Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Listrik Padam Saat Logistik Pilkades 64 Desa di Kantor Bupati Mabar, Wabup Geram: “Tumben Malam-Malam Mati!”

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
FB IMG 1790508689888
Pergeseran Logistik Pilkades 2026 dari Kantor DPMD ke Kantor Bupati Manggarai Barat untuk secara resmi di lepas ke 64 Desa. (foto : Dok. Isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Situasi menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendadak diwarnai gangguan listrik.

Padamnya aliran listrik terjadi saat logistik Pilkades, termasuk kotak tempat penyimpanan suara, telah berada di Kantor Bupati Manggarai Barat dan tengah dipersiapkan untuk didistribusikan ke 64 desa yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa secara serentak pada Selasa, 29 September 2026.

Listrik dilaporkan padam sekitar pukul 16.40 WITA, Minggu (27/9/2026). Kondisi tersebut menjadi perhatian karena distribusi logistik Pilkades dijadwalkan mulai dilakukan pada Senin, 28 September 2026, atau sehari sebelum hari pemungutan suara.

Pemadaman listrik tersebut bahkan mendapat perhatian langsung dari Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, M.Kes.

Baca Juga :  Wabup Yulianus Weng Lantik 11 Pejabat Administrator, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah

Weng mempertanyakan kondisi tersebut kepada Manajer PLN Labuan Bajo, Oscar. Pasalnya, menurut Weng, pemadaman pada malam hari merupakan kondisi yang tidak biasa terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam percakapan melalui WhatsApp, Weng mempertanyakan penyebab listrik tiba-tiba padam, terutama karena saat itu tahapan Pilkades sudah memasuki fase penting dan logistik pemilihan telah berada di Kantor Bupati Manggarai Barat.

“Pa Oscar, rujab dan Desa Batu Cermin mati listrik. Tumben ini malam-malam mati, selama ini hampir setahun tidak pernah mati malam,” tanya Weng kepada Oscar pada Minggu malam.

Pertanyaan tersebut menunjukkan kekhawatiran pemerintah daerah terhadap kondisi kelistrikan di tengah persiapan akhir Pilkades serentak yang melibatkan puluhan desa dan ribuan pemilih.

Baca Juga :  MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Labuan Bajo, PGRI Mabar Titip Aspirasi Guru

Menanggapi pertanyaan Wakil Bupati, Manajer PLN Labuan Bajo Oscar menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan pengecekan terhadap gangguan yang menyebabkan aliran listrik terputus.

“Selamat malam Bapak, mohon maaf. Bapak, sementara teman-teman masih pengecekan gangguannya,” jawab Oscar melalui WhatsApp.

Oscar kemudian menjelaskan bahwa gangguan tersebut terjadi pada sistem kelistrikan PLN dan tim teknis masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui titik gangguan.

“Mohon maaf Pak, sementara ada terjadi gangguan di sistem kami dan dalam proses pengecekan oleh tim teknik, Pak,” jelasnya.

  • Bagikan