“Dengan adanya sinergi antarinstansi dan partisipasi masyarakat, kami berharap dapat meminimalisir peredaran barang-barang ilegal di wilayah ini. Namun, kami juga menyadari bahwa tantangan dalam pengawasan cukai masih besar,” kata Joko Pri Sukmono.
Joko Pri Sukmono menekankan pentingnya tindakan preventif dalam upaya menangani peredaran barang ilegal.
“Edukasi kepada masyarakat tentang bahaya rokok ilegal adalah salah satu langkah preventif yang kami terapkan.
Kami juga terus melakukan tindakan represif terhadap para pelanggar,” ungkapnya.
Dia juga mengajak media untuk ikut serta dalam pengawasan dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya barang-barang ilegal.
“Kami membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk media, untuk menyelesaikan masalah ini secara efektif,” tambahnya.
Kegiatan pemusnahan ini tidak hanya dihadiri oleh tim KPPBC Labuan Bajo, tetapi juga oleh berbagai instansi terkait seperti Plh. Kantor wilayah DJB Bali, NTB, NTT, Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, Polres Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, Kodim 1612 Manggarai, Brimob Kompi IV Pelopor Batalyon B Labuan Bajo, Dinas Lingkungan Hidup, Sat Pol PP, Damkar Manggarai Barat, dan Lurah Labuan Bajo. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









