Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Guru SMA di Kecamatan Welak Dianiaya, Diduga Kontraktor Nakal Biang Keroknya

  • Bagikan
Picsart 24 06 29 15 00 11 805
Albertus Agung, seorang guru SMA menjadi korban penganiayaan. (foto : isth).

Menurut Albertus, penyerangan ini dipicu oleh ketidakpuasan dari pihak kontraktor terhadap isi video yang mengkritisi pelaksanaan proyek lapen dengan anggaran senilai Rp476.624.000,00 dari Dana Desa (DD).

Lebih lanjut, Albertus menjelaskan bahwa pelaksanaan proyek lapen tersebut tidak sesuai dengan yang dijanjikan oleh Kepala Desa Dunta, Dominikus Nalu, saat perundingan di kantor desa beberapa waktu sebelumnya.

“Kesepakatan yang dibuat di kantor desa menegaskan bahwa pengerjaan lapen di Ngeleng harus dilakukan oleh pihak yang berbeda. Namun, pada kenyataannya, proyek tersebut masih dilakukan oleh orang yang sama, yaitu Edi dan saudaranya,” tutur Albertus.

Baca Juga :  Dua Turis Austria Tewas di Cunca Wulang, Jembatan Gantung Ambruk Saat Rekam Video Romantis

Albertus juga menyoroti proyek pengadaan air minum bersih tahun 2023 di desanya yang hingga kini belum terselesaikan dengan baik.

“Proyek air minum bersih tahun 2023 yang dilakukan oleh Edi dan saudaranya dianggap tidak membuahkan hasil yang layak karena tidak dimanfaatkan oleh warga setempat,” tambahnya. **

  • Bagikan