Marsel juga mencatat bahwa Partai PAN menyadari pentingnya berkoalisi dengan partai lain untuk mengikuti Pilkada 2024, mengingat PAN dan Hanura sama-sama mengantongi 2 kursi di DPRD Mabar hasil pileg 2024.
“Saya melihat ini sebagai sebuah kemunduran yang membawa sisi positif, bahwa Mabar memiliki potensi besar yang tidak bisa dibangun oleh satu partai saja. Kita perlu kerja lintas partai untuk menghasilkan kekuatan yang dasyat demi kebaikan bersama,” tegasnya.
Marsel juga menyoroti pentingnya tanggung jawab politik dari partai-partai politik dalam membentuk kendaraan politik untuk Pilkada, sehingga butuh lebih dari satu partai dan lebih dari 6 kursi untuk membentuk kendaraan politik yang kuat.
“Dengan kekuatan yang ada, saya yakin akan banyak manfaat bagi kemajuan daerah ini,” tambahnya.
Dalam penutupannya, Marsel menggarisbawahi bahwa kehadirannya di berbagai partai politik adalah bentuk tanggung jawab politik dan moral untuk mencari orang terbaik yang bisa meneruskan estafet kepemimpinan di Manggarai Barat.
“Dalam posisi calon bupati atau wakil bupati, kita harus serius dan cepat membentuk koalisi untuk melawan petahana,” pungkasnya.
Marselinus Jeramun juga telah mendaftar di partai PDIP, PAN, Gerindra, Hanura, dan Perindo, menandakan keseriusannya dalam membangun koalisi yang kuat untuk Pilkada mendatang. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









