“Kami menghimbau kepada seluruh tim yang akan bertanding ke depannya agar dapat menjaga suasana yang kondusif, serta mematuhi peraturan yang berlaku demi kelancaran turnamen ini,” tutupnya.
Terpisah, salah satu wasit dari ASKAB mengonfirmasi bahwa insiden bermula dari ketegangan antara pemain kedua tim.
“Pada menit 62 pertandingan, terjadi insiden di mana pemain Lancang FC melakukan pelanggaran terhadap lawan mereka, yang kemudian memicu reaksi emosional dari pemain Hooligans Kenari,” jelas Hans, salah satu wasit di Turnamen Kempo CUP II Rekas.
Dia menambahkan bahwa berdasarkan peraturan yang berlaku dalam turnamen tersebut, ketika terjadi masalah antara kedua tim, tindakan diskualifikasi langsung diberlakukan.
“Kedua tim langsung diskualifikasi sesuai dengan peraturan turnamen dan surat pernyataan yang telah disetujui sebelumnya,” tutupnya.
Turnamen ini, diresmikan oleh Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, turut dihadiri oleh Ketua DPRD Manggarai Barat, Marten Mitar, serta kepala Dinas Kabupaten Manggarai Barat.
Kompetisi sengit 32 tim sepak bola ini bertujuan untuk memupuk bakat dan semangat sportivitas di kalangan pemuda setempat, dengan harapan dapat melahirkan bibit-bibit unggul yang dapat bersaing di tingkat daerah, provinsi, bahkan nasional. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









