Ia tak jarang keluar masuk penjara akibat risiko dari pekerjaan yang digelutinya.
“Sekolah saya bukan kampus yang megah, bukan ruangan ber-AC dengan fasilitas yang mewah. Saya dididik dan ditempa di Rumah Tahanan,” ungkap Medi.
Stigma sebagai mantan narapidana perlahan sirna setelah Medi kembali ke kampung halaman dan memilih untuk terjun ke dunia politik.
Pada pemilu 2019, ia berhasil meraih kursi legislatif sebagai Anggota DPRD Matim Dapil 1 Borong-Ranamese, dengan suara yang meningkat dua kali lipat pada Pileg 2024.
Kini, Medi bertekad untuk membuktikan bahwa kemerdekaan adalah hal yang nyata dalam hidupnya.
Dukungan dari berbagai kalangan, termasuk masyarakat dan aktivis, menjadi fondasi penting dalam perjalanan politiknya.
Dengan latar belakang yang unik, Medi berjanji akan membawa perspektif baru dalam pengambilan keputusan di DPRD Matim.
“Hidup tanpa perjuangan tidak pantas untuk dinikmati,” tegasnya usai pelantikan, sebagai bentuk komitmen terhadap perjuangan untuk masyarakat Manggarai Timur. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









