Selain itu, dr. Yulianus Weng menambahkan bahwa kesehatan menjadi salah satu fokus utama dalam program mereka.
“Kami akan memastikan akses kesehatan yang lebih baik untuk semua. Tidak boleh ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan pelayanan medis hanya karena jarak atau keterbatasan fasilitas,” katanya dengan penuh semangat.
Dukungan Masyarakat Semakin Menguat
Antusiasme masyarakat terhadap pasangan ini kian terlihat menjelang hari pemilihan. Di Kecamatan Welak, misalnya, tim relawan aktif mengadakan pertemuan-pertemuan untuk memperkuat dukungan.
“Setiap kali kami turun ke lapangan, respons masyarakat sangat luar biasa. Mereka tahu bahwa pasangan nomor 2 ini adalah pilihan terbaik untuk membawa perubahan,” ungkap Jen Warat.
Konsolidasi ini juga mendapat dukungan dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk kelompok perempuan dan anak muda.
“Kami ingin pemimpin yang benar-benar memahami kebutuhan kami, dan itu ada pada pasangan Edistasius Endi dan dr. Yulianus Weng,” ujar Maria, salah seorang warga Kecamatan Welak.
Menuju Pemilihan 27 November 2024
Dengan semangat yang semakin menggelora, Kecamatan Welak kini bersiap menyambut hari pemilihan pada 27 November 2024.
Para pendukung pasangan Edistasius Endi dan dr. Yulianus Weng terus menggalang kekuatan untuk memastikan kemenangan mereka.
“Ini bukan sekadar tentang memilih pemimpin, tetapi tentang masa depan Manggarai Barat. Kami percaya, nomor 2 adalah jalan terbaik,” kata Gusti Abar mengakhiri pernyataannya.
Semua mata kini tertuju pada hasil pemilihan mendatang, tetapi bagi para pendukung pasangan nomor urut 2, kemenangan mereka di Kecamatan Welak sudah menjadi kepastian yang tak tergoyahkan. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









