Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pesan Keras Bupati Edi kepada 39 Kepala Sekolah Baru: Jaga Amanah atau Tinggalkan Jabatan

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260615 171229
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat kembali melakukan penyegaran kepemimpinan di sektor pendidikan dengan menugaskan 39 kepala sekolah baru pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten tersebut. (foto : Dok. Isth).
IMG 20260615 171211
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat kembali melakukan penyegaran kepemimpinan di sektor pendidikan dengan menugaskan 39 kepala sekolah baru pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten tersebut. (foto : Dok. Isth).

Sementara itu, pada jenjang Sekolah Dasar, puluhan kepala sekolah lainnya juga mendapat penugasan untuk memimpin SD Negeri, SD Inpres maupun SD Katolik yang tersebar di berbagai pelosok Manggarai Barat. Salah satu di antaranya adalah Albertus Tensi yang dipercaya memimpin SD Inpres Wae Jare.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi tinggi demi kemajuan pendidikan serta masa depan generasi muda Manggarai Barat.

Dalam arahannya kepada para kepala sekolah yang baru menerima penugasan, Bupati Edi memberikan penekanan khusus terkait pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Ia mengingatkan agar kepala sekolah tidak merangkap jabatan sebagai bendahara BOS maupun terlibat langsung dalam penguasaan dan pengelolaan keuangan sekolah.

“Saya tegaskan kepada seluruh kepala sekolah yang baru ditugaskan, jangan merangkap sebagai bendahara BOS dan jangan memegang uang BOS. Kepala sekolah harus fokus pada tugas kepemimpinan, pengawasan, peningkatan mutu pendidikan, dan pengembangan sekolah,” tegas Bupati Edi.

Baca Juga :  Kanisius Tegas ke Mario: Jangan Giring Opini Seolah Warga Harus Sediakan Tanah untuk KDMP

Bupati juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan keuangan sekolah merupakan pelanggaran serius yang dapat berujung pada sanksi berat, termasuk pemberhentian sebagai kepala sekolah hingga pemecatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kalau di kemudian hari ditemukan kepala sekolah yang menyalahgunakan kewenangan, melakukan korupsi atau menggunakan anggaran sekolah untuk kepentingan pribadi, maka jangan hanya berpikir akan diberhentikan dari jabatan kepala sekolah. Saya tegaskan, yang bersangkutan bisa dipecat sebagai ASN sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Bupati Edi.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan pemerintah harus dijaga dengan baik karena kepala sekolah tidak hanya menjadi pemimpin lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi teladan bagi guru, siswa, dan masyarakat.

“Jaga kepercayaan yang sudah diberikan. Jaga nama baik sekolah, jaga nama baik lembaga pendidikan, dan jaga nama baik Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat di tempat saudara bertugas,” lanjutnya.

Penugasan kepala sekolah baru ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan di daerah. Kepala sekolah memiliki peran penting tidak hanya dalam urusan administrasi dan manajemen sekolah, tetapi juga sebagai pemimpin pembelajaran yang menentukan arah pengembangan mutu pendidikan, peningkatan kompetensi guru, serta pembentukan karakter peserta didik.

Baca Juga :  Teratai DeRie Menggila di Laga Perdana, SMK Muhammadiyah Golo Mori Tak Berkutik

Melalui penyegaran kepemimpinan ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat berharap tercipta budaya kerja yang lebih profesional, inovatif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan kepada masyarakat.

Selain memperoleh tanggung jawab baru, para kepala sekolah yang ditugaskan juga akan menerima tunjangan jabatan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penugasan 39 kepala sekolah tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dalam terus melakukan pembenahan sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Dengan hadirnya kepemimpinan baru di berbagai sekolah, diharapkan kualitas pendidikan di Manggarai Barat semakin maju, merata, dan mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, serta siap menghadapi berbagai tantangan masa depan. **

  • Bagikan