat sebagai Komandan Nasional adalah amanah besar yang menuntut konsistensi, integritas, dan kerja sistematis.

Ia menegaskan akan segera membentuk struktur organisasi dari tingkat pusat hingga daerah agar Resimen Ekologi dapat bekerja efektif dan terukur.

Baca Juga :  Kasat Lantas Polres Manggarai Barat Tegaskan Penertiban Parkir di Jalan Soekarno

“Kami akan bergerak cepat. Visi untuk menanam satu juta pohon harus diwujudkan dengan perencanaan matang, kolaborasi lintas sektor, dan partisipasi masyarakat,” tegas Laurencus.

Program prioritas Resimen Ekologi GEKIRA meliputi:
1. Gerakan nasional penanaman dan rehabilitasi hutan
2. Edukasi kesadaran ekologis berbasis komunitas dan gereja
3. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan organisasi masyarakat
4. Kampanye gaya hidup ramah lingkungan

Baca Juga :  Kejari Mabar Sikat Tunggakan Pajak, Rp1,06 Miliar Berhasil Diselamatkan ke Kas Daerah

Kelahiran Resimen Ekologi GEKIRA bukan sekadar pembentukan badan baru dalam struktur organisasi. Ia adalah deklarasi etis bahwa merawat bumi merupakan bagian tak terpisahkan dari perjuangan kebangsaan dan pengabdian kepada kemanusiaan.

Dalam semangat itu, GEKIRA menegaskan bahwa masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kemampuan menjaga warisan ekologis bagi generasi mendatang.
Sebuah komitmen bahwa Indonesia harus tumbuh—tanpa kehilangan hijaunya alam. **

  • Bagikan