Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kepala Bank BRI Unit Lembor Membantah Terkait Dugaan Manipulasi Angsuran Pinjaman, Ini Kronologinya!

  • Bagikan
Kepala Bank BRI Unit Lembor Membantah Terkait Manipulasi Data Pinjaman, Ini Kronologinya!
Kantor Bank BRI Unit Lembor. (foto : isth).

“Kami menawarkan opsi untuk membayar bunga tanpa mengurangi pokok pinjaman selama masa pandemi. Ibu Marta secara lancar membayar bunga selama 6 bulan, namun setelah periode tersebut, pembayaran pokok dan bunga mengalami keterlambatan (Macet). Meskipun kami telah menjelaskan secara detail kepada Ibu Marta terkait sisa pinjamannya, namun tidak ada kesepakatan yang tercapai karena perbedaan persepsi,” tambahnya.

Mengenai penyegelan jaminan, Nong Pani menjelaskan bahwa tindakan tersebut diambil jika pinjaman tidak dibayar tepat waktu atau macet.

“Ketika suami Ibu Marta bertanya bagaimana jika tidak membayar, kami menjelaskan bahwa barang jaminan akan disita sesuai dengan ketentuan kredit. Ini adalah langkah terakhir yang kami ambil jika pembayaran tidak direalisasikan. Perlu dicatat bahwa jaminan tersebut ada untuk menjamin pinjaman, dan jika terjadi masalah pembayaran, langkah penyitaan akan diambil,” jelasnya.

Baca Juga :  Semangat Harkitnas Harus Menjadi Energi Menjaga Tunas Bangsa dan Kedaulatan Negara

Kericuhan yang terjadi di kantor bank, menurut Nong Pani, dipicu oleh perbedaan persepsi terkait pembayaran pokok dan bunga.

“Ibu Marta hanya membayar bunga, namun pokok pinjaman tidak mengalami penurunan. Inilah inti dari perbedaan yang menyebabkan ketegangan,” tutupnya. **

  • Bagikan